Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

PSI Terus Melemah, Jokowi Tidak Mau Ada Catatan Kelam Buat Kaesang

Jokowi ingin memberi ruang kepada putranya untuk memperoleh pengakuan politik melalui hasil yang dicapai PSI, bukan semata-mata karena pengaruh sang ayah.

Presiden ke-7 RI Jokowi saat safari politik bareng PSI ke Lampung.
Presiden ke-7 RI Jokowi saat safari politik bareng PSI ke Lampung. (Foto: ANTARA FOTO/Ardiansyah).

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, mengatakan Joko Widodo (Jokowi) berpotensi menjadi pengungkit elektoral Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk menembus DPR RI pada Pemilu 2029. 

Dukungan Jokowi melalui safari politik ke berbagai daerah, menurutnya dapat membantu meningkatkan suara PSI sekaligus menjadi ujian bagi kepemimpinan Kaesang Pangarep.

Jokowi ingin kalau nantinya PSI masuk Senayan itu prestasi Kaesang, bukan dirinya. Untuk itu, Jokowi akan membantu Kaesang dengan melanjutkan safari politik, yang rencananya akan dilakukan ke seluruh Indonesia,”

kata Jamiluddin kepada Owrite, Jumat, 23 Oktober 2026.

Dia memperkirakan, Jokowi akan mengambil peran di luar struktur kepemimpinan formal partai. Dikatakannya, safari politik dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan PSI dan mendongkrak dukungan pemilih tanpa harus mengubah posisi Kaesang sebagai ketua umum.

Iklan

Melalui safari politik inilah Jokowi berharap dapat mendongkrak elektoral PSI. Dengan cara itu, Jokowi tetap mengedepankan anaknya di PSI. Harapannya, kalau nantu PSI sukses ke Senayan itu bisa diklaim suksesnya Kaesang,”

ungkapnya.

Dijelaskan Jamiluddin, capaian PSI pada pemilu mendatang nantinya dapat menjadi tolok ukur keberhasilan Kaesang membangun partai. 

Butuh Validasi

Ia menilai Jokowi ingin memberi ruang kepada putranya untuk memperoleh pengakuan politik melalui hasil yang dicapai PSI, bukan semata-mata karena pengaruh sang ayah.

Itulah cara Jokowi untuk mengantarkan Kaesang menjadi tokoh politik nasional. Jokowi ingin tut wuri handayani dalam suksesi anaknya ke depan. Apakah suksesi ala Jokowi itu berhasil, biar sejarah yang membuktikannya?,”

jelasnya.

Di sisi lain, Jamiluddin menilai Jokowi tidak akan mengambil alih posisi ketua umum PSI karena langkah itu berpotensi menimbulkan kesan bahwa Kaesang gagal memimpin partai. Ia memandang Kaesang sebagai penerus politik Jokowi yang perlu membangun reputasinya sendiri.

Jokowi tidak ingin ada catatan kelam pada Kaesang, terutama gagal menjadi ketum karena diganti olehnya. Karena itu, Jokowi tampaknya akan tetap mempertahankan Kaesang menjadi ketum PSI,”

ucapnya.

Ia juga menilai, pengambilalihan jabatan ketua umum oleh Jokowi dapat merusak citra Kaesang di internal partai.

Namun demikian, permintaan Jokowi untuk jadi ketua umum PSI tampaknya akan ditolak Jokowi. Sebab, Jokowi tidak akan menjatuhkan marwah anaknya Kaesang bila ia mengambil alih posisi ketum. Bagi Jokowi, Kaesang adalah aset penerusnya yang harus dijaga marwahnya sebagai ketum PSI,”

pungkasnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar

  • Redaktur Pelaksana

    Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal