Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 26 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Prabowo Ubah DNKI, Kesehatan Keuangan Keluarga Bisa ‘Dipantau’ Pemerintah
Ekonomi Bisnis

Prabowo Ubah DNKI, Kesehatan Keuangan Keluarga Bisa ‘Dipantau’ Pemerintah

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Desember 16, 2025 11:37 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Ilustrasi Uang Rupiah.
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)
SHARE

Presiden Prabowo Subianto mengubah Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) menjadi Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan. Dengan perubahan ini tidak hanya memantau kondisi ekonomi secara nasional dan agregat, tetapi juga kemampuan ekonomi keluarga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan Presiden Prabowo sudah mengetok perubahan DNKI menjadi Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan. Untuk itu, ia meminta kepada Prabowo agar Peraturan Presiden (Perpres) segera diterbitkan.

Bapak Presiden sudah mengetok perubahan dari Dewan Nasional Keuangan Inklusif menjadi Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan. Nah oleh karena itu kami mohon mungkin Perpresnya, kami sudah akan segera bersurat,”

ujar Airlangga dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jakarta, dikutip Selasa, 16 Desember 2025.

Airlangga menjelaskan, Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan nantinya akan dipimpin langsung oleh Presiden dan Wakil Presiden, dengan diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Dewan ini dipimpin langsung oleh Bapak Presiden dan Wakil Presiden, kemudian ketuanya oleh Menko Perekonomian. Kemudian wakilnya Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Gubernur Bank Indonesia, OJK,”

terangnya.

Selain itu, keanggotaan dewan akan diperluas dengan turut melibatkan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder. Hal ini diantaranya Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, BP BUMN, Badan Perlindungan Konsumen, Ketua Umum Kadin, hingga Apindo.

Adapun dengan perubahan ini, pemerintah tidak hanya akan memantau kondisi ekonomi secara nasional dan agregat, tetapi juga kesejahteraan ekonomi keluarga. Airlangga mengatakan, sudah berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan pemantauan ekonomi keluarga, seiring dengan pelaksanaan sensus ekonomi tahun depan.

Kami sudah bicara dengan BPS bahwa keluarga pun nanti kita monitor, karena tahun depan ada sensus ekonomi. Jadi kita titipkan, sehingga kita bisa mengetahui resiliensi ekonomi keluarga, tentu ini akan memperkuat fundamental ekonomi kita,”

imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk Dewan Nasional terkait Kesejahteraan Keuangan. Pembentukan ini untuk mempersiapkan data keuangan terbuka atau open data keuangan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan rencana dibentuknya Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan ini untuk menyempurnakan peran Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI).

Bapak Presiden meminta agar dibentuk pembentukan Dewan Nasional terkait Kesejahteraan Keuangan ataupun Financial Health ini. Dan ini adalah untuk melengkapi atau menyempurnakan Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI),”

ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 28 November 2025.

Airlangga menjelaskan, pembentukan ini nantinya akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Keberadaan dewan ini untuk mempersiapkan data keuangan terbuka.

Ini akan melibatkan para stakeholder, termasuk di dalamnya untuk mempersiapkan data keuangan yang bisa terbuka atau open data keuangan,”

jelasnya.

Selain itu, Airlangga mengatakan bahwa pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan didorong untuk meningkatkan literasi keuangan.

Tag:Airlangga HartartoBPSdewan nasional kesejahteraan keuanganKesejahteraan KeuanganPresiden Prabowo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Panas! Amien Rais Minta Prabowo Copot Kapolri Listyo Sigit, Singgung Kasus Roy Suryo
By Rahmat Tunny
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. (Sumber: Antara Foto/Galih Pradipta/wsj)
1
Tak Temui Mahasiswa dan Kerap Serang Pengkritik, Prabowo Dinilai Makin Anti Kritik
By Rahmat Tunny
Presiden Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan paparan di depan siswa dan orang tuanya saat melakukan peninjauan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026). Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kekayaan negara harus dijaga untuk memastikan masyarakat dapat hidup dengan layak dan sejahtera, salah satunya lewat jalur pendidikan. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo)
2
Kronologi Korupsi Dana Desa Terbongkar, Uang Negara Diduga Berakhir Jadi Gift TikTok
By Ani Ratnasari
Kepala Urusan Keuangan Keuangan Desa Lok Bangkai, Banjang, Kalimantan Selatan berinisial MT jadi tersangka. sebagai tersangka
3
Proyek Blok Abadi Masela Dipastikan Jalan, Target Produksi Gas Raksasa Dimulai 2029
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab pertanyaan wartawan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Menteri ESDM melaporkan hasil pertemuan dengan utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri ESDM Rusia kepada Presiden Prabowo Subianto, antara lain mengenai Indonesia akan mendapat pasokan minyak mentah Rusia serta kerja sama pembangunan infrastruktur strategis untuk meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional.
4
Selat Hormuz Ramai Tanker, Harga Minyak Dunia Rontok Cuma US$75,07 per Barel
By Anisa Aulia
Dongkrak pompa minyak di luar Almetyevsk di Republik Tatarstan, Rusia, 4 Juni 2023.
5

BERITA LAINNYA

Petugas mengalirkan bahan bakar biodiesel 50 persen (B50) ke dalam drum penyimpanan di Stasiun Blending dan Pengisian Bahan Bakar Uji Jalan B50, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Abdan Syakura/bar)
Ekonomi Bisnis

Jangan Asal Kejar B50! Popsi Warning Kebijakan Biodiesel Jadi Petaka Petani Sawit

Perkumpulan Organisasi Petani Sawit Indonesia (Popsi) bersama Koalisi Transisi Bersih mengingatkan pemerintah…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
23 menit lalu
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). IHSG pada Jumat (24/4) ditutup melemah 249,12 poin atau 3,38 persen ke posisi 7.129,49, sementara indeks LQ45 turun 25,12 poin atau 3,51 persen ke posisi 690,76.
Ekonomi Bisnis

IHSG Anjlok 1,72 Persen, Rupiah Berotot ke Level Rp17.922 per Dolar AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah bergerak berlawanan pada penutupan perdagangan…

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
25 menit lalu
Produksi batu bara. (Sumber: Dok. ESDM)
Ekonomi Bisnis

Negara Kalah dari Oligarki Batu Bara, PLN dan Rakyat Jadi Korban

Wacana pemerintah untuk merevisi dan menaikkan harga batu bara untuk kebutuhan dalam…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
38 menit lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu.
Ekonomi Bisnis

Purbaya Beberkan Instruksi Prabowo, Dana SAL Himbara Bakal Naik hingga Rp400 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku akan kembali menambah Saldo Anggaran Lebih…

Nisa-OWRITEHardani Triyoga
By
Anisa Aulia
Hardani Triyoga
43 menit lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up