Iran kembali menutup Selat Hormuz, pada Sabtu, 17 April 2026 untuk kapal-kapal komersial. Selat Hormuz adalah jalur vital distribusi energi dunia yang kini menjadi perhatian serius.
Menurut data terbaru dari situs pelacakan MarineTraffic, yang dipantau oleh BBC Internasional, beberapa kapal telah mengubah haluan sejak media pemerintah Iran mengatakan bahwa militer di negara itu telah menutup Selat Hormuz lagi.
Satu kapal, Minerva Evropi, tampaknya terlihat berbalik arah untuk kembali ke asalnya.
Militer Iran mengatakan akan kembali menguasai Selat Hormuz,”
kata media pemerintah Iran.
Kantor Berita Fars, yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Kantor Berita Mahasiswa Iran, dan stasiun penyiaran pemerintah IRIB mengatakan bahwa selat tersebut akan kembali ke keadaan sebelumnya, dengan angkatan bersenjata mengendalikan wilayah tersebut.
Sebelumnya, beberapa kapal pengiriman sempat melintasi jalur air tersebut, tetapi tidak jelas berapa banyak lalu lintas maritim yang telah berhasil melewati jalur pelayaran penting itu.
Pernyataan militer Iran juga mengklaim bahwa AS melakukan pembajakan, dengan mengungkapkan bahwa blokade yang disebut-sebut itu sama dengan perampokan maritim.


