Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 26 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / 11 Warga Baduy Meninggal Akibat Gigitan Ular, Kemenkes Siapkan Antibisa
Kesehatan

11 Warga Baduy Meninggal Akibat Gigitan Ular, Kemenkes Siapkan Antibisa

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Januari 2, 2026 4:42 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Ilustrasi ular berbisa
Ilustrasi ular berbisa (Foto: Freepik)
SHARE

Insiden gigitan ular menimpa masyarakat adat Suku Baduy di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten.

Selama tahun 2025, tercatat 62 warga Baduy menjadi korban gigitan ular berbisa, dengan angka kematian yang mengkhawatirkan mencapai 11 orang.

Kementerian Kesehatan memberi perhatian khusus terhadap risiko gigitan ular di wilayah tersebut. Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, menyampaikan pihaknya akan menyiapkan antibisa ular atau antivenom, mengingat sebagian besar masyarakat Baduy beraktivitas sebagai petani di ladang dan kawasan hutan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemberian antibisa harus dilakukan sesuai prosedur medis.

Ia menjelaskan bahwa antibisa ular tidak disimpan dalam jumlah besar di wilayah Baduy, melainkan ditempatkan di puskesmas rujukan yang memiliki tenaga kesehatan dengan kompetensi khusus dalam penanganan kasus gigitan ular.

Kalau anti bisa kan tidak bisa sembarangan ya. Itu harus dicek dengan cukup. Antibisa sudah tersedia di puskesmas, tapi memang tidak banyak,”

jelasnya dalam keterangan yang diterima Jumat 2 Januari 2026.

Kunta menambahkan apabila terjadi kasus gigitan ular, penanganan awal dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran racun sebelum pasien dirujuk ke fasilitas kesehatan rujukan.

Puskesmas akan melakukan koordinasi untuk memastikan penanganan lanjutan dapat segera diberikan.

Minimal diikat dulu supaya tidak menyebar. Nanti puskesmas akan datang memberikan penanganan,”

kata Kunta.

Kunta mengakui jarak puskesmas rujukan yang menyediakan antibisa dari wilayah Baduy mencapai sekitar satu setengah jam perjalanan.

Meski demikian, Kemenkes memastikan koordinasi tetap berjalan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Di sisi lain, masyarakat Baduy menilai ketersediaan antibisa masih menjadi kebutuhan penting. Warga Desa Cihuni, Baduy Luar, Narja, menyampaikan bahwa antibisa ular merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat, mengingat tingginya risiko gigitan saat bekerja di ladang.

Menurutnya, antibisa tidak diminta untuk disediakan secara berlebihan, melainkan sebagai langkah antisipasi dalam kondisi darurat.

Ia juga menyebut keterbatasan obat tersebut kerap menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan di lapangan.

“Bukan nyediain, tapi buat jaga antisipasi saja. Masalah obat bisa itu, Pak Kapus juga sering nangis, soalnya susah, nggak ada,”

tutur Kunta.

Selain kesiapsiagaan antibisa, Kemenkes menegaskan penguatan layanan kesehatan dasar di wilayah Baduy terus dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan edukasi kesehatan.

Sekjen Kunta berharap masyarakat tidak ragu untuk memeriksakan diri apabila mengalami keluhan kesehatan.

Yang paling penting mereka mau cek kesehatan. Dari situ kita bisa tahu betul apa masalahnya,”

tambah Kunta.

Tag:AntibisaGigitan UlarKemenkesLayanan KesehatanWarga Baduy
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Prajurit TNI Yonif Raider 112 Dharma Jaya mendengarkan arahan usai upacara penyambutan kepulangan Satgas Pengamanan Perbatasan Papua Nugini di Pelabuhan Umum Krueng Geukuh, Aceh Utara
Nasional

Tolak Revitalisasi Internal, Koalisi Gaungkan Darurat Reformasi TNI

Rencana revitalisasi internal TNI yang digagas setelah pertemuan Menteri Pertahanan dan Panglima TNI pada 25 Maret menuai kritik. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyatakan agenda revitalisasi akan…

By
Adi Briantika
Ivan
4 Min Read
Ilustrasi perjalanan balik dari muddik
Hype

Persiapan Arus Balik: Pastikan Tubuh Fit Menghadapi Perubahan Cuaca Mendadak

Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia menjadi perhatian serius bagi para pemudik yang bersiap kembali ke perantauan. Pasalnya perubahan cuaca yang tidak menentu ini membuat tubuh gampang terserang…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. (Sumber: Instagram/anwaribrahim_my)
Internasional

Geopolitik Memanas, PM Malaysia Anwar Ibrahim Terbang ke RI Temui Prabowo Besok

Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dijadwalkan akan melakukan kunjungan khusus ke Jakarta pada Jumat, 27 Maret 2026. Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Wisma Putra, kunjungan khusus ini atas…

By
Iren Natania
Dusep
1 Min Read

BERITA LAINNYA

Kue Nastar
Kesehatan

Menkes Ungkap Bahaya Kalori Tersembunyi di Nastar, Batasi Konsumsi saat Lebaran

Kue nastar menjadi salah satu sajian wajib yang selalu hadir di meja…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 hari lalu
Ilustrasi seorang wanita terkena penyakit asam urat
Kesehatan

Menkes Ingatkan Bahaya Konsumsi Jeroan Berlebih, Sarankan Jus Seledri untuk Asam Urat

Momen Lebaran identik dengan berbagai hidangan makanan yang menggugah selera, mulai dari…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 hari lalu
Alat mengecek darah tinggi.
Kesehatan

Waspada! Penyakit Mengintai Usai Lebaran, Kolesterol dan Gula Darah Melonjak

Lebaran identik dengan hidangan berlemak, bersantan, dan tinggi gula. Pola makan yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 hari lalu
Petugas mengukur gula darah sopir travel dalam giat pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi masa angkutan Lebaran di Travel Kencana, Semarang, Jawa Tengah,
Kesehatan

Kemenkes Siapkan Cek Kesehatan Gratis untuk Sopir Angkutan Umum Saat Mudik Lebaran

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiapkan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengemudi kendaraan umum yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up