Pegiat media sosial sekaligus aktivis pro-Israel, Permadi Arya atau yang dikenal sebagai Abu Janda, menjadi sorotan setelah terlibat perdebatan panas dalam sebuah program dialog televisi yang dipandu jurnalis Aiman Widjaksono.
Insiden tersebut viral di media sosial setelah potongan video perdebatan antara Abu Janda dan pakar hukum tata negara Feri Amsari beredar luas.
Perdebatan dimulai ketika Feri Amsari menjelaskan alasan Indonesia secara konsisten mendukung Palestina dalam berbagai forum internasional.
Menurutnya, dukungan tersebut tidak terlepas dari hubungan sejarah antara Indonesia dan Palestina sejak masa perjuangan kemerdekaan.
Kalau bilang hutang sejarah, sebenarnya kita punya hutang besar terhadap bangsa Palestina, itu sebabnya seluruh Presiden kita mendukung Palestina,”
kata Feri Amsari.
Abu Janda Menyebut Narasi Tersebut Hoaks
Pernyataan tersebut kemudian langsung dipotong oleh Abu Janda. Dengan nada tinggi, ia menyebut narasi mengenai dukungan Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia sebagai informasi yang tidak benar.
Ia bahkan menyebut bahwa pada tahun 1945 belum ada negara Palestina.
Ngga ada, ngga ada hutang sama Palestina, utang apaaan bang, lu jangan ngaco. Gue kasih tau ya ada hoaks yang bilang Palestina negara pertama yang mengaku kemerdekaan Indonesia, itu hoaks. Karena 1945 belum adan negara Palestina, belum ada bangsa Palestina,”
kata Abu Janda.
Menanggapi pernyataan tersebut, Feri Amsari menilai Abu Janda terlalu bersemangat dalam berdebat namun tidak memahami konteks sejarah secara tepat.
Semangat betul dengan salahnya. Yang memberikan sumbangan ke pada Agus Salim adalah bangsawan Palestina untuk bergerak di Timut Tengah dalam upaya kampanye Kemerdekaan, itu bukan hoaks”
ujar Abu Janda.
Situasi Memanas Saat Perdebatan Terus Terpotong
Perdebatan kemudian semakin memanas ketika Abu Janda kembali memotong pembicaraan dengan nada yang dinilai kasar.
Melihat diskusi yang semakin tidak kondusif, Feri Amsari meminta Aiman Widjaksono sebagai moderator acara untuk mengambil tindakan. Ia juga menyoroti penggunaan kata-kata kasar selama debat berlangsung.
Saya ingatkan, ini ruang publik, dengan mengungkapkan kekasaran, bang Aiman, omongan seperti itu wajib hukumnya bagi Anda mengusir dia”
kata Feri.
Menanggapi pernyataan tersebut, Abu Janda menyatakan dirinya siap meninggalkan forum dialog tersebut.
Gak usah lu usir, dengan senang hati, gue pergi”
kata Feri.
Ucapan itu kemudian langsung dibalas oleh Feri Amsari dengan sindiran.
Silahkan, dengan senang hati. Ketololan tidak dibutuhkan”
sindir Feri.
Mendengar dirinya disebut dengan kata yang tidak sopan, Abu Janda semakin emosi dan melontarkan makian kepada Feri Amsari.
Melihat situasi debat yang semakin tidak terkendali, Aiman Widjaksono akhirnya meminta Abu Janda untuk keluar dari ruang dialog demi menjaga kondusivitas acara.
Melihat debat tersebut, netzen langsung geram. Bahkan banyak yang memberikan pendapat bahwa Abu janda tidak layak diberikan panggung di ruang publik. Hal ini karena dirinya sering membuat gaduh dalam sebuah acara
“Zionis kok di undang terus,”
ujar akun @iqomic.
Debatnya gak apple to apple, masa sampah berdebat ama Prof… Mending debat ama Anak-anak @jakmania.gariskeras17 jadi kalo dia nunjuk-nunjuk, berdiri Dan ngeluarin kata-kata kotor. Enak tinggal Baku hantam,”
tulis akun irlanalarancia17.

