Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 12 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Jangan Lagi Seduh SKM untuk Anak! Ini Bahaya Susu Kental Manis yang Jarang Disadari Orang Tua
Kesehatan

Jangan Lagi Seduh SKM untuk Anak! Ini Bahaya Susu Kental Manis yang Jarang Disadari Orang Tua

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Mei 28, 2026 5:50 pm
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
Share
Bahaya SKM
Bahaya SKM (Foto: Pexels)
SHARE

Susu kental manis (SKM) sudah lama menjadi bagian dari konsumsi sehari-hari masyarakat Indonesia. Selain harganya murah dan mudah ditemukan di warung, rasanya yang manis membuatnya banyak disukai anak-anak.

Daftar isi Konten
  • Mengapa Kental Manis Tidak Boleh Diseduh?
  • Dampak Buruk Konsumsi SKM
  • Alternatif Pengganti SKM

Tak sedikit pula orang tua yang masih menyeduh kental manis layaknya susu untuk diminum anak setiap hari. Padahal, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah mengimbau bahwa susu kental manis tidak dianjurkan untuk diseduh sebagai minuman utama, terutama bagi balita.

Lalu, mengapa SKM tidak boleh dijadikan pengganti susu? Adakah alternatif lain yang lebih sehat tetapi tetap terjangkau?

Baca juga:
Apakah Earphone Bluetooth Berbahaya bagi Kesehatan? Dokter Beberkan Faktanya Di tengah semakin banyaknya penggunaan perangkat nirkabel, earphone bluetooth menjadi salah satu…
AI Bisa Jadi Ancaman Bangsa, Pemerintah Diminta Tegas soal Regulasi Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira mendesak pemerintah segera…
Kalau Punya Anak Nanti, Nama Bayi Sansekerta Kayak Gini Lagi… Nama bayi Sansekerta belakangan makin populer di kalangan Gen Z dan milenial…
  • Apakah Earphone Bluetooth Berbahaya bagi Kesehatan? Dokter Beberkan Faktanya
  • AI Bisa Jadi Ancaman Bangsa, Pemerintah Diminta Tegas soal Regulasi
  • Kalau Punya Anak Nanti, Nama Bayi Sansekerta Kayak Gini Lagi Banyak Disukai

Mengapa Kental Manis Tidak Boleh Diseduh?

Menurut dr. Theresia Rina Yunita, susu kental manis sebenarnya lebih tepat digunakan sebagai topping atau campuran makanan dan minuman, bukan sebagai sumber nutrisi utama seperti susu.

“Jadi, susu kental manis tidak boleh diseduh sebagai pengganti susu. Produk ini lebih cocok dijadikan topping atau pelengkap makanan dan minuman,” jelas dr. Theresia seperti merujuk pada laman Klikdokter.

Hal ini karena kandungan gula dalam kental manis sangat tinggi. Dalam proses pembuatannya, sebagian besar air dari susu diuapkan hingga teksturnya menjadi pekat, lalu ditambahkan gula dalam jumlah besar bisa 40-50 persen, ini dilakukan agar susu lebih tahan lama dan memiliki rasa manis yang kuat.

Akibatnya, kandungan gula pada kental manis bisa mencapai dua kali lebih tinggi dibandingkan susu sapi biasa.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menganggap SKM sama sehatnya dengan susu pertumbuhan atau susu formula. Harga yang murah membuat sebagian orang tua menjadikannya pilihan utama untuk anak.

Padahal, kandungan nutrisi pada kental manis tidak cukup untuk mendukung tumbuh kembang balita. Produk ini minim protein, kalsium, vitamin D, dan zat gizi penting lainnya yang dibutuhkan anak.

Dampak Buruk Konsumsi SKM

Jika dikonsumsi terlalu sering sebagai minuman harian, susu kental manis dapat menimbulkan sejumlah masalah kesehatan pada anak.

1. Memicu Obesitas

Kandungan gulanya yang tinggi membuat asupan kalori anak meningkat drastis. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan hingga obesitas. Selain itu, anak juga menjadi lebih mudah ketagihan makanan dan minuman manis.

2. Risiko Diabetes dan Resistensi Insulin

Konsumsi gula berlebihan dapat membuat tubuh mengalami resistensi insulin, yaitu kondisi ketika sel tubuh tidak mampu menggunakan gula darah dengan baik. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, dan perlemakan hati.

3. Membebani Kerja Ginjal

Ginjal balita masih dalam tahap perkembangan. Kandungan gula dan sodium yang tinggi pada SKM dapat membuat kerja ginjal menjadi lebih berat jika dikonsumsi secara berlebihan.

4. Menyebabkan Batuk dan Lendir

Kandungan gula dan lemak pada kental manis juga dapat meninggalkan lendir di tenggorokan sehingga memicu batuk, terutama saat malam hari.

5. Merusak Gigi

Minuman tinggi gula dapat meningkatkan risiko gigi berlubang dan kerusakan gigi pada anak, terlebih jika kebersihan mulut kurang terjaga.

