Saat ini Beby Tsabina terlibat dalam film layar lebar berjudul Emmy. Berbeda dari film lainnya yang kental dengan suasana romansa, di film ini ia juga dituntut mendalami karakter yang hidup di tengah situasi penuh tekanan dan ketegangan.
Salah satu tantangan terbaru yang ia alami saat syuting film ini adalah ia harus memegang senjata dengan latar peperangan. Beby mengatakan syuting film ini cukup berat.
Jauh banget dari karakter aku sebelumnya. Sangat berat sih soalnya pertama kali (pegang senjata) di film ini pertama kali sebenarnya,”
ujar Beby kepada media baru-baru ini.
Meski sempat diliputi rasa gugup, Beby justru merasa tertantang. Ia menganggap pengalaman ini sebagai langkah penting dalam perjalanan kariernya.
Bahkan ia mengaku sudah lama menantikan kesempatan untuk terlibat dalam film dengan genre seperti ini.
Iya iya, saya udah nunggu lumayan lama sih pengen main film gini,”
ujarnya.
Selain itu, Beby juga mengaku mengalami tantangan lain, yakni dari segi berbahasa. Sebab karakter Emmy sendiri memiliki latar pendidikan di sekolah Belanda, sehingga membutuhkan penyesuaian dalam cara berbicara.
Jadi mungkin lebih ke logatnya (Belanda) ada, tapi ngomongnya sendiri gak sekentel temen-temen yang lain gitu,”
jelasnya.
Seperti diketahui, Emmy sendiri merupakan film produksi Denny Siregar Production yang mengangkat kisah perjuangan wanita yang identik dengan medan perang.
Ia hadir dalam bentuk keberanian mengambil pilihan, keteguhan memperjuangkan masa depan, dan kesediaan untuk menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi.
Nilai inilah yang diangkat dalam proyek film terbaru dari Denny Siregar Production melalui kisah Emmy Saelan (Baby Tsabina).
Sebagai seorang tenaga kesehatan di situasi yang penuh tekanan, Emmy digambarkan sebagai wanita pejuang yang merawat, melindungi, dan tetap berdiri di garis depan ketika banyak orang memilih mundur.
Ia menjadi representasi perempuan yang kuat sekaligus penuh empati, sosok yang tetap manusiawi di tengah pilihan-pilihan yang tidak mudah.
Melalui film ini, Denny Siregar Production ingin menghadirkan cerita yang tidak hanya kuat secara historis, tetapi juga emosional dan dekat dengan realitas saat ini, tentang perempuan, cinta, dan pilihan-pilihan besar yang menentukan arah masa depan.
Film Emmy diharapkan menjadi lebih dari sekadar tontonan, tetapi juga refleksi tentang arti keberanian, pengorbanan, dan makna sejati dari menjadi seorang wanita pejuang.
Film ini dibintangi oleh sejumlah artis papan atas, seperti Cut Beby Tsabina (Emmy), Samo Rafael (Bote), Aji Santosa (Johan),Moh. Iqbal sulaiman (Katong) , Dioren jalu permana (Lalo), Dito Darmawan (Maulwi), Tubagus Ali (Stefanus), Aksara Dena (Ranggong), Dinda Ghania (Upe), Vincent Fransiscus Verhaag (Westerling) , Regina Suhari (Keke), Jesyca Marlein (Martha), dan Hans De Kraker ( De Vries).

