Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 13 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • Sepak Bola
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / (Part II) Kala Beton Hayam Wuruk Menyimpan Bangkai Deposit: Invasi Sindikat Judol Asing Menggurita di Jantung Ibu Kota
Nasional

(Part II) Kala Beton Hayam Wuruk Menyimpan Bangkai Deposit: Invasi Sindikat Judol Asing Menggurita di Jantung Ibu Kota

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
Last updated: Mei 13, 2026 4:25 pm
Adi Briantika
Amin Suciady
Share
Gambar ilustrasi jaringan judi online (judol) internasional invasi ke Indonesia
Gambar ilustrasi jaringan judi online (judol) internasional invasi ke Indonesia (Gambar dibuat oleh AI)
SHARE

Apresiasi 

Bambang Rukminto, pengamat kepolisian dari ISESS, turut mengapresiasi Polri. Dia pun mengingatkan publik bahwa di era siber saat ini, operasi judol lintas negara mengakibatkan aparat penegak hukum sulit bertindak karena beda wilayah yurisdiksi. 

Daftar isi Konten
  • Apresiasi 
  • Cuan Masif 
  • Eksploitasi Anonimitas 

Itu tidak bisa menjadi alasan pemberantasan judol hanya insidental, berkala, dan hanya menyasar pada pelaku atau menutup situs. Situs judol masih terus tumbuh. Judol adalah kejahatan keuangan, jadi pendekatannya juga harus lebih substantif menyangkut transaksi keuangan,” 

kata Bambang kepada owrite.id.

Penegakan hukum harus berubah total, bukan sekadar menangkap operator lapangan, tetapi memutus ekosistemnya. Kuncinya follow the money—bekukan rekening, bongkar nominee, telusuri payment gateway, aset properti, perusahaan cangkang, dan pihak yang melindungi jaringan.

Jika hanya menangkap pekerja teknis tanpa menghancurkan jalur finansial dan aktor pelindungnya, maka penggerebekan besar hanya jadi tontonan periodik, sementara bisnis judi terus hidup dan beregenerasi. 

Pelibatan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam pemberantasan judol adalah keniscayaan. Selain itu, hal tak kalah penting ialah transparansi pengungkapan aktor maupun pemilik rekening penampung, termasuk indikasi pencucian uang. 

Tanpa ada transparansi, pengungkapan kasus hanya akan dilihat sebagai seremonial saja. Agar tak memunculkan persepsi seperti itu, Satgas Judol yang dibentuk (kalau masih ada) seharusnya menyampaikan laporan publik secara periodik maksimal 3 bulan sekali,”

ujar Bambang. 

Tak hanya itu, pelibatan Kementerian Imigrasi juga sangat penting bila mengetahui pelaku juga banyak yang merupakan warga negara asing. 

Bareskrim Gulung Sindikat Judol Hayam Wuruk, DPR: Indonesia Jangan Jadi Basis Kejahatan Digital!

Cuan Masif 

PPATK mencatat perputaran uang hasil deposit judi judol tembus hingga Rp40,3 triliun selama kuartal I-2026. Data tersebut berdasarkan 12 hasil analisis yang dilakukan oleh PPATK. Hal ini juga berkaitan dengan kasus Hayam Wuruk. 

Berdasarkan analisis PPATK, data kuartal I-2026 menunjukkan bahwa nilai deposit perjudian online mencapai Rp10,6 triliun dengan perputaran mencapai Rp40,3 triliun,”

ujar Kepala PPATK Ivan Yustiavandana kepada owrite.

Perihal jaringan internasional yang melibatkan ratusan warga negara asing, Ivan menduga korban didominasi berasal dari warga negara yang asalnya serupa dengan pelaku. Selain itu, publik Indonesia juga tidak menutup kemungkinan turut menjadi korban

Rekening milik salah satu warga negara Indonesia yang terlibat dalam komplotan ini pun kini telah dibekukan. Sementara rekening lainnya, PPTAK tengah berkoordinasi dengan Financial Intelligence Unit (FIU). 

Rekening yang ada di Indonesia sudah kami bekukan. Mayoritas rekening ada di luar negeri dan kami sudah kerjasama dengan FIU negara setempat,”

ucap Ivan.

Eksploitasi Anonimitas 

Penggerebekan ini menjadi bukti kejahatan terorganisasi mengeksploitasi anonimitas di ruang urban modern. Sindikat ini berevolusi dan mengemas aktivitas ilegal terlihat seperti entitas bisnis resmi dan profesional. 