Baca juga:
Dampak Kekerasan di Daycare Terhadap Anak Bisa Akibatkan Trauma Seumur… Psikolog Meity Arianty, menyebut dugaan kekerasan yang dialami anak-anak di daycare (Taman…
(Part II) Saat Anak-Anak Tak Mampu Lagi Menanggung Beban Hidup,… Hilang Harapan Sementara itu, Pakar Pengasuhan Anak IPB University, Prof Dwi Hastuti…
(Part I) Saat Anak-Anak Tak Mampu Lagi Menanggung Beban Hidup,… Belum lama ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan adanya peningkatan angka anak Indonesia…
  • Dampak Kekerasan di Daycare Terhadap Anak Bisa Akibatkan Trauma Seumur Hidup
  • (Part II) Saat Anak-Anak Tak Mampu Lagi Menanggung Beban Hidup, Pilihan Mengakhiri…
  • (Part I) Saat Anak-Anak Tak Mampu Lagi Menanggung Beban Hidup, Pilihan Mengakhiri…

Alternatif Pengganti SKM

Meski susu penting untuk pertumbuhan, beberapa ahli gizi mengingatkan bahwa kebutuhan nutrisi anak sebenarnya tidak harus selalu dipenuhi dari susu mahal.

Yang terpenting adalah anak mendapatkan protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral dari makanan sehari-hari.

Berikut beberapa pilihan alternatif pengganti susu yang lebih sehat dan tetap ramah di kantong dibandingkan SKM:

1. Susu UHT Plain Kemasan Kecil

Susu UHT plain atau full cream kemasan kecil kini banyak dijual di warung dengan harga cukup terjangkau. Selain itu, kandungan proteinnya juga lebih baik dibandingkan SKM dan kadar gula tambahannya lebih rendah, terutama varian plain.

2. Telur

Telur merupakan sumber protein murah dengan kandungan gizi lengkap, mulai dari protein, vitamin D, zat besi, hingga kolin yang penting untuk perkembangan otak anak. Bahkan, telur sering dianggap lebih penting dibandingkan susu jika untuk konsumsi rutin bersama makanan bergizi lain.

3. Tempe dan Tahu

Tempe dan tahu menjadi sumber protein nabati murah yang kaya nutrisi dan mudah didapat. Tempe juga mengandung vitamin B dan serat yang baik untuk pertumbuhan anak.

4. Ikan Lele, Kembung, dan Teri

Jenis ikan murah seperti lele, ikan kembung, dan ikan teri memiliki kandungan protein serta omega-3 yang baik untuk perkembangan otak balita. Bahkan, ikan kembung disebut memiliki omega-3 yang tinggi dan tidak kalah baik jika dibandingkan dengan salmon.

5. Bubur Kacang Hijau

Kacang hijau mengandung protein nabati, zat besi, dan folat yang baik untuk anak dalam masa pertumbuhan. Jika dibuat sendiri di rumah dengan gula secukupnya, menu ini bisa menjadi pilihan camilan sehat dan hemat.

Sebenarnya susu hanyalah pelengkap, bukan satu-satunya sumber gizi anak. Selama anak mendapatkan makanan bergizi seimbang seperti nasi, lauk protein, sayur, buah, dan cukup cairan, kebutuhan nutrisinya tetap bisa terpenuhi meski tidak mengonsumsi susu mahal setiap hari.

Karena itu, orang tua disarankan lebih bijak memilih asupan anak dan tidak menjadikan susu kental manis sebagai minuman utama harian.

Tag:Anak-anakBerbahayasusu kental manis
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
1
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
2
Anggaran Kementerian PU 2027 Terpenuhi 44,8%, Bagaimana Nasib Infrastuktur Nasional?
By Rika Pangesti
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Komisi V DPR Lasarus (kiri) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
3
Gak Cuma Tegur Pemda, Kemendagri Siapkan Insentif Rp3 Miliar bagi Daerah Berprestasi
By Rika Pangesti
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang juga Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana wilayah Sumatera Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (kiri) sebelum rapat koordinasi dan evaluasi capaian penanganan serta percepatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi di Banda Aceh, Aceh, Selasa (9/6/2026).
4
Viral! Candaan Prabowo soal Dipanggil Yang Maha Kuasa dan Tetap Monitor HIPMI Bikin Netizen Heboh
By Syifa Fauziah
Presiden RI Prabowo Subianto dalam pembukaan Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, Rabu, 10 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi seorang menderita gejala alergi.
Kesehatan

Jangan Diabaikan! Bersin Berulang dan Ruam Merah Bisa Jadi Gejala Alergi

Pasti kamu pernah merasa bersin berulang, hidung terasa gatal, atau muncul ruan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Kesehatan

RS Jantung Harapan Kita Berikan Skrining dan Konsultasi Jantung Gratis di IRSJAM Expo 2026

Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK) membuka layanan skrining…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Ilustrasi kemasan rokok
Kesehatan

Kemenkes Rancang Plain Packaging Rokok, DPR: Jangan Lupakan Dampak bagi Industri dan Petani

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyusun Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tentang Pencantuman…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
3 hari lalu
Kartu Indonesia Sehat. (Sumber: Dok. BPJS Kesehatan)
Kesehatan

Banyak yang Belum Tahu, Ternyata 5 Jenis Operasi Ini Tidak Ditanggung BPJS per Juni 2026

BPJS Kesehatan menjadi andalan jutaan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dengan…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 minggu lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up