Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

SMRC: Gibran dan AHY Salip Prabowo dalam Simulasi Pilpres Tanpa Dedi Mulyadi

SMRC menilai posisi Prabowo sebagai petahana belum membuat dukungan menjadi dominan dalam skenario tiga calon dalam Pilpres mendatang.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers usai pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026).
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers usai pertemuan bilateral dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (11/10/2026). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar)

Elektabilitas Presiden Prabowo Subianto berada di bawah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam simulasi tiga calon presiden tanpa ada sosok Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. 

Berdasarkan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), jika ada tiga nama yang dicalonkan sebagai presiden pada Pilpres 2029, Gibran memperoleh dukungan 29,7 persen, AHY 28,2 persen, dan Prabowo 22,7 persen. Namun, 19,4 persen responden belum menentukan pilihan.

“Hasil simulasi ini menunjukkan bahwa elektabilitas Prabowo tidak berubah menjadi sangat kuat ketika Dedi Mulyadi tidak ikut bersaing,”

mengutip data survei SMRC, Minggu, 18 Oktober 2026.

Penyerapan

SMRC juga menyoroti perpindahan dukungan dalam simulasi ketika nama Dedi Mulyadi tidak disertakan. Dukungan yang sebelumnya mengarah kepada Dedi lebih banyak terserap oleh Gibran dan AHY dibandingkan Prabowo.

Iklan

“Suara Dedi ternyata lebih banyak ditarik Gibran dan AHY dibanding Prabowo,”

kata SMRC.

SMRC menilai posisi Prabowo sebagai petahana belum membuat dukungan menjadi dominan dalam skenario tiga calon tersebut.

“Dukungan kepada Prabowo sebagai petahana sangat lemah,”

ujar SMRC.

SMRC kemudian menyoroti kemungkinan perubahan hasil jika pemilihan presiden digelar saat survei dilakukan. Hasil simulasi tersebut menunjukkan Prabowo berpotensi menghadapi persaingan dari calon lain.

“Jika pemilihan presiden diadakan sekarang ia bisa dikalahkan oleh calon-calon lain,”

tutup SMRC.

Dalam survei yang dilakukan pada 1–10 Oktober 2026 ini menunjukkan Gibran unggul 1,5 poin persentase dari AHY dan 7 poin persentase dari Prabowo. Sementara itu, selisih dukungan AHY dengan Prabowo mencapai 5,5 poin persentase.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.