Berpakaian merupakan aktivitas sehari-hari yang tidak pernah lepas dari kehidupan manusia. Dalam Islam, bahkan hal sederhana seperti mengenakan pakaian pun dianjurkan untuk diawali dengan doa.
Amalan sederhana ini dipercaya membawa keberkahan serta menjadi bagian dari adab seorang muslim dalam menjalani aktivitas harian.
Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk mengetahui bacaan doa memakai pakaian.
Doa Memakai Pakaian Sehari-Hari
Melansir dari laman NU Online (26/09/2021), dalam kitab Lawami Al Anwar dan kitab Al Adzkar karya Mhyiddin Dib, dijelaskan bahwa memulai segala sesuatu itu disunahkan untuk membaca basmallah.
Tapi di antaranya, ada doa khusus yang sering bacakan Rasulullah SAW, salah satunya adalah doa mengenakan pakaian.
اللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَ خَيْرِ مَا هُوَ لَهُ، وَ أَعُوْذُبِكَ مِنْ شَرِّهِ وَ شَرِّ مَا هُوَ لَهُ
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan baju ini dan kebaikaan apapun untuknya. Dan aku berlindung dari keburukan baju ini serta keburukan apapun untuknya.”
Hadis ini menerangkan bahwa Rasulullah SAW tidak hanya memakai pakaian sebagai kebutuhan sehari-hari, tapi juga sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur. Rasulullah SAW berdoa agar pakaian yang dipakainya membaca kebaikan dan keberkahan dalam hidupnya.
Doa Bersyukur Atas Pakaian yang Dipakai
Masih dalam kitab Lawami Al Anwar dan kitab Al Adzkar karya Mhyiddin Dib, dijelaskan dalam riwayat lain, Rasulullah SAW menyampaikan:
الحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِي كَسَانِي هٰذَا الثَوْبَ وَ رَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَ لَا قُوَّةَ
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah Engkau berikan pakaian ini kepadaku, dan memberikan rizki tanpa upaya dan kekutan dariku.”
Tanggapan hadis ini dari Muadz bin Anas yaitu menerangkan kalimat “min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin” memiliki makna bahwa semua nikmat diperoleh bukan semata karena kekuatan atau kemampuan manusia, melainkan atas pertolongan dan karunia Allah SWT.
Dengan membaca doa ini, seseorang diajarkan untuk menumbuhkan rasa syukur dan tidak bersikap sombong terhadap apa yang dimilikinya.
Doa Memakai Pakaian Baru
Tercantum dalam hadis dari Abi Sa’id Al Khudri yaitu sebagai berikut:
كان رسول الله صل الله عليه و سلم اذا استجدّ ثوبا سمّاه عمامة، قميصا او رداء، ثم يقول : اللّٰهُمَّ لَكَ الحَمْدُ اَنْتَ كَسَوْتَنِيْهِ، أَسْأَلُكَ خَيْرَهُ وَ خَيْرَ مَا صُنِعَ لَهُ، وَ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهِ وَ شَرِّ مَا صُنِعَ لَهُ
Artinya:
“Bahwa Rasulullah ketika memakai pakaian baru, imamah, gamis atau sorban, berdoa: Allahumma lakal hamdu anta kasautiniihi asaluka khairahu wa khaira maa shuni’a lahu, wa a’udzubika min syarrihi wa syarri ma shuni’a lahu..
Arti doanya yaitu, “Ya Allah, untuk-Mu segala pujian yang Engkau berikan kepadaku pakaian ini. Aku memohon kepada-Mu kebaikan pakaian ini dan kebaikan apapun yang dibuat untuknya, serta aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan pakaian ini dan kejelekan apapun yang dibuat untuknya.”
Selain bersyukur, doa tersebut juga berisi permohonan agar pakaian baru yang dikenakan membawa kebaikan bagi pemakainya.
Hal ini dapat dimaknai sebagai perlindungan dari sifat sombong, berlebihan, riya, ataupun penggunaan pakaian untuk tujuan yang tidak baik.
Rasulullah SAW telah mencontohkan bagaimana seorang muslim seharusnya melibatkan Allah dalam setiap aktivitas, termasuk dalam hal sederhana seperti mengenakan pakaian sehari-hari maupun pakaian baru.
Karena itu, membiasakan membaca doa memakai pakaian dapat menjadi salah satu amalan ringan yang penuh pahala dan membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.


