Tinggal menghitung hari masyarakat Tionghoa akan merayakan Tahun Baru dalam kalender lunar Tionghoa, yang menandai pergantian musim dingin ke musim semi serta dimulainya musim pertanian. Masyarakat Indonesia umumnya menyebutnya tahun baru imlek.
Perayaan ini merupakan momen penting bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia untuk berkumpul bersama keluarga, mempererat ikatan, membersihkan energi negatif, dan menyambut keberuntungan serta kemakmuran di tahun baru.
Imlek selalu identik dengan nuansa warna merah dan emas yang menghiasi rumah, jalanan, hingga pusat perbelanjaan. Rupanya, kedua warna ini memiliki makna dan filosofi tersendiri dalam budaya Tionghoa.
Warna merah dan emas dipercaya dapat memberi energi positif, keberuntungan, dan kemakmuran bagi mereka yang merayakan imlek.
Selain itu, warna merah dan emas juga menjadi simbol harapan akan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru, sekaligus pengingat akan nilai-nilai optimisme dan kebersamaan.
Nah kali ini, owrite akan merangkum makna warna merah dan emas dari perayaan imlek. Berikut ulasannya dari berbagai sumber, Senin 9 Februari 2026.
Makna Warna Merah
Jelang perayaan imlek, penganut agama Tionghoa pasti sudah berbenah untuk mengganti dekorasi rumah nuansa merah. Begitu juga di jalan dan pusat perbelanjaan, semua disulap dengan nuansa merah yang menyala.
Bagi masyarakat Tionghoa, warna merah sendiri tidak hanya sekedar tradisi, tapi ada cerita dibalik itu.
Adapun asal usul dari penggunaan warna merah sendiri, yang tak lepas dari legenda monster bernama Nian. Dalam cerita rakyat Tiongkok, Nian adalah makhluk raksasa menakutkan yang muncul setiap akhir tahun untuk memangsa hasil panen, ternak, bahkan manusia.
Konon, masyarakat Tionghoa telah melakukan segala cara untuk mengusir Nian, namun tak berhasil. Kemudian diketahui, Nian takut pada seorang anak kecil yang mengenakan pakaian berwarna merah.
Sejak saat itu, penduduk mulai menghias rumah dengan lentera, gulungan kertas merah, dan atribut berwarna merah lainnya untuk menghalau Nian.
Warna merah juga melambangkan keberanian, kebahagiaan, dan semangat hidup. Selain itu, dipercaya mampu mengusir energi negatif dan membawa perlindungan bagi keluarga.
Serta, menjadi simbol sukacita dan perayaan. Warna ini sering digunakan saat menyambut momen pernikahan hingga kelahiran.
Makna Warna Emas
Warna emas dari perayaan imlek identik dengan dengan kemewahan, kekayaan, dan kemakmuran. Dalam perayaan imlek, emas melambangkan harapan akan rezeki yang melimpah, kesuksesan, dan finansial yang stabil.
Penggunaan warna emas pada dekorasi, ornamen, dan tulisan keberuntungan dipercaya dapat menarik energi positif serta membawa kelancaran dalam usaha dan pekerjaan. Emas juga mencerminkan nilai keabadian dan kesejahteraan jangka panjang.
Kombinasi warna merah dan emas menciptakan visual yang kuat selama perayaan imlek. Merah memberikan energi, keberanian, dan perlindungan. Sedangkan, emas menghadirkan rasa makmur, aspiratif, dan peluang baru.


