Presiden Prabowo Subianto menyinggung nyinyiran sejumlah pihak mengenai swasembada pangan RI. Menurutnya, banyak tokoh penting yang meragukan Indonesia bisa mencapai swasembada pangan.
Ditegaskan Prabowo, saat ini RI sudah berhasil mencapai swasembada pangan. Namun, katanya, beberapa bulan lalu ada sejumlah tokoh penting menyampaikan kepadanya bahwa swasembada pangan hanya janji manis Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.
Banyak tokoh penting ngomong ke saya berapa bulan yang lalu, Prabowo nggak mungkin swasembada Indonesia itu. Sungguh ini ngomong ke saya, tidak mungkin swasembada itu. Amran itu hati-hati, Amran itu kadang-kadang banyak janjinya saja,”
ujar Prabowo dalam dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Rabu, 7 Januari 2026.
Namun kata Prabowo, hal itu sudah terbantahkan dengan pengumuman bahwa Indonesia sudah mandiri pangan, khususnya untuk beras. Dengan capaian ini, maka swasembada pangan sudah tidak bisa lagi dihentikan.
Saya percaya habis ini kita tidak akan bisa diberhentikan, saya melihat tadi produk-produk hilirisasi produk-produk dari pertanian luar biasa,”
katanya.
Singgung Nyinyiran Setelah Swasembada
Prabowo menuturkan, setelah Indonesia sudah mencapai swasembada pangan ada pihak yang menyampaikan bahwa kemandirian ini hanya bertahan satu hingga dua tahun.
Kalau banyak tokoh nyinyir mengatakan kita tidak bisa swasembada pangan, hari ini kita buktikan, kita swasembada pangan. Sekarang setelah kita swasembada pangan. Saya dengar lagi, oh iya tapi paling swasembada paling setahun dua tahun. Nggak apa-apa kita buktikan, tiap tahun kita buktikan swasembada,”
katanya.
Swasembada Jagung hingga Bawang Putih
Prabowo menekankan, swasembada tidak hanya untuk komoditas beras, namun juga jangung, singkong, bawang putih, ternak, hingga ikan.
Nanti dengan swasembada pangan dimana-mana tidak hanya beras, tapi jagung. Saya dijanjikan oleh Pak Amran oleh Wakil Menteri Pertanian didukung oleh TNI dan Polri dijanjikan bahwa jagung pun kita dalam waktu dekat akan swasembada,”
tutur Prabowo.


