Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kelihatannya Main-Main Doang, Padahal Jadi Guru PAUD Gak Segampang Itu
Sefruit

Kelihatannya Main-Main Doang, Padahal Jadi Guru PAUD Gak Segampang Itu

Salsabillah IrwandaAmin Suciady
Last updated: April 28, 2026 7:34 pm
Salsabillah Irwanda
Amin Suciady
Share
SHARE

Kalau lihat kelas PAUD dari luar, kesannya mungkin seru yah. Anak-anak nyanyi, main, mewarnai, terus pulang. Kelihatannya santai, rame, dan ya… cuma jagain anak kecil aja.

Tapi begitu masuk ke dalam kelas, baru kerasa kalau jadi guru PAUD ternyata jauh lebih berat dari yang kelihatan.

Dari pagi, sebelum anak-anak datang, guru udah mulai siap-siap. Nyiapin kelas, alat belajar, sampai mental buat ngadepin berbagai mood anak yang datang pagi itu. Karena di balik kelas yang kelihatannya rame dan riuh itu, ada banyak hal yang harus ditangani dalam satu waktu bersamaan.

Ada anak yang masih nangis karena belum mau ditinggal orang tuanya. Ada yang belum siap belajar. Ada yang rebutan mainan. Ada juga yang tiba-tiba ngamuk cuma karena crayon-nya dipakai temennya.

Dan semua itu harus dihadapi sambil tetap sabar, tetap tenang, dan tetap kelihatan ceria. Di situlah tantangannya.

Jadi guru PAUD bukan cuma soal ngajarin anak mewarnai atau nyanyi bareng. Tapi juga soal nemenin mereka belajar kenal emosi, belajar antri, belajar ngomong baik, belajar sabar, sampai belajar gimana caranya ada di lingkungan sosial untuk pertama kalinya.

Hal-hal kecil yang buat orang dewasa kelihatan sepele, buat anak usia dini itu bagian penting dari proses tumbuh.

Makanya, di kelas PAUD, rebutan mainan itu termasuk momen belajar gantian. Anak nangis bukan cuma drama pag, itu bagian dari proses adaptasi. Anak lari-larian di kelas bukan sekadar aktif, itu energi yang lagi diarahkan pelan-pelan.

Dan buat guru, semuanya harus dibaca, dipahami, lalu direspons dengan cara yang tepat.

Capek? Jelas banget.

Ngajar anak usia dini itu bukan capek fisik doang, tapi juga capek mental. Karena guru dituntut tetap sabar bahkan saat energi sendiri udah habis. Tetap lembut meski kepala lagi penuh. Tetap senyum walau mungkin lagi banyak urusan di rumah.

Di depan anak-anak, guru dituntut buat tetap jadi tempat yang aman. Makanya gak heran kalau banyak guru PAUD bilang tantangan terbesarnya bukan ngajarin anak, tapi menjaga diri sendiri tetap tenang di tengah kelas yang gak pernah benar-benar tenang.

Tapi justru di situ letak hebatnya.

Karena di tengah kelas yang rame, noisy, dan kadang bikin kewalahan, guru PAUD tetap jalan pelan-pelan nemenin anak belajar. Bukan cuma belajar huruf atau angka, tapi belajar tumbuh.

Dan mungkin itu yang sering luput dilihat.

Bahwa jadi guru PAUD bukan soal “main sama anak kecil” seharian.

Tapi soal sabar yang dipakai terus-menerus. Soal tenaga yang gak sedikit. Soal emosi yang harus stabil. Dan soal hadir penuh, bahkan di hari-hari ketika diri sendiri juga lagi capek.

Kelihatannya sederhana yah, tapi justru itu yang bikin gak mudah.

Karena di usia ketika anak baru mulai kenal dunia, guru PAUD jadi salah satu orang pertama yang bantu mereka memahami cara dunia bekerja, dengan pelan, sabar, dan gak bisa asal.

Kalau selama ini kerja guru PAUD kelihatannya sederhana, mungkin memang karena mereka udah terlalu terbiasa bikin hal yang berat terlihat ringan. Padahal di balik kelas yang rame dan penuh warna, ada sabar yang terus dipakai, tenaga yang gak sedikit, dan peran besar yang sering luput dilihat.

Tonton cerita lengkapnya di sini:

 

Tag:AnakAnak Belajarguru
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya (kedua kiri) bersama Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (kanan) mengendarai sepeda motor listrik saat bersiap untuk sidak pelaksanaan Work From Home (WFH) di Balaikota Bogor, Jawa Barat
Ekonomi Bisnis

Menperin soal Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta: Masih Pembahasan Teknis

Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, pemerintah masih membahas kelanjutan program motor listrik, termasuk besaran insentif dan skema penyaluran. Agus mengatakan, kebijakan itu saat ini masih dalam pembahasan di…

By
Anisa Aulia
Ivan
2 Min Read
Sefruit

Gak Ada yang Nyangka, Gejala Ringan Ini Ternyata Jadi Awal Kanker Anak

Berawal dari gejala ringan yang terlihat sepele, kisah Umi dan Lira jadi pengingat bahwa tanda kecil pada anak nggak selalu sesederhana kelihatannya. Dari mata bengkak hingga vonis kanker, ini cerita…

By
Salsabillah Irwanda
Amin Suciady
4 Min Read
Sefruit

Naik KRL Biar Tetap Aman, Jangan Anggap Sepele Hal-Hal Kecil Ini

Naik KRL udah jadi rutinitas harian banyak orang, tapi justru karena terlalu sering dijalanin, hal-hal kecil soal keselamatan sering mulai disepelein. Padahal di tengah padatnya peron, buru-buru ngejar kereta, dan…

By
Salsabillah Irwanda
Amin Suciady
4 Min Read

BERITA LAINNYA

Sefruit

Cuaca Belakangan Ini Panas Banget, Kamu Ngerasa Juga Gak?

Panas belakangan ini terasa makin ekstrem dan ternyata bukan cuma perasaan. BMKG…

Salsabillah IrwandaSyifa Fauziah
By
Salsabillah Irwanda
Syifa Fauziah
1 hari lalu
Sefruit

Pacar Kamu Pisces? Jangan Pernah Lakuin Ini!

Pisces dikenal sebagai zodiak yang sensitif dan penuh perasaan. Dalam hubungan, ada…

Salsabillah IrwandaAmin Suciady
By
Salsabillah Irwanda
Amin Suciady
4 hari lalu
Sefruit

Outfit yang Wajib Dihindari Saat ke Hammersonic 2026!

Ke Hammersonic bukan cuma soal gaya, tapi juga soal kenyamanan. Salah outfit…

Salsabillah IrwandaAmin Suciady
By
Salsabillah Irwanda
Amin Suciady
4 hari lalu
Sefruit

Emang Kenapa Sih Gen Z Lebih Milih Kerja di Agensi?

Fenomena Gen Z yang lebih memilih kerja di agensi dibanding pekerjaan konvensional…

Salsabillah IrwandaAmin Suciady
By
Salsabillah Irwanda
Amin Suciady
5 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up