Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai kritik, kali ini terkait besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah setiap harinya. Aliansi Ibu Indonesia menilai pengadaan dana hingga Rp1,2 triliun per hari untuk MBG perlu dikaji ulang, terutama di tengah banyaknya kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi.
Perwakilan Aliansi Ibu Indonesia, Annette Mau, menilai alokasi anggaran tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan untuk sektor yang lebih mendesak.
Yang paling mendesak, penanganan bencana alam ke BNPB. BNPB, anggarannya di cut begitu luar biasa. Kedua, jaringan kesehatan nasional. Backup-nya bagaimana? Tiga, pendidikan sekolah bobrok, sekolah kurang, dalam arti harus bangun gedungnya. Sekolah bobrok, dalam arti gedungnya udah runtuh, udah hancur, benerin dong!,”
ujar Annette kepada owrite, Kamis, 31 Maret 2026.
Ia pun menyoroti kondisi sekolah yang belum layak, namun tetap menjadi sasaran MBG.






