Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan memberlakukan rekayasa lalu lintas one way parsial dari KM 70 hingga KM 263, Selasa sore, 17 Maret 2026.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan sosialisasi dan sterilisasi jalur sebelum penerapan.
Setelah sosialisasi, kami lakukan pengecekan di ruas tol dan rest area. Pukul 15.00 akan diberlakukan one way dari KM 70 sampai KM 263,”
Ia menyebut kebijakan ini diambil menyusul meningkatnya volume kendaraan menuju Trans Jawa. Skema tersebut menjadi tahap awal sebelum penerapan one way nasional pada Rabu, 18 Maret 2026.
Kepadatan arus lalu lintas mulai terlihat, salah satunya menuju wilayah Jawa Barat yang meningkat 9,58 persen.
Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Panji Satriya, mengatakan sebanyak 70.386 kendaraan mengarah ke Bandung, Rancaekek, dan sekitarnya. Sementara itu, 60.332 kendaraan melintas ke arah sebaliknya, naik 6,35 persen dibanding kondisi normal.
Di Gerbang Tol (GT) Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi, tercatat 36.098 kendaraan menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya, meningkat 13,66 persen dari kondisi normal 31.761 kendaraan.
Sementara itu, volume kendaraan menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur mencapai 34.288 kendaraan, naik 5,59 persen dari kondisi normal 32.474 kendaraan.
Polri mengimbau masyarakat mempersiapkan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan laik jalan, pengemudi dalam kondisi prima, serta kecukupan BBM dan saldo e-toll.


