Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan, hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya masih belum surut.
Sebanyak 14 RT dan satu ruas jalan masih tergenang banjir pada Minggu, 25 Januari 2026 pukul 08.00 WIB.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Muhammad Yohan mengatakan, pihaknya mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.
BPBD mencatat saat ini terdapat 14 RT dan satu ruas jalan tergenang,”
ujar Yohan dalam keterangannya Minggu, 25 Januari 2026.
Adapun data wilayah terdampak diantaranya Jakarta Timur sebanyak 13 RT, yang terdiri dari Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, dan Kelurahan Cawang.
Ketinggian air di masing-masing wilayah bervariasi mulai dari 30 cm hingga 130 cm. Penyebab banjir ini dikarenakan tingginya curah hujan dan luapan Kali Ciliwung.
Lalu di Jakarta Utara terdapat satu RT yang masih tergenang banjir di Kelurahan Kapuk Muara setinggi 40 cm.
Selain itu masyarakat di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara masih mengungsi. Pengungsian dilakukan di sejumlah titik mulai dari tempat ibadah, sekolah, kantor ekspedisi, hingga aula kelurahan.
Sedangkan untuk wilayah yang sudah surut diantaranya Kelurahan Cililitan, Kembangan Selatan, serta Kembangan Utara. Sementara jalanan yang masih tergenang ada di Jakarta Barat.
Jalan tergenang terdapat satu ruas jalan, data wilayah terdampak Jl. Kembangan Raya, Kel. Kembangan Selatan, Jakarta Barat Ketinggian: 15 cm,”
katanya.


