Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 15 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • iran
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / IDAI Tidak Rekomendasikan Balita Naik Gunung Usai Kasus Hipotermia di Gunung Ungaran
Kesehatan

IDAI Tidak Rekomendasikan Balita Naik Gunung Usai Kasus Hipotermia di Gunung Ungaran

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: April 14, 2026 1:43 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Ilustrasi seorang anak bersama ibunya.
Ilustrasi seorang anak bersama ibunya (Foto: Freepik)
SHARE

Ikatan Dokter Anak Indonesia memberi tanggapan terkait berita viral balita usia 1,5 tahun yang mengalami hipotermia saat diajak mendaki Gunung Ungaran oleh orang tuanya.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp. Kardio (K), tidak merekomendasikan membawa balita naik gunung. Sebab, anak lebih mudah kehilangan panas tubuh dibanding orang dewasa.

Mereka bisa berpotensi kehujanan, basah kuyup, atau kepanasan. Apalagi usia 1,5 tahun, naik gunung dengan jarak jauh, ada potensi hujan, kemudian evakuasinya juga lama. Ini tentu hal-hal yang harus dipikirkan sebelumnya,”

ujar dr. Piprim baru-baru ini.

Dokter Piprim menambahkan, jika ingin mengajak balita ke alam, sebaiknya tidak ke gunung atau area ekstrem lainnya. Orang tua bisa memilih aktivitas hiking ringan yang mudah diakses untuk evakuasi.

Cuacanya juga harus diperhitungkan dengan baik, jangan sampai panas ekstrem atau hujan lebat. Selain itu, perlu diperhatikan pakaian yang dipakai anak. Sebaiknya menggunakan beberapa lapis, dengan lapisan luar yang tahan air. Hal-hal seperti ini harus dipersiapkan,”

jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Unit Kerja Koordinasi Emergensi dan Terapi Intensif Anak IDAI, Yogi Prawira, Sp.A, Subs. ETIA (K), mengatakan pada prinsipnya anak bukanlah “dewasa kecil”, sehingga orang tua tidak bisa berasumsi bahwa daya tahan tubuhnya sama.

Apalagi kalau membawa anak naik gunung, anak sangat mudah kehilangan cairan juga,”

ucapnya.

Dokter Yogi menambahkan bahwa salah satu penyebab batita mudah mengalami hipotermia adalah pakaian yang basah akibat cuaca dalam waktu lama.

Penanganan pertama yang dapat diberikan adalah dengan membuka pakaian anak yang basah dan mengeringkan tubuhnya. Pakaian basah akan mempercepat hilangnya panas tubuh.

Apa yang bisa dilakukan? Bisa skin to skin. Dibuka bajunya, ditempelkan kulit ke kulit, lalu bagian luar diberi pakaian kering. Ada banyak teknik survival yang bisa dilakukan di alam bebas dan itu bisa dipelajari,”

jelasnya.

Usia Ideal Membawa Anak Naik Gunung

Dokter Yogi menambahkan, mengajak anak naik gunung harus mempertimbangkan usia dan kesiapan.

Namun, ia tidak menyarankan anak di bawah usia 5 tahun untuk mendaki karena masih sangat rentan.

Jadi tidak ada umur khusus sebenarnya. Tapi yang harus kita tahu, di bawah 3 tahun itu memang sangat rentan. Jadi persiapannya harus lebih matang,”

ucapnya.

Selain itu, orang tua juga diimbau untuk melatih anak secara bertahap dengan intensitas pendakian yang aman serta mudah diakses jika diperlukan evakuasi.

Seperti diketahui, belum lama ini viral di media sosial seorang balita berusia 1,5 tahun mengalami hipotermia setelah diajak mendaki Gunung Ungaran.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Puncak Bondolan, Kabupaten Semarang, dan balita itu dilaporkan langsung mendapat penanganan dari tim SAR.

Video kejadian tersebut diunggah oleh akun Instagram @kabarungaran. Dalam narasinya disebutkan bahwa balita mengalami hipotermia di lokasi pendakian yang bersuhu dingin, terutama di ketinggian.

Balita tersebut tampak dibalut aluminium foil untuk membantu menghangatkan tubuhnya.

Tag:BalitaBalita Naik GunungGunung UngaranHipotermiaIDAINaik Gunung
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular
Kesehatan

Kasus TB Tinggi, Pemerintah Percepat Eliminasi sebagai Darurat Nasional

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini menular lewat udara, terutama saat penderita batuk, bersin, atau berbicara sehingga orang lain menghirup bakteri tersebut. Kasus…

By
Syifa Fauziah
Ivan
2 Min Read
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang (kanan) bersama ayahnya H. M. Kunang (kiri) dihadirkan saat konferensi pers penahanan usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta
Hukum

‘Aparat Cokelat’ Ikut Kecipratan Rp16 Miliar Kasus Korupsi Suap Ijon Proyek Pemkab Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mendalami keterlibatan anggota polisi aktif bernama Yayat Sudrajat diduga mendapatkan fee Rp16 miliar dari kasus korupsi suap ijon proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi yang menyeret…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read
5 Pelaku Begal Petugas Damkar diamankan Polisi di hotel Jakarta Utara
Megapolitan

Lima Pelaku Begal Anggota Damkar Jakpus Diciduk Polisi

Seorang anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) inisial BMH (29) menjadi korban begal oleh sekelompok pemuda di kawasan Gambir, Jakarta Pusat pada Kamis, 2 April 2026 lalu. Sebanyak lima orang pelaku inisial…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Oli
Kesehatan

Viral Warga Makassar Minum Oli Demi Kesehatan, Epidemiolog Ungkap Risiko Mematikan di Baliknya

Epidemiolog sekaligus ahli kesehatan, Dicky Budiman memberi tanggapan terkait berita viral di…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
10 jam lalu
Seorang dokter menyiapkan vaksin campak untuk disuntikkan kepada balita di Puskesmas Ibrahim Adjie, Bandung, Jawa Barat
Kesehatan

Kemenkes Prioritaskan 290 Ribu Dosis Vaksin Campak untuk Tenaga Medis

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin perluasan indikasi vaksin…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
19 jam lalu
Ilustrasi Penyebab Kista Pada Wanita
Kesehatan

Kenali 5 Penyebab Kista Pada Wanita

Kista di rahim atau Kista ovarium adalah kantung berisi cairan atau bahan…

Ivan OWRITE
By
Ivan
5 hari lalu
Ilustrasi Imunisasi
Kesehatan

Jadwal Imunisasi Anak Menurut IDAI Agar Anak Tumbuh Optimal

Menjadi orang tua di era sekarang memang penuh tantangan. Informasi tentang kesehatan…

Ivan OWRITE
By
Ivan
6 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up