Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Dari Konami ke Kojima Productions: Kronologi ‘Perceraian’ Paling Panas di Industri Game
Hype

Dari Konami ke Kojima Productions: Kronologi ‘Perceraian’ Paling Panas di Industri Game

Hafidz Nc
Last updated: Desember 10, 2025 4:45 pm
By
Hafidz Nc
ByHafidz Nc
Creative Developer
Penulis lepas yang meliput pemberitaan seputar teknologi terkini, startup, film, musik hingga gaya hidup lainnya.
Follow:
- Creative Developer
8 bulan lalu
Share
aco-hafidz-nc-hideo-kojima-artwork
Hideo Kojima (Foto: owrite/Fauzi)
SHARE

Hideo Kojima gabung ke Konami tahun 1986 sebagai staf berusia 23 tahun yang nyaris gagal masuk industri game karena dianggap “kebanyakan ide dan terlalu sinematik”. Tapi justru dari kreator kayak ginilah industri game akhirnya berubah total.

Daftar isi Konten
  • Era Keemasan Metal Gear: Ketika Nama Kojima Mulai Jadi Brand
  • Konami Mulai Berubah: Fokus ke Mobile, Pachinko, dan Bisnis yang Lebih “Aman“
  • MGS V: Proyek Kolosal yang Jadi Titik Pecah
  • The Game Awards 2015: Momen Paling Dramatik di Industri Game Modern
  • Lahirnya Kojima Productions (2015): Babak Baru Sang Auteur
  • Siapa Sebenarnya Hideo Kojima?
  • Film = DNA Kojima
  • Kenapa Dia Selalu Nulis “A Hideo Kojima Game”?

Saat itu Konami lebih fokus ke arcade dan game-game cepat saji, tapi Kojima ngeluarin pitch yang antimainstream: game stealth yang lebih mengutamakan taktik ketimbang tembak-tembakan. Hasilnya? Metal Gear (1987) di MSX2, sebuah eksperimen yang tanpa sengaja jadi cikal bakal genre stealth modern.

Dari titik itu, Konami sadar: orang ini beda. Visioner. Aneh, tapi jenius.

Era Keemasan Metal Gear: Ketika Nama Kojima Mulai Jadi Brand

Semua meledak tahun 1998, ketika Metal Gear Solid rilis di PlayStation. Game ini literally redefinisi narasi dalam video game. Cutscene sinematik, dialog filosofis, karakter kompleks—semua yang dulu dianggap “nggak laku di game” justru jadi trendsetter.

Lalu berturut-turut:

  • Metal Gear Solid 2 (2001) jadi salah satu game paling ambisius dan politis pada masanya.
  • MGS3 (2004) dianggap masterpiece era PS2, memadukan drama perang dingin dan personal tragedy.
  • MGS4 (2008) jadi salah satu selling point PS3 dan penutup emosional Solid Snake.

Di titik ini, Kojima udah bukan sekadar kreator internal. Dia brand. Kotak game Metal Gear hampir selalu punya tulisan: “A Hideo Kojima Game” Yang bikin sebagian fans ngeh, sebagian lagi nge-meme-in.

Konami Mulai Berubah: Fokus ke Mobile, Pachinko, dan Bisnis yang Lebih “Aman“

Memasuki awal 2010-an, terjadi perubahan besar di internal Konami. Industri Jepang lagi shifting, tren mobile gaming naik, dan perusahaan mulai ngeliat peluang besar dari lini bisnis pachinko, gym, dan entertainment lain yang lebih stabil dibanding AAA game development.

Di saat Konami mulai “playing safe”, Kojima justru makin ambisius. Gap visi ini lama-lama makin kerasa.

Dan kita udah tau: konflik kreatif + tekanan komersial = bom waktu.


MGS V: Proyek Kolosal yang Jadi Titik Pecah

Hideo Kojima owrite sejarah dan kilas balik
Hideo Kojima (Foto: owrite/Fauzi)

FOX Engine: Mahal, rumit, tapi cantik

Kojima bikin FOX Engine dengan standar kualitas next-gen sebelum next-gen itu sendiri hadir. Investasinya gede. Waktunya panjang. Konami mulai resah karena biaya makin naik.

Ambisi open world

Metal Gear Solid V: The Phantom Pain adalah proyek paling ambisius Kojima. Bukan cuma open world, tapi open narrative, dengan sistem AI dinamis, base building, dan produksi motion capture skala Hollywood.

Ambisi sebesar ini = tim yang besar + durasi panjang + budget meroket.

Konflik internal mulai bocor

Di 2015, awalnya fans cuma lihat hal-hal kecil:

  • Nama Kojima dihapus dari semua materi marketing (ini gila banget waktu itu)
  • Logo Kojima Productions ditiadakan
  • Tim Kojima disebut “dilepas” dari struktur Konami
  • Ruang kerja dipisah, akses internet dibatasi

Rumor makin banyak, dan hampir semuanya menggambarkan tensi yang makin panas.

