Tinggal beberapa jam lagi seluruh orang di dunia merayakan pergantian tahun. Malam pergantian tahun identik dengan aroma jagung bakar yang menggoda.
Namun kelezatan jagung bakar tidak hanya ditentukan oleh bumbu atau teknik memanggang, melainkan juga dari kualitas jagung yang dipilih sejak awal.
Jagung yang tepat akan menghasilkan tekstur empuk, rasa manis alami, dan tidak mudah kering saat dibakar di atas bara. Sayangnya masih banyak orang yang salah memilih jagung hanya dari ukuran atau warnanya saja.
Padahal, ada beberapa ciri penting yang perlu diperhatikan, mulai dari pembungkus kulit yang masih segar, biji jagung yang padat, hingga rambut jagung yang belum kering.
Kesalahan kecil dalam memilih jagung bisa membuat hasil bakaran terasa keras atau hambar meski sudah dilumuri mentega dan bumbu.
Menjelang perayaan tahun baru, permintaan jagung biasanya meningkat tajam di pasar tradisional maupun swalayan.
Agar momen bakar-bakar bersama keluarga dan teman tetap berkesan, penting untuk mengetahui cara memilih jagung yang benar.
Kali ini owrite akan merangkum cara memilih jagung yang enak. Berikut ulasannya dari berbagai sumber, Rabu 31 Desember 2025.
- Perhatikan kulit luar jagung
Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum membeli jagung adalah kulit luarnya. Pilih jagung dengan kulit yang masih terbungkus rapat oleh kulitnya. Pilih jagung dengan kulit luar berwarna hijau segar.
- Perhatikan ujung pangkal jagung
Jagung yang segar biasanya memiliki rambut jagung yang lembut, agak keemasan, dan basah. Kalau rambut jagungnya sudah hitam atau kering, itu tandanya jagung sudah lama dipanen dan kemungkinan kualitasnya sudah menurun.
- Tekan biji jagung
Saat membeli jagung, Anda perlu menekan biji jagung untuk mengecek kesegarannya. Jagung yang bagus akan terasa empuk dan kenyal saat ditekan. Kalau bijinya terlalu keras atau kempes saat ditekan, tandanya jagung sudah tidak segar atau terlalu matang.
- Warna biji jagung
Jagung yang sehat dan manis, biasanya bijinya berwarna cerah, seperti kuning muda atau kuning keemasan. Hindari jagung dengan warna biji yang terlalu kusam atau kecokelatan, karena menandakan bahwa jagung sudah tua atau penyimpanannya kurang baik.
- Beraroma segar
Jagung manis yang segar biasanya juga memiliki aroma khas yang manis dan segar. Kalau Anda mencium bau aneh atau asam dari jagung, sebaiknya hindari, karena jadi tanda jagung sudah mulai busuk atau kualitasnya tidak bagus.
