Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 9 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • BMKG
  • Banjir
  • iran
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Pakar Komunikasi Digital Soroti PP Tunas, Anak Bisa Akali Larangan Media Sosial
Nasional

Pakar Komunikasi Digital Soroti PP Tunas, Anak Bisa Akali Larangan Media Sosial

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: April 9, 2026 5:20 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Siswa mengumpulkan gadget
Siswa mengumpulkan gadget sebelum memulai kegiatan belajar di SMAN 112 Jakarta, Kembangan, Jakarta (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc)
SHARE

Pemerhati Budaya dan Komunikasi Digital, Firman Kurniawan memberi tanggapan terkait penerapan Peraturan Pemerintah (PP) No 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) sejak 28 Maret 2026.

Firman menjelaskan ada tiga poin penting dari PP Tunas, yakni larangan bagi anak di bawah umur 16 tahun untuk menggunakan media sosial, melarang platform digunakan untuk memuat konten-konten yang berbahaya bagi anak, judi online, kemudian pornografi, nilai-nilai yang buruk, dan larangan untuk memproses data anak dibawa umur.

Menurut Firman, aturan ini merupakan upaya perlindungan bagi anak masuk ke ruang digital yang sehat dan belum diizinkan menggunakan media sosial ketika mereka dibawa umur.

Sebab bila melihat perkembangan media sosial hari ini merupakan reaksi dari semakin memburuknya ekosistem media sosial terutama bagi anak-anak.

Ia pun berkaca dari waktu pandemi Covid-19, di mana semua pembelajaran dilakukan melalui daring, sehingga anak-anak sudah diajak melek untuk menggunakan teknologi digital.

Nah 6 tahun kemudian hari ini mereka umurnya 13 tahun atau 12 tahun yang artinya ketika tiba-tiba dilarang itu tentu mereka tidak akan diam saja. Artinya mereka akan ada kekosongan biasanya. Karena ngobrol sama temannya pakai media digital, kemudian mengekspresikan dirinya pakai media sosial, kemudian main pakai game Roblox, ngobrol juga pakai itu, tiba-tiba hilang,”

jelas Firman kepada owrite, Kamis, 9 April 2026.

Menurut Firman, pembatasan penggunaan media sosial pada anak tidak bisa hanya dengan peraturan pemerintah.

Karena dikhawatirkan anak-anak akan melakukan cara lain untuk tetap bisa bermain di sosial media.

Kalau diandalkan PP ini adalah upaya untuk menutup pintu depan agar anak tidak masuk ke media digital, mereka akan membuka pintu belakang dan pintu-pintu yang lain. Nah ini justru akan mempersulit bagi pemerintah untuk mengontrol, untuk mengelola apakah mereka benar-benar mengkonsumsi konten yang sehat. Nah ini yang perlu dipertimbangkan atau perlu diperhatikan,”

jelasnya.

Bisa jadi, lanjutnya, anak-anak menggunakan akun palsu, menggunakan akun kakanya, memalsukan umur, atau bahkan membeli akun dari market place.

6 tahun mereka pakai (gadget) mulai tahun 2020 itu kan juga sudah belajar macam-macam, ngobrol sama temannya termasuk ngakali akun. Klau menurut saya regulasi justru pintu terakhir. Setelah literasi, setelah pendidikan sosial atau pendidikan masyarakat, setelah paham media sosial ini cara penggunaan yang benar dan produktif, nah efek-efeknya regulasi. Kan regulasinya bukan hanya menyasar kepada orang tua dan para anak-anak, justru yang harus paling kuat itu di platform,”

paparnya.

Firman mengatakan pembatasan penggunakan media digital ini tentu mempengaruhi kreativitas anak.

Apalagi mereka kerap membuat kreativitas-kreativitas di game atau video-video lucu pakai media digital dan kemudian di-upload di media sosial mereka, sehingga tantangannya harus ada wadah penyalur kreativitas lain.

Banyak sebetulnya kemarin ada komunitas-komunitas yang menyelenggarakan anak tanpa media sosial. Nah itu diajak main di tempat terbuka, kemudian membaca buku. Nah hal yang semacam itu harus diperbanyak, jadi mulai digeser kreativitas itu bukan hanya kreativitas digital tapi juga di dunia analog,”

tuturnya.

Selain itu, menurut Firman peran orang tua juga sangat penting untuk mendukung kebijakan tersebut.

Sayangnya banyak orang tua yang tidak paham cara mengawasi anak bermain media digital seperti apa, karena tidak sedikit orang tua yang membiarkan anaknya bermain gadget agar tidak rewel.

Untuk itu, selain regulasi, pemerintah perlu membuat panduan, membuat pelatihan, pengorganisasian pendidikan masyarakat. Mulai dari umur berapa yang paling tepat anak pakai media sosial.

Media sosial ini berguna lho, merupakan medium masa depan, nanti kita akan sangat bergantung pada media digital. Tapi tetap, ada umur yang tepat, nah ini perlu dirumuskan berapa umur yang tepat mulai pakai media sosial. Kemudian per range usia, katakanlah SD, SMP, SMA, ini konten apa yang bisa dikonsumsi, dan bagaimana memastikannya, nah itu perlu ada pelatihan, ada panduannya. Jadi jangan lihat, oh media sosial ini buruk, terus dilarang seperti tadi, pasti mereka cari pintu belakang,“

tambahnya.
Tag:GadgetKomunikasi DigitalMedia SoialPeraturan PemerintahPP Tunas
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono.
Ekonomi Bisnis

Pemerintah Buka Peluang Ekspor 1,5 Juta Ton Pupuk Imbas Perang Timur Tengah

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono membuka peluang Indonesia melakukan ekspor pupuk ke sejumlah negara. Hal ini sejalan dengan terganggunya jalur distribusi internasional, khususnya di Selat Hormuz akibat perang di Timur…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read
Ilustrasi Pinjol
Hype

4 Alasan Banyak Orang Indonesia Pilih Pinjaman Online

Utang pinjaman online (pinjol) di Indonesia terus menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Februari 2026, total outstanding utang pinjol mencapai Rp100,69 triliun atau tumbuh 25,75 persen…

By
Ivan
3 Min Read
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD)
Nasional

Kasus Penyerangan Andrie Yunus Dilaporkan Ulang, TAUD Sertakan Pasal Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) kembali melaporkan kasus penyerangan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus ke Bareskrim Polri dengan dua pasal sekaligus yakni aksi terorisme dan pembunuhan berencana. Perwakilan TAUD dari…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Polda Metro Jaya rilis wajah pelaku eksekutor penyiram air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus.
Nasional

Tergesa-Gesanya TNI, Dugaan Impunitas di Balik Kasus Air Keras Andrie Yunus Menguat

Selasa, 7 April 2026, Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI telah melimpahkan berkas…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
4 jam lalu
Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Dimas Bagus Arya
Nasional

TAUD Duga Empat Prajurit TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Cuma Tumbal

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) curiga empat anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS)…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
5 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto menanti kedatangan para mantan presiden dan wakil presiden dalam silaturahmi di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta
Nasional

Mengenal Micromanagement, Gaya Kepemimpinan Prabowo hingga Bikin Menteri Pingsan

Belakangan, istilah 'micromanagement' mendadak menjadi sorotan publik setelah disinggung oleh Presiden Prabowo…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
5 jam lalu
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli
Nasional

Magang 2026 Bakal Lebih Besar, Menaker Usulkan 150.000 Peserta

Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia mengusulkan peningkatan jumlah peserta program magang tahun 2026…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up