Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Gaungkan Efisiensi tapi Kabinet Makin ‘Gemoy’

Penambahan jabatan oleh presiden, tidak terlepas dari kepentingan membangun dan mempertahankan dukungan politik.

Ilustrasi presiden dan wakil presiden (Prabowo & Gibran)
Ilustrasi presiden dan wakil presiden (Prabowo & Gibran)/Doc. Owrite/Acel

Pengamat politik sekaligus Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas mengkritik kebijakan terkait penambahan jabatan pemerintahan menjelang dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menilai pelantikan anggota kabinet dan Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) awal Oktober 2026, di tengah tuntutan penghematan, menimbulkan pertanyaan mengenai konsistensi pemerintah dalam menjalankan efisiensi anggaran.

“Di saat negara harus melakukan efisiensi, namun pemerintah menambah jumlah anggota kabinet dan melantik anggota Wantimpres, sehingga sangat terkesan melakukan pemborosan saat pemerintah daerah diminta berhemat,”

kata Fernando kepada Owrite.id, Senin, 19 Oktober 2026.

Kebijakan tersebut memperlihatkan ketidaksesuaian antara tuntutan penghematan yang dibebankan kepada pemerintah daerah dan keputusan pemerintah pusat dalam membentuk serta mengisi jabatan.

Iklan

Pertimbangan

Menurut dia penambahan posisi pemerintahan perlu disertai pertimbangan yang jelas mengenai kebutuhan, fungsi, dan manfaat. Kebijakan tersebut dikaikan pula dengan kondisi dukungan politik terhadap pemerintahan Prabowo.

Fernando menduga penambahan jabatan tidak terlepas dari kepentingan membangun dan mempertahankan dukungan politik.

“Sikap inkonsisten Presiden Prabowo hanya untuk kepentingan bagi-bagi kekuasaan. Karena sampai saat ini fondasi dukungan terhadap kekuasaannya masih belum kuat dan sangat rentan digoyang,”

terang Fernando.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.