Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 3 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Apindo Soroti Pemotongan Hingga 80 persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Ekonomi Bisnis

Apindo Soroti Pemotongan Hingga 80 persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Maret 3, 2026 10:53 am
Hadi Febriansyah
Ivan Syahruna Lubis
Share
Ketua Komite Pertambangan Minerba Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hendra Sinadia
Ketua Komite Pertambangan Minerba Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hendra Sinadia (Foto: OWRITE/Hadi Febriansyah)
SHARE

Ketua Komite Pertambangan Minerba Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hendra Sinadia, meminta pemerintah mengkaji ulang potensi dampak sosial dan ketenagakerjaan dalam kebijakan penyesuaian produksi nikel dan batu bara pada 2026.

Daftar isi Konten
  • Ekonomi Daerah Penghasil Tambang
  • Risiko PHK Jadi Kekhawatiran

Ia memahami bahwa langkah pengurangan produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 bertujuan menjaga keseimbangan pasar global sekaligus menopang harga komoditas.

Namun, menurutnya, kebijakan tersebut tidak cukup jika hanya dilihat dari sudut pandang harga dan strategi global semata.

Tentu dari kita lihat dari diskusi tadi, bukan hanya aspek global secara strategis, baik harga, komoditas, tapi juga perlu dikaji masing-masing perusahaan secara individu,”

Hendra mengungkapkan bahwa besaran pengurangan produksi nikel dan batu bara tidak seragam di setiap perusahaan.

Untuk komoditas nikel, ada perusahaan yang mengalami pemangkasan hingga 50 persen, sementara lainnya sekitar 20 persen.

Pada sektor batu bara, sebagian perusahaan tetap mendapat persetujuan sesuai pengajuan, namun ada pula yang produksinya dikurangi hingga 50 persen bahkan mencapai 70–80 persen.

Tentu dampaknya akan dirasakan secara individual oleh perusahaan masing-masing, yang mana potensinya yang kita khawatirkan, apalagi Apindo kan kita sebagai wakil resmi dari pelaku usaha untuk melakukan diskusi dengan serikat pekerja, ya tentu saja concern kami adalah di dampak terhadap sosial dan ketanagakerjaan,”

ungkapnya.

Ekonomi Daerah Penghasil Tambang

Sektor pertambangan, khususnya batu bara, memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah, terutama di wilayah seperti Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, serta Sumatera Selatan dan daerah lain di Sumatera.

Di tengah tantangan pertumbuhan ekonomi dan pemangkasan anggaran daerah, penurunan produksi tambang dikhawatirkan akan memperlambat perputaran ekonomi lokal, termasuk serapan tenaga kerja dan program sosial perusahaan.

Jika pemotongan produksi ini memang berjalan terus, tentu dampaknya kepada ketanagakerjaan dan juga dampak pada program-program sosial kemasyarakatan yang mungkin akan terhambat. Ini yang kekhawatiran kami bagaimana agar pemerintah juga dalam membuat kebijakan produksi 2026 ini memperhatikan juga potensi dampak sosial,”

beber Hendra.

Risiko PHK Jadi Kekhawatiran

Meski belum menerima laporan resmi mengenai jumlah pekerja yang terdampak, Hendra mengakui potensi risiko tersebut tetap ada apabila kebijakan pengurangan produksi berlangsung dalam jangka panjang.

Ia menambahkan, perusahaan pada umumnya akan berupaya menjadikan pemutusan hubungan kerja sebagai langkah terakhir.

Biasanya, berbagai strategi efisiensi lebih dulu ditempuh, seperti pengurangan aktivitas reklamasi dan pascatambang, penyesuaian stripping ratio, hingga penundaan pembayaran kepada vendor serta program sosial perusahaan.

Pemerintah diketahui berencana menurunkan produksi batu bara menjadi sekitar 600 juta ton pada 2026, dari sebelumnya 790 juta ton pada 2025.

Sementara produksi nikel diproyeksikan turun menjadi sekitar 260–270 juta ton dari angka sebelumnya 379 juta ton.

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga komoditas global, namun pelaku usaha berharap pemerintah juga mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap tenaga kerja dan ekonomi daerah.

Tag:apindoHendra SinadiaKaji UlangPemotonganProduksi Nikel
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Tata Kelola BGN Amburadul, DPR Restui Nanik Deyang Jadi Bos Baru Karena Rajin Tutup Dapur
By Rika Pangesti
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah) bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (kiri) dan Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Tito Karnavian (kanan) memimpin rapat koordinasi DPR dengan Pemerintah Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/5/2026)
1
IHSG Longsor ke ‘Kaki Gunung’ Level 6.101, Efek Bos BGN Dadan Hindayana Dicopot?
By Anisa Aulia
Pekerja mengamati layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026).
2
Pencopotan Dadan: Dasco Ungkap DPR Sering Kirim ‘Catatan Merah’ MBG
By Rika Pangesti
Ketua DPR Puan Maharani (kedua kiri) didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kedua kanan), Saan Mustopa (kanan), dan Sari Yuliati (kiri) berdiri saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
3
Belum Sempat Sertijab Usai Dadan Dicopot, Kantor BGN Malah Digeledah Kejagung!
By Rahmat Baihaqi
Kondisi kantor Badan Gizi Nasional digeledah penyidik Kejaksaan Agung.
4
Kantor BGN Digeledah Sejak Jam 2 Pagi, Saksi Ungkap Kejagung Ubek-ubek Ruang Pimpinan Lantai 2
By Rahmat Baihaqi
Logo Badan Gizi Nasional.
5

BERITA LAINNYA

Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
Ekonomi Bisnis

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS dan IHSG Amblas 4,11 Persen, Ini Sebabnya

Nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kompak amblas pada…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
10 menit lalu
Presiden Prabowo Subianto (tengah) didampingi Menlu Sugiono (kanan) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kiri) memberikan keterangan kepada wartawan di Washington DC, Amerika Serikat
Ekonomi Bisnis

Teddy Klaim Hobi Prabowo ke Luar Negeri Bawa Investasi Rp2.430 Triliun, Ini Faktanya

Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya menyebut perjalanan luar negeri yang dilakukan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
40 menit lalu
Gedung Bank Indonesia.
Ekonomi Bisnis

BI Janji Hadir di Tengah Nilai Tukar Tembus Rp17.949 per Dolar AS, Pasar Nggak Percaya?

Bank Indonesia (BI) buka suara, terkait anjloknya nilai tukar rupiah di level…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
1 jam lalu
Ilustrasi Uang Rupiah.
Ekonomi Bisnis

Kredit Nganggur di Bank Capai Rp2.527 Triliun, Pertanda Apa?

Penghimpunan Bank Nasional (Perbanas) mengungkapkan, jumlah undisbursed loan atau kredit nganggur yang…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up