Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 27 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / IHSG Jatuh, Petinggi OJK-BEI Mundur Berjamaah: Pasar Modal RI Masuk Krisis Kepercayaan?
Ekonomi Bisnis

IHSG Jatuh, Petinggi OJK-BEI Mundur Berjamaah: Pasar Modal RI Masuk Krisis Kepercayaan?

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Februari 2, 2026 11:12 am
By
Natania Longdong
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id,...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Karyawan mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (29/1/2026). (Sumber: Antara Foto/Asprilla Dwi Adha/rwa)
SHARE

Pengunduran diri sejumlah pejabat utama di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) di tengah gejolak pasar dinilai memperberat ujian kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia. Situasi ini terjadi beriringan dengan anjloknya indeks saham dan meningkatnya sorotan global, termasuk menjelang pertemuan Indonesia dengan penyedia indeks MSCI.

Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta, Achmad Nur Hidayat, menilai kondisi tersebut membuka persoalan mendasar soal kredibilitas tata kelola pasar modal.

Achmad mempertanyakan siapa sosok ideal yang dapat mengisi kursi posisi OJK dan BEI, lalu apa yang harus dibawa Indonesia saat bertemu MSCI Senin hari ini, dan bagaimana pasar modal tetap kredibel namun tetap bersinergi dengan pemerintah.

Menurut pakar ekonomi tersebut, tiga pertanyaan mendasar itu menyoroti satu isu utama, yakni kepercayaan sebagai mata uang terpenting di pasar modal. 

Kepercayaan adalah mata uang utama pasar modal, dan mata uang itu sedang diuji,”

kata Achmad dalam keterangannya, Senin, 2 Februari 2026.

Dalam beberapa hari terakhir, indeks acuan pasar saham Indonesia dilaporkan sempat turun tajam hingga sekitar 16 persen dalam dua hari. Tekanan tersebut dipicu kekhawatiran atas status Indonesia dalam indeks global serta isu “investability” yang menjadi perhatian MSCI.

Pada saat bersamaan, pengunduran diri pimpinan otoritas dan bursa memperkuat persepsi publik mengenai kekosongan kepemimpinan (vacuum of leadership) di momen yang sensitif. 

Achmad menilai persoalannya tidak berhenti pada siapa yang mundur atau menggantikan, melainkan bagaimana negara memastikan mesin kepercayaan pasar kembali bekerja secara cepat dan meyakinkan.

Kekosongan jabatan di OJK dan BEI bukan sekadar administrasi. Ia adalah simbol bahwa aturan ditegakkan, permainan berlangsung adil, dan risiko dikelola dengan disiplin,”

tulisnya.

Dosen di Universitas Veteran itu menekankan, figur yang mengisi posisi strategis di OJK dan BEI harus memiliki tiga kualitas utama. 

Pertama, integritas yang bisa diaudit publik, bukan sekadar klaim. Kedua, kapasitas teknokratis yang memadai. Ketiga, kemampuan komunikasi krisis yang tenang, konsisten, dan tepat waktu,”

ujarnya.

Ia mengingatkan, dalam kondisi pasar yang bergejolak, diam terlalu lama kerap ditafsirkan sebagai absennya kendali.

Terkait pertemuan dengan MSCI yang dijadwalkan berlangsung hari ini, Achmad menilai agenda tersebut bukan sekadar klarifikasi. 

Ini lebih mirip pemeriksaan kelayakan kendaraan sebelum masuk jalan tol global,”

bebernya.

Menurut dia, Indonesia harus membawa bukti bahwa perbaikan tata kelola pasar modal telah berjalan sebagai sistem, bukan sekadar rencana. Hal ini mencakup kebijakan yang dapat diprediksi, penegakan aturan yang konkret, serta kejelasan siapa otoritas yang benar-benar memegang mandat dan kendali.

MSCI membutuhkan counterpart yang punya kewenangan dan kapasitas teknis, bukan sekadar perwakilan seremonial,”

tulis Achmad.

Di sisi lain, ia juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara sinergi pasar modal dan pemerintah dengan independensi lembaga. Menurutnya, sinergi tidak boleh berarti intervensi pada instrumen pengawasan dan penegakan aturan.

Kredibilitas lahir ketika pelaku pasar percaya bahwa wasit tidak ikut bermain,”

ujarnya.

Achmad menilai agenda reform struktural, termasuk rencana demutualisasi bursa pada paruh pertama 2026, dapat menjadi momentum memperkuat tata kelola, asalkan dijalankan secara transparan dan konsisten.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa pemulihan kepercayaan tidak cukup dengan narasi. 

Kita tidak sedang kekurangan ide. Kita sedang membutuhkan figur yang bisa mengeksekusi ide dengan integritas, dan sistem yang memastikan perubahan tidak bergantung pada satu dua orang,”

ujarnya.

Sebagai informasi, pada Jumat, 30 Januari 2026, para petinggi OJK dan BEI menyatakan mundur dari jabatannya. Berikut deretan pejabat OJK dan BEI yang mengundurkan diri:

  • Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar
  • Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara
  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Inarno Djajadi
  • Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (DKTK) Aditya Jayaantara
  • Direktur Utama BEI Iman Rachman
Tag:BEIBursa Efek IndonesiaIHSGMSCIOJKpasar modal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Arena Judi Berkedok Tempat Bermain, Omzet Tembus Rp2,1 Miliar Sebulan
By Rahmat Baihaqi
Barang bukti kasus judi berkedok arena permainan anak-anak
1
Korban Tewas Calon Manajer Kopdes Merah Putih Jadi Lima Orang, Kemhan Evaluasi Sistem Kesehatan
By Rika Pangesti
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia saat mengelar konferensi pers di Kantor Kemhan
2
Lima Peserta SPPI Tewas, Kemhan Akui Ada Penyakit yang Tidak Terdeteksi saat Proses Seleksi Kesehatan
By Rika Pangesti
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia
3
Di Tengah Badai Kritik, Matahari 08 Kerahkan Massa Turun ke Jalan Dukung Program Presiden
By Ivan Syahruna Lubis
Barisan Relawan Matahari 08
4
Dembele Mengamuk! Prancis Gilas Norwegia dan Kunci Juara Grup I Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Dembele mencetak Hattrick saat Prancis gilas Norwegia
5

BERITA LAINNYA

Proses transfer dari Bank Mandiri ke DANA
Ekonomi Bisnis

Bank Mandiri Kantongi Laba Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp23,3 triliun selama…

Nisa-OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
1 hari lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Blak-blakan Defisit APBN Tembus 3% Bila Anggaran MBG Direlokasi Bukan Dipotong

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam media briefing di Kantor Kemenkeu (sumber: Anisa Aulia/Owrite)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Ungkap Sempat Mau Dimarahi Bos Himbara, Lho Kenapa?

Sejumlah direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mendatangi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 hari lalu
PT Pertamina Patra Niaga salurkan 7,8 juta tabung LPG 3 kilogram jelang Ramadan.
Ekonomi Bisnis

CNG 3 Kg Siap Gantikan LPG Subsidi, Mulai Produksi Juli

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, menargetkan produksi tabung…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up