Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan sektor swasta. Hal itu sebagai langkah efisiensi di tengah kenaikan harga minyak.
Dengan tingginya harga minyak perlu adanya efisiensi waktu kerja dimana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home,”
ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, seperti dikutip dari YouTube Sekretaris Presiden, Kamis, 19 Maret 2026.
Airlangga menambahkan kebijakan WFH ini akan berlaku satu hari dalam lima hari kerja. Namun ia mengatakan bahwa konsepnya masih disiapkan.
Teknisnya masih dalam pengerjaan karena ini diharapkan bukan hanya bagi ASN tapi juga swasta dan pemda-pemda,”
tambahnya.
Rencananya, kebijakan WFH itu akan diberlakukan pasca Lebaran 2026.
Nah semuanya kita sedang disiapkan lagi, nanti sesudah konsepnya matang kita akan informasikan ke publik lebih detail. Pasca lebaran tapi nanti kita tentukan waktunya,”
tandasnya.


