Atlet angkat besi asal Aceh, Nurul Akmal, menyampaikan isi hatinya setelah resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu (PW).
Curahan tersebut tersebut disampaikannya melalui akun Instagram pribadinya, tak lama setelah menerima surat keputusan (SK).
Momen penerimaan SK itu berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, pada Kamis 29 Januari 2026 lalt, dan diserahkan langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem.
Tetap Ungkap Rasa Syukur
Dalam unggahannya, Nurul Akmal membagikan foto dirinya mengenakan seragam Korpri berwarna biru. Meski status kepegawaiannya hanya PPPK paruh waktu, lifter berprestasi ini tetap menyampaikan rasa syukur.
Tetap bersyukur walaupun P3K PW (Paruh Waktu). Padahal 2x OLY, 2x SEA Games, 2x Asian Games, 3x emas PON, dan lain-lainnya lagi. Yang tahu-tahu sudah paham lah, tetapi inilah hasilnya,”
tulis Nurul dalam unggahan Instagramnya.
Unggahan tersebut langsung menyita perhatian publik dan memicu beragam respons dari warganet.
Pada unggahan berikutnya, Nurul Akmal kembali membagikan daftar panjang prestasi yang telah ia raih sepanjang kariernya sebagai atlet angkat besi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Atlet kelahiran Aceh Utara, 12 Februari 1993 ini mengungkapkan bahwa dirinya telah menekuni olahraga angkat besi sejak tahun 2010, ketika masih duduk di bangku kelas X SMA.
Dalam catatan prestasinya, Nurul Akmal menorehkan sejumlah pencapaian penting, di antaranya medali perak Islamic Solidarity Games Baku 2017, medali emas test event Asian Games 2018, hingga tampil di SEA Games Hanoi 2022 dan Kamboja 2023, serta Olimpiade Paris 2024.
Ia juga mencatat sejarah sebagai atlet putri pertama Indonesia yang lolos di kelas berat Olimpiade Tokyo 2020.
Aku hanya bisa belajar menerima semuanya. Apakah aku tidak pantas untuk mendapatkannya (PNS)?”
tambahnya.
Masa Depan Setelah Pensiun Atlet
Di kolom komentar, Nurul Akmal turut merespons warganet yang menyebut gaji PON setara dengan gaji ASN selama satu tahun.
Menurutnya, status kepegawaian sangat penting sebagai jaminan masa depan setelah pensiun sebagai atlet.
Ia juga mengaku masih diliputi kebingungan mengenai arah harapan yang bisa ia gantungkan terkait status kepegawaiannya.
Kalau masih jadi atlet, kalau udah pensiun, kita cari untuk masa tua, bukan untuk sekarang. Sama siapa berharap jadi PNS, usaha dan doa selalu, tapi hasilnya tetap P3K PW,”
ucap Nurul.








![Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].](https://www.owrite.id/wp-content/uploads/2026/06/Mahasiswa-temui-Wapres-Gibran-di-Istana-Wapres_Owrite-300x169.webp)







