Pemerintah berharap pergerakan masyarakat selama musim mudik Lebaran dapat tersebar secara lebih merata dalam beberapa hari menjelang hari raya.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.
Menurutnya, jadwal libur yang relatif panjang memberi kesempatan bagi masyarakat untuk memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel sehingga tidak terjadi penumpukan pemudik dalam satu hari tertentu.
Tanggal 13 Maret ini sudah mulai weekend, disambut dengan work from anywhere (WFA), disambung cuti bersama lalu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. Setelah itu ada WFA lagi dan baru masuk kerja bagi ASN di tanggal 30 Maret. Dengan rentang panjang ini kami harapkan ada distribusi mudik dan balik yang merata,”
papar Menko Pratikno.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama semua pihak agar pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik dapat berjalan optimal.
Menko Pratikno menegaskan bahwa koordinasi dan sinergi antarinstansi menjadi kunci agar perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh masyarakat.
Diprediksi Terjadi 18 Maret
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memperkirakan puncak arus mudik di kawasan Pelabuhan Merak akan terjadi pada 18 Maret 2026.
Meski demikian, pemerintah tetap mewaspadai kemungkinan lonjakan kendaraan yang datang lebih awal dari perkiraan.
Prediksi arus puncak mudik penyeberangan dari kawasan Merak di tanggal 18 Maret, tetapi kami juga mengantisipasi kemungkinan sudah mulai terjadi lonjakan mulai nanti malam hingga tanggal 15 Maret 2026,”
lanjut Dudy.
Untuk mengelola pergerakan kendaraan dan penumpang di pelabuhan penyeberangan, pemerintah telah menetapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang mengatur distribusi kendaraan berdasarkan sumbu dan golongan.
Kebijakan ini bertujuan menjaga kelancaran arus lalu lintas menuju pelabuhan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berlebihan.
Kami telah mengatur pembagian pelabuhan berdasarkan sumbu dan golongan kendaraan. Pelaksanaannya harus dilakukan dengan penuh komitmen, dengan disiplin sehingga bisa menjadi lancar dan tidak mengganggu kelancaran arus mudik,”
imbuhnya.
Menhub juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik melalui Pelabuhan Merak untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah.
Ia menegaskan pentingnya memantau informasi terbaru agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik dan tidak terpengaruh oleh kabar yang belum jelas kebenarannya.
Kami sediakan layanan live yang akan menyajikan informasi kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan baik,”
Dengan adanya layanan informasi tersebut, pemerintah berharap para pemudik dapat menentukan waktu keberangkatan secara tepat sehingga perjalanan menuju kampung halaman tetap lancar dan aman.

