Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Piala Dunia 2026
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / 6 Bulan Dibui karena Dituding Hasut Demo, Del Pedro Bongkar Kronologi Penangkapan Dirinya
Nasional

6 Bulan Dibui karena Dituding Hasut Demo, Del Pedro Bongkar Kronologi Penangkapan Dirinya

Syifa FauziahAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Maret 15, 2026 1:33 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
5 bulan lalu
Share
Terdakwa kasus dugaan penghasutan, Delpedro Marhaen menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Terdakwa kasus dugaan penghasutan, Delpedro Marhaen menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (Sumber: Antara Foto/Bayu Pratama S/sgd/YU)
SHARE

Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, bersama empat aktivis lainnya, yaitu admin @gejayanmemanggil Syahdan Husein, staf Lokataru Foundation Muzaffar Salim, serta mahasiswa Universitas Riau Khariq Anhar, akhirnya resmi divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Jumat, 6 Maret 2026.

Mereka divonis bebas setelah menjalani proses hukum selama enam bulan, sejak aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap mereka pada awal September 2025 terkait dugaan penghasutan dalam aksi demonstrasi akhir Agustus 2025.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan Delpedro cs tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan jaksa penuntut umum. Hakim menilai unggahan media sosial yang dibuat para terdakwa merupakan bentuk ekspresi solidaritas dan kebebasan berekspresi sebagai respons atas peristiwa yang menimpa pengemudi ojek online Affan Kurniawan, bukan ajakan untuk melakukan kekerasan atau perusakan.

Kronologi Penangkapan

Delpedro menceritakan kronologi penangkapan dirinya pada 1 September 2025 lalu. Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari, sekitar belasan anggota kepolisian menggunakan sekitar lebih dari 5 mobil mendatangi kantornya. 

Kemudian masuk ke dalam dan menanyakan Delpedro Marhaen dan kemudian menunjukkan surat penangkapan dan juga surat penetapan sebagai tersangka,”

ujar Delpredro kepada owrite, baru-baru ini.

Pedro kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya, diperiksa selama kurang lebih 20 jam dengan 98 pertanyaan berkaitan dengan tuduhan melakukan penghasutan perekrutan anak, berita bohong, dan ujaran kebencian dalam demonstrasi Agustus 2025 lalu. Kemudian 2 sampai 3 hari kemudian, kantor dan rumahnya digeledah, dan beberapa staffnya ikut ditahan.

Saat kejadian itu, Pedro mengaku belum mendapatkan informasi yang cukup baik tentang dugaan tindak pidana yang ia lakukan. Yang disampaikan pada saat itu hanya sebatas pasal yang dikenakan dan kemudian akan dijelaskan lebih lanjut di kantor polisi. 

Kemudian ketika dilakukan pemeriksaan, pada saat itu juga ia terus bertanya-tanya unggahan dan tindakan yang mana yang disebut sebagai penghasutan, berita bohong, ujaran kebencian, dan juga perekrutan anak.

Namun sampai pemeriksaan itu terus bergulir ke hari-hari selanjutnya, ia tidak mendapatkan informasi yang utuh sebenarnya konten mana yang dimasalahkan. 

Dan baru tersampaikan dengan baik, itu ketika proses di pengadilan. Ya, jadi sudah ada skenario yang dibangun pada saat itu untuk menunjukkan saya sebagai dalang utama dalam demonstrasi Agustus lalu. Yang padahal pada saat itu banyak faktor yang terjadi. Salah satunya meninggalnya Afan Kurniawan. Namun semua itu coba dihilangkan, fakta-faktanya,”

tuturnya.

Pedro mengaku saat saksi dihadirkan di persidangan, baik saksi anak maupun saksi dewasa, mereka memberikan keterangan bahwa tidak satupun ada konten dari Lokataru yang membuat mereka terhasut dan tergerak. Bahkan mereka tidak tertarik. Namun mereka hanya pernah melihat saja, tapi bukan menjadi faktor yang mendorong mereka melakukan unjuk rasa.

Nah di dalam proses pemeriksaan pada saat itu, saksi-saksi menuturkan bahwa dalam kondisi yang tidak baik. Misalnya dalam kondisi masih mengalami luka dan tekanan. Sehingga tidak dapat memberikan keterangan yang cukup baik. Sehingga di pengadilan beberapa saksi mencabut keterangan sebelumnya, dan memberikan keterangan baru. Yang menunjukkan bahwa mereka tergerak pada saat itu karena mengkritisi kebijakan kenaikan tujuan gaji DPR,”

tandasnya.
Tag:del pedrodemonstrasipolda metrojayaunjukrasa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Setya Novanto Rayakan Ultah Istri Bertema BTS di Hotel Mewah, Netizen: Koruptor Tak Pernah Miskin
By Syifa Fauziah
Setya Novanto Rayakan Ultah Istri Bertema BTS
1
Soal Spekulasi Mundur Perry Warjiyo Gegara Purbaya, Airlangga: Saya Nggak Paham
By Anisa Aulia
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kemenko Perekonomian (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
2
QRIS hingga BI-Fast, Ini Warisan Perry Warjiyo Setelah Tinggalkan Bank Indonesia
By Anisa Aulia
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.
3
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak, Polisi: Hoaks
By Rahmat Baihaqi
Tersangka yang merupakan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (kanan) dikawal menuju Rutan Cabang KPK, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
4
Terungkap! Ini Alasan John Herdman Nonton Timnas Indonesia dari Tribun saat Lawan Kamboja
By Hadi Febriansyah
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman
5

BERITA LAINNYA

Konferensi pers Kabinet Bayangan di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026.
Nasional

Gizi Bocor, Makanan Terbuang: Kabinet Bayangan Semprit ‘Lahan Basah’ Program MBG

Menteri Pertanian dan Kedaulatan Pangan Kabinet Bayangan Isnawati Hidayah menyatakan ekspansi program…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
Ilustrasi Kabinet Bayangan mengawasi kerja pemerintah.
Nasional

Kabinet Bayangan Ingatkan Purbaya: Anda Diawasi, Jangan Boroskan Uang Rakyat!

Menteri Keuangan Kabinet Bayangan Bhima Yudhistira memperingatkan keras Menteri Keuangan Purbaya Yudhi…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
4 jam lalu
Ilustrasi Kabinet Merah Putih dan Kabinet Bayangan.
Nasional

Kritik Kabinet Bayangan: Demi Kopdes Merah Putih, Dana Desa Dipaksa Tabrak Regulasi

Menteri Dalam Negeri, Desa, dan Pembangunan Kabinet Bayangan Armand Suparman mengkritik pengalokasian…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
5 jam lalu
Ilustrasi Kabinet Bayangan.
Nasional

Otonomi Daerah Makin Terkikis, Kabinet Bayangan: Pemda Cuma Operator Pusat

Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Negara Kabinet Bayangan Armand Suparman berpendapat kebijakan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up