Proyek yang terasa ‘belum selesai‘

Setelah rilis, pemain ngerasa ada bagian hilang. Chapter 2 terasa abrupt. Ada cutscene yang cuma muncul dalam bentuk video bonus, bukan di game final.

Banyak yang percaya ini adalah akibat pemotongan waktu oleh Konami.

The Game Awards 2015: Momen Paling Dramatik di Industri Game Modern

Hideo-Kojima-aco-owrite-hafidz-nc

Ini momen legendaris. MGS V menang Best Action/Adventure, tapi Kojima tidak boleh datang karena larangan dari Konami.

Geoff Keighley sampai ngomong langsung di panggung:

Konami tidak mengizinkan Kojima menghadiri acara malam ini.”

Geoff Keighley

Satu kalimat itu langsung bikin seluruh industri ngegas. Penonton booing. Media marah. Fans ngamuk. Sejak saat itu, narasi publik soal Konami berubah total.

Konami dianggap villain. Kojima dianggap creative martyr.

Lahirnya Kojima Productions (2015): Babak Baru Sang Auteur

Begitu kontraknya habis, Kojima literally cabut dari gedung Konami dan bikin video pendek jalan keluar seperti film—ikonik banget.

Lalu dia umumkan:
Kojima Productions reborn.

Sony langsung ngajak kolaborasi, dan ini melahirkan:

Death Stranding (2019)

Game super eksperimental yang mengaburkan batas film dan game. Banyak yang bilang masterpiece, banyak yang bilang “apa sih ini?”, tapi satu hal jelas: ini game yang cuma bisa lahir kalau Kojima bebas sepenuhnya.

Sekarang Kojima Productions lanjut ngerjain:

  • Death Stranding 2: On The Beach
  • OD (kolaborasi dengan Jordan Peele)
  • Proyek lain yang belum diumumin tapi sering dishint sama Kojima melalui podcast dan postingannya.

Siapa Sebenarnya Hideo Kojima?

Mengenal Otak di Balik “A Hideo Kojima Game”.

Masa Kecil yang Sunyi dan Bikin Imajinasi Meledak

Kojima kecil sering ditinggal orang tuanya kerja sampai larut malam. Itu bikin dia tumbuh di lingkungan sepi, tapi justru memperkaya imajinasi.

Dia menghabiskan masa kecilnya:

  • Nonton film sendirian
  • Membaca buku
  • Mengamati manusia dan perilakunya

Dari situ lahir storyteller natural.

Film = DNA Kojima

Pengaruh film terhadap karya Kojima bukan rahasia lagi. Dia ngefans Kubrick, Ridley Scott, Takashi Miike, Spielberg.

Makanya game-game Kojima punya ciri khas:

  • Cutscene panjang
  • Kamera sinematik
  • Komposisi adegan yang deliberate
  • Dialog filosofis dan politis

Gaya inilah yang bikin gamer langsung tahu, “Oh ini Kojima banget.”

Kenapa Dia Selalu Nulis “A Hideo Kojima Game”?

Jawaban pendek: karena itu identitas kreator. Jawaban panjang ya karena dia auteur.

Di film, nama sutradara adalah penanda visi. Kojima membawa konsep itu ke game. Dia ingin orang tahu game ini adalah karya dengan signature tertentu.

Dan jujur aja, itu udah jadi bagian dari brand-nya.

Tag:GameHideo KojimaKilas Balik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
ByHafidz Nc
Creative Developer
Follow:
Penulis lepas yang meliput pemberitaan seputar teknologi terkini, startup, film, musik hingga gaya hidup lainnya.
Trending di OWRITE
Aksi Mulia Numan Nomad: Jelajah Nusantara Sambil Bantu Mahasiswa Lulus Skripsi Tanpa Biaya
By Ossid Duha Jussas Salma
Numan Nomad
1
Persib Gagal Adu Penalti! Persebaya Cetak Sejarah Jadi Juara Baru Piala Presiden 2026
By Hadi Febriansyah
Persebaya Juara Piala Presiden 2026. (Sumber: Media Piala Presiden)
2
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
3
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
4
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
5

BERITA LAINNYA

Lomba Makan Kerupuk saat Hari Kemerdekaan.
Hype

Asal Usul Lomba Makan Kerupuk, Tradisi Ikonik Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia

Setiap perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus, lomba makan kerupuk selalu…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Ilustrasi Rekomendasi Lomba 17 Agustus
Hype

Sambut HUT RI, Ini 10 Rekomendasi Lomba 17 Agustus Paling Seru untuk Karyawan Kantor

Perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia setiap 17 Agustus tidak hanya dirayakan di…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Artis Cinta Laura
Hype

Cinta Laura Geram soal Kasus Yurizal: Pasien BPJS Tak Boleh Diperlakukan Berbeda

Artis Cinta Laura ikut menyoroti kasus meninggalnya Yurizal, pasien BPJS Kesehatan yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Lomba balap karung
Hype

Mengenal Sejarah Balap Karung yang Selalu Ada Saat Lomba 17 Agustusan 

Kalau kamu sadar, ada satu lomba yang nggak pernah absen di setiap…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up