Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 1 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • Banjir
  • sumatera
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Tetap Lakukan Pengawasan Ketat
Kesehatan

Kasus Campak Turun 93 Persen, Kemenkes Tetap Lakukan Pengawasan Ketat

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: April 1, 2026 12:52 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Ilustrasi deorang wanita terkena wabah campak
Ilustrasi deorang wanita terkena wabah campak (Foto: Freepik)
SHARE

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi campak di Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit (P2) Kemenkes, dr. Andi Saguni menjelaskan hingga minggu ke-12 tahun 2026, kasus harian turun drastis sebesar 93 persen, dari puncak 2.220 kasus pada minggu pertama menjadi 146 kasus pada pertengahan Maret.

Tren penurunan ini terpantau konsisten di 14 provinsi dan 10 kabupaten/kota dengan riwayat lonjakan kasus pada akhir 2025 dan awal 2026,”

ujar dr. Andi dalam keterangan resminya, Rabu, 1 April 2026.

Meski demikian, dr. Andi memastikan sistem surveilans tetap berjalan optimal. Pengawasan dilakukan secara real-time melalui metode New All Record (NAR) dan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) dari fasilitas kesehatan, yang kemudian diverifikasi silang dengan dinas kesehatan daerah.

Meskipun tren kasus menurun, data nasional mencatat 10 kasus kematian akibat campak sepanjang 2026. Salah satu kasus fatal menimpa seorang dokter internsip di Kabupaten Cianjur, berinisial AMW (25), yang meninggal dunia pada 26 Maret 2026 akibat komplikasi campak pada jantung dan otak.

AMW diduga terpapar saat menangani pasien campak pada 8 Maret, namun tetap bertugas meski telah bergejala demam sejak 18 Maret.

Kondisinya memburuk dengan munculnya ruam pada 21 Maret, hingga akhirnya mengalami penurunan kesadaran dan tidak tertolong setelah dirawat di ICU RS Cimacan.

Kasus ini telah terkonfirmasi positif campak melalui pemeriksaan laboratorium Biofarma.

Kejadian ini terjadi saat Kabupaten Cianjur mencatat total 15 suspek dan 10 kasus campak terkonfirmasi, dengan puncak kasus terjadi pada minggu ke-10.

Secara nasional, sekitar 8 persen kasus campak menginfeksi kelompok dewasa (di atas 18 tahun), di mana faktor komorbid dan tingginya intensitas paparan menjadi pemicu risiko keparahan.

Sebagai langkah strategis, pemerintah tengah mempercepat analisis uji klinis vaksin untuk memperluas program vaksinasi campak bagi kelompok dewasa, khususnya tenaga medis.

Menanggapi kasus yang menimpa dokter internsip, Kemenkes berkomitmen memberikan vaksinasi campak bagi seluruh peserta program internsip. Kami juga mewajibkan wahana penempatan untuk memastikan ketersediaan APD serta mengatur beban kerja dan hak istirahat yang cukup bagi nakes yang menangani penyakit menular,”

tegas dr. Andi.

Ia pun mengingatkan pentingnya disiplin operasional untuk mencegah penularan.

Jika muncul gejala sekecil apa pun, segera melapor, beristirahat penuh, dan tidak memaksakan diri untuk bertugas,”

pungkasnya.

Kemenkes mengimbau masyarakat dan tenaga kesehatan yang belum divaksinasi untuk segera melengkapi status imunisasi guna memutus rantai penularan.

Tag:CampakKasus SuspekKemenkesPengawasanPenurunan SignifikanTerkonfirmasiTurun 93 Persen
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Blak-blakan Purbaya, Subsidi Energi Bengkak Rp100 Triliun Gegara Tahan Harga BBM 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, anggaran subsidi energi pada tahun ini membengkak imbas perang yang terjadi di Timur Tengah. Anggaran subsidi energi membengkak di kisaran Rp90-Rp100 triliun karena pemerintah…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Jubir KPK Budi Prasetyo.
Hukum

Usut Dugaan Korupsi Importasi di Bea Cukai, KPK Periksa Pengusaha Rokok Asal Pasuruan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengusut kasus dugaan korupsi importasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Pengusutan kasus itu bermuara dengan memeriksa pengusaha rokok asal Pasuruan, Jawa Timur, Martinus…

By
Rahmat
Ivan
2 Min Read
Libur Sekolah Awal Ramadan
Nasional

ASN Wajib WFH, Siswa Tetap Tatap Muka di Sekolah: Ini Penjelasan Kemendikdasmen

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar pada seluruh jenjang pendidikan dasar dan menengah tetap berlangsung secara tatap muka (luring) dan berjalan normal. Hal ini disampaikan…

By
Iren Natania
Dusep
3 Min Read

BERITA LAINNYA

8.224 Kasus Suspek Campak
Kesehatan

Virus Campak Bisa Menyerang Orang Dewasa, Kenali Gejalanya

Belum lama ini ramai kematian seorang dokter muda bernama dr Andito Mohammad…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
4 jam lalu
Ilustrasi penyakit campak
Kesehatan

Jangan Abai, Campak Memicu Komplikasi Pneumonia hingga Kematian

Kasus campak semakin mengkhawatirkan setelah banyak kabar pasien, baik anak-anak maupun dewasa…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 hari lalu
Seorang dokter menyiapkan vaksin campak untuk disuntikkan kepada balita di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat
Kesehatan

Kasus Campak Masih Tinggi, Pakar Ingatkan Bahaya “Immune Amnesia” hingga Risiko Kematian

Kasus campak di Indonesia saat ini cukup tinggi. Berdasarkan data dari Kementerian…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
2 hari lalu
Ilustrasi pasien saat di infus
Kesehatan

Minim Transparansi, Pasien Gagal Ginjal ‘Terjebak’ Cuci Darah, KPCDI Soroti Lonjakan Beban BPJS

"Merawat Manusia, Melindungi Bumi”, Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI), menilai pemerintah…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up