Nama selebgram Cut Rizki menjadi perbincangan di media setelah mengunggah konten yang menyebut sahur mengganggu jam tidur selama Ramadan.
Dalam video tersebut, ia mengaku membutuhkan waktu tidur yang panjang, sehingga ia menganggap sahur tidak cocok untuk semua orang.
Cut Rizki pun pernah mencoba namun justru berujung kebablasan tidur dan merasa lemas di siang hari.
Ia pun lebih memilih makan tengah malam sebelum tidur, ketimbang harus bangun sahur.
Postingan Cut Rizki itu pun sontak memicu kritik tajam dari warganet karena dinilai tidak sensitif terhadap makna ibadah sahur yang penuh keberkahan dalam Islam.
Tidak sedikit dari mereka yang memberi komentar negatif dari netizen hingga video itu dihapus. Karena kasus itu, Cut Rizki pun menyampaikan permintaan maaf.
Bagi sebagian orang, sahur memang memiliki tantangan sendiri karena harus bangun pagi untuk makan, namun di balik itu ada keberkahan dan hikmah yang didapat saat menjalankan sahur.
Ada banyak hadist Rasulllah SAW yang menganjurkan tentang makan sahur ini.
- Hadits Riwayat Anas ra, Rasullullah menegaskan tentang keberkahan dalam makan sahur.
عن أنس رضي الله عنه قال صلى الله عليه و سلم: تسحروا فإن في السحور بركة (رواه الشيخان)
“Artinya: Diriwayatkan dari Anas ra, Rasulullah saw bersabda, sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu mengandung keberkahan (HR Syaikhani).”
- Keberkahan makan sahur meski hanya seteguk air, juga termaktub dalam ucapan Rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar ra:
وعن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم تسحروا ولو بجرعة من ماء رواه ابن حبان في صحيحه
“Artinya: Dari Abdullah bin Umar ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: Hendaklah kalian bersahur meskipun hanya seteguk air (HR Ibnu Hibban).”
- Hadits Riwayat Imam Ahmad dari Abu Sa’id Al-Khudri ra menyebut Allah SWT dan para malaikat juga bershalawat kepada orang yang makan sahur. Hal ini bersumber dari hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Sa’id Al-Khudri ra: وعن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم السحور كله بركة فلا تدعوه ولو أن يجرع أحدكم جرعة من ماء فإن الله عز و جل وملائكته يصلون على المتسحرين Baca Juga
“Artinya: Dari Abu Sa’id Al-Khudri ra, ia berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: Sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka itu, jangan kalian meninggalkannya meskipun kalian hanya meminum seteguk air karena Allah dan malaikat bershalawat untuk mereka yang bersahur (HR Ahmad).”
- Sahur Memperoleh Keberkahan
Orang yang sahur akan memperoleh keberkahan, karena makanan sahur tidak akan dihisab oleh Allah SWT. Padahal dalam aturannya, setiap apa yang kita makan akan dihisab oleh-Nya, tetapi orang yang sahur tidak.
ثلاثة لا يحاسب عليها العبد أكلة السحر وما أفطر عليه والأكل مع الإخوان
“Artinya: Ada tiga hal (makanan) di mana seorang hamba tidak akan dihisab oleh Allah swt, yaitu makanan sahur, makanan saat berbuka puasa, dan makanan yang dinikmati bersama saudara-saudara yang lain.”
- Makan sahur menjadi pembeda antara umat Muslim dengan Yahudi dan Nasrani.
Nabi Muhammad saw bersabda: فصل ما بين صيامنا وصيام أهل الكتاب أكلة السحر
“Artinya: Yang membedakan antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab adalah makan sahur.”
Terkait hadits di atas, Imam Nawawi dalam Syarah Muslim menjelaskan:
معناه الفارق والمميز بين صيامنا وصيامهم السحور فإنهم لا يتسحرون ونحن يستحب لنا السحور
“Artinya: Maknanya, yang menjadi pembeda dan keistimewaan antara puasa kita dan puasa mereka (Yahudi dan Nasrani) adalah sahur. Karena sesungguhnya mereka tidak sahur, sedangkan kita disunahkan untuk sahur (Syarah Muslim Imam Nawawi, juz 7, halaman 207).”
- Sahur Waktu Mustajab untuk Berdoa
Sahur dilakukan pada malam terakhir, waktu yang dikenal sebagai waktu paling mustajab untuk berdoa. Allah SWT membuka pintu rahmat dan ampunan-Nya bagi hamba yang memohon dengan sungguh-sungguh. Dengan sahur, seorang muslim memiliki kesempatan besar untuk memperbanyak dzikir, istighfar, dan doa sebelum memasuki waktu puasa.
- Melatih Keikhlasan, Kesabaran, dan Kedisiplinan
Bangun sahur melatih keikhlasan dan kesabaran. Ketika seseorang rela meninggalkan kenyamanan tidur demi menjalankan sunnah Rasulullah, di situlah nilai ketaatan dan keimanan semakin kuat. Keutamaan sahur juga membentuk kedisiplinan waktu, yang sangat bermanfaat dalam menjaga konsistensi ibadah selama bulan Ramadhan.
- Sahur Bernilai Sedekah
Menyiapkan sahur untuk keluarga atau orang lain merupakan amal mulia yang bernilai sedekah. Rasulullah bersabda bahwa siapa yang memberi makan orang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.
