Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Kredit Nganggur di Bank Capai Rp2.527 Triliun, Pertanda Apa?

Nilai undisbursed loan data kredit nganggur di perbankan Indonesia mengalami kenaikan sebesar 7,35 persen pada Maret.

Ilustrasi Uang Rupiah.
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Unsplash/Mufid Majnun)

Penghimpunan Bank Nasional (Perbanas) mengungkapkan, jumlah undisbursed loan atau kredit nganggur yang telah disetujui perbankan namun belum dicairkan kepada dunia usaha mencapai Rp2.527 triliun per Maret 2026.

Wakil Ketua Umum Perbanas, Nixon Napitupulu mengatakan nilai undisbursed loan mengalami kenaikan sebesar 7,35 persen pada Maret. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa dunia usaha menahan atau menunda ekspansinya.

Memang ini ada beberapa hal yang kita bicarakan dengan masing-masing nasabah, banyak komitmen yang sudah dibuka tapi belum dicairkan. Memang kita lihat ada beberapa yang memang belum butuh, ada juga memang yang masih menunda,”

ujar Nixon dalam RDPU di DPR RI dikutip Rabu, 3 Juni 2026.

Dana Nganggur Ada di Bank Besar

Ilustrasi gedung Bank Mandiri di Jakarta (sumber: Bank Mandiri)
Ilustrasi gedung Bank Mandiri di Jakarta (sumber: Bank Mandiri)

Adapun pertumbuhan undisbursed loan terbesar tercatat terjadi di kelompok bank besar atau Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 3 dan 4. Sedangkan KBMI 1 dan KBMI 2 mengalami penurunan mendalam.

Iklan

Berdasarkan paparannya, undisbursed loan KBMI 3 tumbuh 12,50 persen, dan KBMI 4 tumbuh 12,24 persen. Angka ini tumbuh di atas rata-rata industri yang sebesar 7,35 persen.

Kalau kita lihat KBMI 3 dan 4 sebenarnya di atas industri, yang mengalami penurunan justru terjadi paling banyak adalah di KBMI 1 dan 2, di mana dia cukup tinggi,”

jelasnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Redaktur

    Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.