Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi penerimaan pajak sebesar Rp1.634,4 triliun atau 78,7 persen dari target APBN hingga November 2025. Angka ini mengalami penurunan secara neto sebesar 3,31 persen year on year (yoy).
Adapun secara bulanan, penerimaan pajak tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 2,5 persen, bila dibandingkan realisasi Oktober 2025.
Penerimaan pajaknya Rp1.634 triliun, kepabeanan dan cukai Rp269 triliun, dan PNBP nya Rp444,9 triliun,”
ujar Suahasil dalam konferensi pers Kamis, 18 Desember 2025.
Beberapa jenis pajak mengalami penurunan pada November 2025. Hal ini diantaranya realisasi pajak penghasilan (PPh) Badan hanya sebesar Rp263,58 triliun atau turun 9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Kemudian PPh Orang Pribadi dan PPh 21 sebesar Rp 218,31 triliun atau turun 7,8 persen. Penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) mengalami penurunan sebesar 6,6 persen atau hanya sejumlah Rp660,77 triliun.
Meski demikian PPh Final, PPh 22 dan PPh 26 masih tumbuh 1,4 persen atau tercatat Rp305,43 triliun. Serta pajak lainnya tumbuh 21,5 persen atau Rp186,33 triliun.


