Presiden Prabowo Subianto mengatakan negara akan menerima setoran uang senilai puluhan triliun rupiah pada bulan depan. Uang tersebut, kata dia, berasal dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri penyerahan denda administratif Rp10 triliun dan lahan kawasan hutan di Kompleks Kejaksaan Agung, Rabu, 13 Mei 2026.
Kalau bulan depan benar yang masuk Rp10 triliun lagi dari satgas, plus Rp39 triliun dari PPATK, berarti Rp49 triliun,”
ucap Prabowo dalam sambutannya.
Dana Akan Dipakai Renovasi Puskesmas dan Sekolah

Kepala negara mengatakan uang tersebut salah satunya akan didistribusikan untuk renovasi puskesmas di berbagai wilayah Indonesia.
Prabowo mengaku telah berkeliling ke daerah-daerah terpencil dan menerima laporan bahwa sekitar 10 ribu puskesmas belum pernah mendapatkan renovasi sejak era Presiden Soeharto. Menurut dia, biaya renovasi satu puskesmas diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Jadi kita butuh kurang lebih Rp20 triliun. Saudara-saudara, artinya kita bisa selesaikan 5 ribu puskesmas dengan Rp10 triliun,”
ujarnya.
Target Perbaikan 100 Ribu Sekolah per Tahun
Tak hanya puskesmas, sejumlah sekolah juga ditargetkan mendapatkan renovasi dalam beberapa tahun ke depan.
Prabowo menyebut pemerintah telah memperbaiki 17 ribu sekolah melalui anggaran APBN tahun lalu, lalu menargetkan perbaikan 70 ribu sekolah pada tahun ini.
Tahun depan kita akan perbaiki 100 ribu sekolah, tahun depannya lagi 100 ribu. Dan tahun depannya lagi kita selesaikan semua madrasah, semuanya kita perbaiki dengan uang-uang yang kalau tidak kita selamatkan, uang tersebut akan hilang dimakan koruptor dan para maling perampok tersebut,”
tandas Prabowo.

