PT Kereta Api Indonesia (KAI) menegaskan bahwa jalur hulu di emplasemen Stasiun Bumiayu, Jawa Tengah, kilometer 312+1 sudah dapat dilalui usai tiga KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen anjlok.
Diketahui, KA Bangunkarta (KA 161) rute Jombang-Pasarsenen, anjlok di Stasiun Bumiayu, Kabupaten Brebes, pada Senin, 6 April 2026, sekitar pukul 14.15 WIB.
Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, jalur hulu di emplasemen Stasiun Bumiayu, kilometer 312+1, saat ini sudah dapat dilalui oleh kereta api pada pukul 04.40 WIB, dengan batas kecepatan yang ditentukan,”
kata PT KAI dalam keterangan resmi di akun X miliknya, dikutip Selasa, 7 April 2026.
PT KAI juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua pelanggan karena gangguan yang terus berulang.
KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan gangguan perjalanan yang terjadi,”
tulisnya.
Sebelumnya, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, bahwa kejadian tersebut mengakibatkan waktu petak jalan di lokasi kejadian terhalang, baik jalur hulu maupun hilir tidak dapat dilalui perjalanan KA, sehingga KAI melakukan penyesuaian pola operasi.
Saat ini KAI melakukan berbagai langkah penanganan secara cepat, dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan sebagai prioritas utama,”
ujar Franoto.
Dia menambahkan, sejumlah perjalanan telah dilakukan rekayasa berupa pengalihan rute, hingga pembatalan.
PT KAI pun memastikan pelanggan yang terdampak tetap mendapatkan hak layanan sesuai ketentuan, baik melalui pengembalian bea tiket (refund) maupun penjadwalan ulang perjalanan.




