Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kemenkes Finalisasi RAN Demam Berdarah 2026–2029
Kesehatan

Kemenkes Finalisasi RAN Demam Berdarah 2026–2029

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Februari 10, 2026 4:15 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Ilustrasi nyamuk demam berdarah
Ilustrasi nyamuk demam berdarah (Foto: Freepik)
SHARE

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tengah memfinalisasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Pengendalian Dengue periode 2026–2029.

Daftar isi Konten
  • Integrasi Lingkungan, Vektor, dan Manusia
  • Kolaborasi ASEAN dan Tantangan Daerah

Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap tantangan urbanisasi dan perubahan iklim yang kian nyata, sekaligus upaya mengejar target global “Nol Kematian akibat Dengue pada tahun 2030” (Zero Dengue Deaths by 2030).

Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit (P2) Kemenkes RI, dr. Murti Utami, menegaskan bahwa pengalaman selama ini membuktikan intervensi tunggal tidak lagi cukup untuk membendung penyebaran dengue.

Urbanisasi yang tinggi, perubahan iklim, dan peningkatan mobilitas masyarakat menuntut pendekatan yang lebih terintegrasi dan preventif. Kita harus memadukan surveilans yang kuat, pelibatan masyarakat, kolaborasi lintas sektor, dan inovasi berkelanjutan agar selangkah lebih maju dari penyakit ini (Dengue),”

ujar Murti dalam keterangan resminya, Selasa 10 Februari 2026.

Pertemuan ini dihadiri oleh pejabat tinggi kementerian kesehatan se-ASEAN, Sekretariat ASEAN, WHO, pemerintah daerah, sektor swasta, dan para ahli, yang sepakat untuk menyusun rekomendasi kebijakan terintegrasi demi melindungi sekitar 670 juta penduduk ASEAN dari ancaman demam berdarah.

Empat Pilar Utama Pengendalian Dengue sebagai implementasi dari pendekatan terintegrasi tersebut, RAN 2026–2029 akan berfokus pada empat pilar utama:

  1. Meningkatkan deteksi dini dan diagnosis kasus agar penanganan dapat dilakukan sesegera mungkin.
  2. Memperkuat tata laksana klinis dan sistem rujukan untuk menekan risiko kematian.
  3. Memajukan pencegahan terintegrasi yang mencakup pengendalian vektor (nyamuk), pemanfaatan inovasi teknologi seperti Wolbachia, strategi vaksinasi, serta komunikasi risiko yang efektif kepada masyarakat.
  4. Memperkuat sistem surveilans terpadu dan peringatan dini (early warning system) untuk memastikan respons cepat saat terjadi wabah.

Seluruh upaya dalam empat pilar ini akan ditopang oleh tata kelola yang kuat, pembiayaan yang berkelanjutan, kemitraan strategis, serta riset dan inovasi yang terus-menerus,”

tambah Dirjen Murti Utami.

Integrasi Lingkungan, Vektor, dan Manusia

Melengkapi pilar tersebut, Direktur Penyakit Menular, Prima Yosephine, menekankan pentingnya integrasi dalam pelaksanaan di lapangan.

Menurutnya, pencegahan tidak boleh hanya fokus pada satu aspek.

Kita harus mengontrol lingkungannya, vektor nyamuknya, dan manusianya melalui vaksin. Ketiganya harus jalan bersamaan secara komprehensif. Jangan sampai kita bicara vaksin tapi lingkungannya dibiarkan kumuh,”

tegas Prima.

Terkait inovasi, pemerintah berkomitmen melanjutkan program nyamuk ber-Wolbachia yang saat ini berjalan di lima kota.

Evaluasi dari wilayah ini akan menjadi sasaran untuk perluasan secara bertahap ke 20 hingga 100 kota di masa depan.

Sedangkan untuk vaksinasi, Kemenkes terus mendorong komitmen pemerintah daerah untuk mulai mengadopsi vaksin dengue secara mandiri di wilayah masing-masing.

Kolaborasi ASEAN dan Tantangan Daerah

Strategi 4 pilar ini juga menjadi bahan diskusi dalam forum regional ini yang melibatkan negara-negara ASEAN.

Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Asnawi Abdullah, menyebut kolaborasi antarnegara sangat penting mengingat dengue adalah masalah kesehatan masyarakat yang melintasi batas negara.

Namun, tantangan terbesar tetap ada pada sinergi di dalam negeri. Ketua KOBAR (Fight Dengue Joint Coalition), Suir Syam mengingatkan bahwa peran pemerintah daerah dan masyarakat sangat krusial.

Mengingat angka kesakitan di Indonesia masih tinggi, tidak mungkin pemerintah pusat bekerja sendiri. Masyarakat dan pemerintah daerah harus bergerak bersama untuk mencegah dengue sejak dari sumbernya,”

pungkas dr. Suir Syam.
Tag:Demam BerdarahFinalisasiKemenkesKolaborasi ASEANProgram NyamukRencana Aksi Nasional
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik (ART) Indonesia-AS di bidang ESDM di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026).
Ekonomi Bisnis

Di Balik Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Bahlil Janjikan Tak Ada Ekspor Mineral Mentah

Di tengah perebutan mineral kritis yang kian intens dalam lanskap geopolitik global, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai pemilik cadangan strategis. Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat…

By
Iren Natania
Dusep
3 Min Read
Duta besar AS untuk Israel, Mike Huckabee
Daerah

Dubes AS Klaim Sebagian Wilayah di Timur Tengah Milik Israel

Duta besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, mengatakan bahwa Israel berhak mengklaim atas sebagian besar wilayah Timur Tengah. Huckabee menyampaikan komentar tersebut dalam sebuah wawancara dengan komentator konservatif Tucker Carlson…

By
Iren Natania
Amin Suciady
5 Min Read
Menag Nasaruddin mengklarifikasi ke KPK mendapatkan pesawat jet pribadi dari OSO.
Nasional

Menag Nasaruddin Datangi KPK, Klarifikasi Isu Jet Mewah Saat Kunker ke Takalar

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar buka suara perihal dirinya mendapati fasilitas mewah jet pribadi dari Oesman Sapta Odang alias OSO saat diundang meresmikan Balai Sarkiah di Takalar, Sulawesi Selatan. Nasaruddin bilang…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi saat berolahraga
Kesehatan

Tetap Bugar, Ini Tips Mengatur Jadwal Latihan demi Fat Loss di Bulan Puasa

Bulan Ramadan sering kali identik dengan perubahan pola aktivitas, mulai dari jam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 jam lalu
Kesehatan

Minggu Pertama Puasa Jadi Fase Paling Berat, Kasus Maag hingga Vertigo Melonjak

Puasa merupakan salah satu kegiatan yang baik untuk kesehatan. Namun, di dua…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
4 hari lalu
Ilustrasi seorang anak mendapatkan suntikan vaksin
Kesehatan

Mulai Tahun Depan, Semua Anak Laki-laki 11 Tahun Mendapat Vaksin HPV Gratis

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan memberikan vaksin Human Papillomavirus atau HPV kepada anak…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
5 hari lalu
Ilustrasi deorang wanita terkena wabah campak
Kesehatan

Kasus Campak Meningkat, Epidemiolog Jelaskan Penyebabnya

Kasus campak kembali ditemukan di Nusa Tenggara Timur (NTB). Kasus ini meningkat…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up