Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Ditanya Peluang Jadi Wapres Prabowo, Bahlil Malah Singgung Misi Golkar yang Lagi Dikejar

Bahlil sebut Golkar memiliki tujuan lebih luas, yakni menjadi instrumen politik untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Mural Bahlil
Mural Bahlil/Doc. Owrite/Acel

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan partainya tidak didirikan semata-mata untuk mengantarkan ketua umum menjadi presiden atau wakil presiden. Ia menyebut Golkar memiliki tujuan lebih luas, yakni menjadi instrumen politik untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai peluang ketua umum partai menjadi wakil presiden, termasuk kemungkinan mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2029.

Partai Golkar itu lahir bukan hanya semata-mata untuk menjadikan ketua umum jadi presiden sama wapres. Tapi Partai Golkar ini lahir untuk menjadi instrumen politik negara dalam mewujudkan cita-cita negara,”

kata Bahlil, di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026. 

Singgung Sejarah Golkar

Ketua Penyelenggara HUT ke-62 Partai Golkar, Wihaji saat konferensi pers di kantor DPP Partai Golkar
Ketua Penyelenggara HUT ke-62 Partai Golkar, Wihaji saat konferensi pers di kantor DPP Partai Golkar (Foto: Owrite / Rika Pangesti)

Bahlil menjelaskan, pandangannya tersebut berkaitan dengan sejarah panjang Partai Golkar. Ia mengingatkan, partai yang lahir pada 1964 itu telah mengikuti Pemilu 1971, tetapi menurutnya belum pernah memiliki ketua umum yang lebih dahulu menjabat sebagai ketua umum sebelum menjadi presiden.

Iklan

Ia kemudian menyebut Sudharmono sebagai satu-satunya Ketua Umum Golkar yang menjabat sebagai ketua umum sebelum menjadi wakil presiden. Sudharmono menjadi Wakil Presiden RI periode 1988-1993 mendampingi Presiden Soeharto.

Menurut Bahlil, sejarah tersebut menunjukkan bahwa orientasi Golkar tidak semestinya hanya diukur dari jabatan yang berhasil diraih para pemimpinnya. Ia menekankan, partai harus berperan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Kesejahteraan Rakyat

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. (Sumber: Dok. Kementerian ESDM)

Bahlil menyebut, tujuan politik Golkar mencakup upaya mewujudkan keadilan sosial, meningkatkan kesejahteraan, serta memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Meski demikian, Bahlil tidak menguraikan secara khusus bagaimana tujuan tersebut akan diterjemahkan menjadi agenda politik Golkar menjelang Pemilu 2029. Ia justru menegaskan bahwa peningkatan perolehan kursi tetap menjadi sasaran partainya.

Apa tujuannya Partai Golkar? Ya naikkan kursi. Itu doktrinnya Adindaku sayang,”

ujarnya.

Bahlil juga mengingatkan bahwa Golkar pada awalnya bukan partai politik seperti sekarang. Setelah reformasi dan Pemilu 1999, Golkar menjadi partai politik, tetapi menurutnya orientasi terhadap kesejahteraan tetap dipertahankan.

Ia menyebut Golkar harus menjalankan politik kesejahteraan, bukan sekadar menjadikan jabatan politik sebagai tujuan akhir.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.