Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 30 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Tanpa Cukai MBDK di 2026 , Gimana Nasib Bea Cukai Kejar Target Penerimaan Rp336 T?
Ekonomi Bisnis

Tanpa Cukai MBDK di 2026 , Gimana Nasib Bea Cukai Kejar Target Penerimaan Rp336 T?

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Desember 31, 2025 11:19 am
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
6 bulan lalu
Share
Ilustrasi Minuman Berpemanis dalam Vending Machine.
Ilustrasi Minuman Berpemanis dalam Vending Machine. (Sumber: Unsplash/Hilmi Alwan)
SHARE

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah memutuskan tidak mengenakan tarif cukai Minuman Berpemanis Dalam Kemasan (MBDK), dan tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) pada 2026. 

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto mengatakan, tanpa pengenaan cukai ini pihaknya akan mengoptimalkan target penerimaan kepabeanan dan cukai 2026 sebesar Rp336 triliun. Hal ini diantaranya dengan penguatan kualitas pengawasan hingga perluasan basis penerimaan.

Tanpa kenaikan tarif cukai dan adanya penundaan cukai MBDK, Bea Cukai mengoptimalkan target penerimaan melalui penguatan kualitas pengawasan, penegakan hukum berbasis risiko, serta perluasan basis penerimaan pada bea masuk, bea keluar, dan cukai,”

ujar Nirwala dalam media gathering dikutip Rabu, 31 Desember 2025.

Nirwala menjelaskan, untuk perluasan basis penerimaan pada bea masuk strategi difokuskan pada pengembangan konsep Smart Customs berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Teknologi ini digunakan untuk penelitian nilai pabean, klasifikasi barang, pemanfaatan fasilitas Free Trade Agreement (FTA), dan penajaman penjaluran risiko.

Didukung optimalisasi alat pemindai, serta profiling risiko berbasis AI guna menekan undervaluation, misdeclaration, dan kebocoran penerimaan,”

terangnya.

Kemudian pada bea keluar, penerimaan akan ditingkatkan melalui ekstensifikasi komoditas baru yakni emas dan batu bara. Langkah ini dilakukan dengan penguatan Balai Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC)  melalui modernisasi laboratorium dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM).

Sedangkan dari bidang cukai, Nirwala menuturkan bahwa fokus akan diarahkan pada penguatan Operasi Serentak dan Terpadu pemberantasan (BKC) ilegal, serta pengawasan pemesanan pita cukai berbasis AI.

Sehingga penerimaan meningkat melalui penurunan rokok ilegal dan peningkatan kepatuhan tanpa menambah beban tarif,”

ujarnya.

Cukai MBDK Sudah Tercantum dalam APBN 2026

Sebagai informasi, pengenaan cukai MBDK untuk tahun depan sebenarnya sudah tercantum dalam APBN 2026, dengan target penerimaan sebesar Rp7 triliun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan batal menerapkan pungutan cukai MBDK pada 2026. Keputusan ini diambil mempertimbangkan kondisi ekonomi nasional yang dinilai belum membaik.

Purbaya mengatakan, tak jadinya MBDK dikenakan cukai lantaran ekonomi masyarakat dinilai belum cukup kuat.

Untuk minuman manis dalam kemasan, kenapa saya tidak presentasikan sekarang, memang kami belum akan menjalankannya. Kami akan jalankan dan mulai memikirkannya ketika ekonomi sudah dalam keadaan lebih baik dari sekarang,”

ujar Purbaya dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI, Senin, 8 November 2025.

Bendahara Negara menyatakan, pengenaan cukai MBDK akan dilakukan jika ekonomi RI tumbuh lebih dari 6 persen. Diketahui, pada kuartal III-2025 perekonomian Indonesia tercatat ada di angka 5,04 persen secara year on year (yoy).

Saya pikir kalau ekonomi sudah tumbuh 6 persen lebih,kami akan datang ke sini untuk mendiskusikan cukainya seperti apa yang pantas diterapkan. Kalau sekarang, saya pikir ekonomi masyarakat belum cukup kuat,”

jelasnya.
Tag:APBN 2026Bea CukaiKemenkeuMBDKPenerimaan negaraTarif Cukai
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Comeback Gila Brasil! Jepang Dipukul KO Lewat Gol Telat Martinelli, Tiket 16 Besar Aman
By Hadi Febriansyah
Gabirel Martineli jadi pembeda Brasil lawan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026 (Foto: Dok. FIFA)
1
VAR, Penalti, dan Air Mata! Jerman Tumbang Dramatis, Paraguay Melaju ke 16 Besar
By Hadi Febriansyah
Laga Jerman vs Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
2
Ketok Palu Nasib Nadiem Makarim Hari Ini, PN Jakpus Dijaga Ketat Polisi Biar Gak Jebol
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim bersiap mengikuti jalannya sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
3
Latsarmil Manajer Kopdes Sedot Rp30 Juta per Peserta, DPR: Negara Harusnya Bisa Hemat Triliunan
By Rika Pangesti
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
4
Jelang Putusan: 177 Hari Berkutat di Sidang Chromebook, Nadiem Makarim Sentil Sistem Hukum Nasional
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim selesai membacakan duplik saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Gedung BRI. (Sumber: BRI)
Ekonomi Bisnis

BRI Pastikan Tambahan SAL Rp100 Triliun Tak Dibagi Sembarangan, UMKM Jadi Prioritas

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk buka suara terkait rencana tambahan dana…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
10 menit lalu
Kapal LNG. (Sumber: Unsplash/Karel Mistrík)
Ekonomi Bisnis

Harga LNG Dipangkas, Asosiasi Keramik Bidik Investasi Rp12 Triliun dan 6.000 Pekerja Baru

Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) menyambut baik langkah pemerintah dalam menurunkan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
44 menit lalu
Pramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai penjualan emas di Malang, Jawa Timur
Ekonomi Bisnis

Harga Emas Hari Ini 30 Juni 2026: Global Loyo, Antam Anjlok Lagi! 

Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Selasa, 30 Juni…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
1 jam lalu
Petugas menunjukan uang pecahan dolar AS dan rupiah di Bank BSI, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Rupiah Ambruk ke Rp17.892 per Dolar AS Pagi Ini, Bikin Investor ‘Wait and See’

Nilai tukar rupiah ambruk pada Selasa pagi, 30 Juni 2026. Rupiah diperdagangkan…

Nisa-OWRITEowrite-adi-briantika
By
Anisa Aulia
Adi Briantika
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up