Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara, terkait dua kapal tanker milik Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz. Tertahannya dua kapal ini sejalan dengan konflik yang terjadi antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel
Bahlil mengatakan, pemerintah terus berupaya mengeluarkan dua kapal milik Pertamina ini, komunikasi pun terus dilakukan. Di sisi lain, sejumlah negara termasuk Malaysia kapalnya sudah diizinkan Iran melintasi Selat Hormuz.
Kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz. Tapi komunikasi terus kita bangun,”
ujar Bahlil di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.
Bahlil menuturkan, untuk saat ini stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG masih dalam kondisi aman. Namun, ia meminta agar masyarakat bijak dalam menggunakan BBM
Insya Allah (stok BBM dan LPG) masih dalam kondisi yang sesuai dengan standar nasional ya,”
ujarnya.
Tapi lebih pada kita bagaimana melakukan pemakaian BBM dengan rasa bijaksana. Kita harus bijak dalam memakai BBM,”
tambahnya.
Bahlil juga meminta, agar masyarakat bisa bijaksana dalam menggunakan LPG. Sebab katanya, Indonesia sebesar 70 persen masih melakukan impor untuk LPG.
Saya menyarankan kepada masyarakat untuk kita bijaksana dalam memakai LPG. Kita tahu bahwa LPG kita 70 persen kita import, tetapi sampai dengan hari ini kondisinya clear,”
katanya.



