Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 sebagai tuan rumah. Turnamen ini dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 30 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Pada hari pertama, akan tersaji dua pertandingan yakni Bulgaria menghadapi Kepulauan Solomon serta Timnas Indonesia melawan Saint Kitts and Nevis.
Tim yang meraih kemenangan di masing-masing laga bakal berduel di partai final pada 30 Maret 2026.
Gelandang Persib Bandung, Marc Klok, menilai turnamen ini menjadi momen krusial bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman.
Menurut Klok, kehadiran staf kepelatihan baru membuat seluruh pemain harus beradaptasi kembali dari awal.
Turnamen itu sangat penting saya pikir, karena semua tahu ada staf kepelatihan baru.Kalau ada staf kepelatihan baru, semua mulai dari nol lagi dengan filosofi berbeda, dengan gaya bermain berbeda, dengan keinginan semua berbeda,”
ujar Marc Klok.
Ia menegaskan bahwa FIFA Series akan menjadi ajang pembentukan ulang fondasi tim, terutama dalam membangun pemahaman taktik dan kebersamaan antar pemain.
Klok menyebut Herdman telah aktif memantau performa pemain, baik yang berlaga di Eropa maupun di kompetisi domestik seperti Super League dan Championship.
Jadi, pasti kita mulai dari nol dan FIFA Match Series itu adalah momentum untuk bangun tim lagi untuk ke depannya. Di sana akan dibangun chemistry dan ya cari momen dan situasi terbaik dengan pelatih yang baru,”
tuturnya.
Turnamen ini diyakini menjadi kesempatan emas untuk membangun kekompakan skuad sebelum menghadapi agenda internasional berikutnya.
Taktik dan Filosofi
Klok mengaku sudah cukup intens berdiskusi dengan Herdman sejak sang pelatih ditunjuk pada Januari 2026.
Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas filosofi permainan hingga kriteria pemain yang diinginkan.
Kami cukup lama bertemu dan bicara soal ide dia, strategi dia. Dia ingin pemain seperti apa, dia ingin tim seperti apa,”
ujar John Herdman.
Menurut saya, dia cukup profesional, dia punya ide yang sangat baik,”
nilai Klok.
Kapten Persib Bandung itu juga menilai Herdman sebagai sosok yang menjunjung tinggi disiplin serta mengutamakan kepentingan kolektif dibanding individu.
Dia memang orang yang punya disiplin yang tinggi. Semua mulai dari tim, bukan dari individu, Dia tidak mau tahu soal individu lebih tinggi daripada daripada tim (nasional),”
urai Klok.
Meski belum tentu masuk dalam daftar skuad, Klok menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Herdman.
Dari percakapan yang kami lakukan, dia punya struktur sangat baik. Saya support dia. Walaupun saya (belum tentu) dipanggil, saya selalu support negara kita. Pasti saya mau kasih yang terbaik, selalu ingin main untuk negara kita, mau kasih yang terbaik. Jadi ya, kita lihat bulan depan dengan tim seperti apa dan dengan kemenangan apa,”
tandasnya.
FIFA Series 2026 pun diprediksi menjadi panggung awal bagi era baru Timnas Garuda, sekaligus ajang pembuktian bagi Herdman di hadapan suporter Indonesia yang dikenal fanatik dan penuh semangat.