Dosen Studi Sosiologi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rakhmat Hidayat, berpendapat kejahatan yang terorganisasi berkarakteristik rapi dan canggih, tidak lagi beroperasi layaknya kejahatan jalanan. 

Mereka memanfaatkan fasilitas modern seperti gedung perkantoran, hotel, bahkan resor sekalipun. Kamuflase ini menciptakan anonimitas di tengah masyarakat, yakni publik tidak sadar ada kegiatan kriminal di sekitar mereka karena komplotan mengelola operasi dengan sangat tertata. 

Meskipun dia terkelola dengan baik, anonimitas berlangsung, ‘bangkai’ kejahatan lama-lama tercium juga. Ini ada sesuatu, yang meskipun kejahatan terorganisasi tapi kalau dilihat dari segi kuantitatif dia tidak 100 persen terorganisasi. Ada celah-celah yang mungkin 1-3 persen misalnya, yang menyebabkan penggerebekan itu,”

kata Rakhmat kepada owrite.id. 

Celah tersebut bisa saja berasal dari pihak eksternal atau pihak internal yang terlibat membocorkan. Pihak “persen minoritas” itu tidak masuk ke dalam lingkaran utama dari kejahatan terorganisasi tersebut, maka terjadilah penggerebekan.

Upaya hukum dinilai tak cukup bila tidak diimbangi dengan pendekatan sosiologis. Rakhmat menekankan langkah simultan kepolisian dan pemerintah. Aparat dituntut untuk tetap meningkatkan profesionalisme dan kecanggihan memetakan pergerakan sindikat kelas kakap, sementara pemerintah haram mengabaikan pendekatan sosial seperti edukasi kepada masyarakat. 

Bila ekosistem ekonomi ilegal seperti judol terus dibiarkan melebur dalam aktivitas ekonomi formal, dampaknya terhadap tatanan masyarakat bakal sangat destruktif secara ekonomi dan non ekonomi. 

Sindikat Judol Hayam Wuruk: Anonimitas Gedung dan Kejahatan Terorganisasi Berkedok Bisnis

Contoh dampak yakni judol menciptakan siklus adiksi. Ketika kalah, pemain akan eksploitasi ekonominya sendiri dengan cara berutang. Sehingga ujungnya mereka akan lari ke pinjol. Bila ini masif terjadi, maka masyarakat bakal terseret jatuh ke jurang kemiskinan personal hingga kemiskinan struktural akut. 

Dampak lain yaitu secara sosiologis judol merusak cara pandang publik. Mereka tergiur oleh budaya instan dan jalan pintas untuk mendapatkan kekayaan tanpa perlu bekerja keras atau berpendidikan tinggi. 

Masyarakat akan lemah dan rapuh dalam nilai dan norma. Karena merasa tidak perlu pendidikan, keluarga, religiositas. Judol ini antitesis dari nilai agama, nilai sosial, nilai masyarakat. Dalam jangka panjang berikutnya, masyarakat akan tercerabut dari nilai-nilai tersebut dan itu menjadi masalah yang sangat besar bagi sistem sosial Indonesia,”

terang Rakhmat. 
Tag:indonesiaJakartajudi onlinejudolKambojaSpill
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Update Kasus Ijazah Palsu: Polisi Segera Rilis Keputusan Kelengkapan Perkara Roy Suryo cs
By Rahmat
Roy Suryo Notodiprojo memberikan keterangan kepada wartawan usai sidang uji materi pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Senin (23/2/2026).
1
Viral Pembubaran Nobar Film “Pesta Babi”, DPR Bakal Panggil Pihak Terkait
By Hadi Febriansyah
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna ke-18 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
2
Harga Emas Antam Melemah pada Rabu, 13 Mei 2026, Buyback Ikut Anjlok
By Syifa Fauziah
Pramuniaga menunjukkan emas Atntambatangan
3
Ramai Soal Larangan Fotokopi e-KTP, Begini Penjelasan Dukcapil
By Ani Ratnasari
Fotokopi e-KTP
4
Pamer Depan Presiden: Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun dan Jutaan Hektare Lahan Sawit ke Negara
By Rahmat
Penampakan uang Rp 10 triliun hasil penagihan denda administratif oleh Satgas PKH.
5

BERITA LAINNYA

Presiden Prabowo Subianto menyapa tamu undangan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang Rp10,27 triliun ke kas negara dari hasil pengaihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp3,42 triliun, hasil pajak PBB dan non PBB hasil pengawasan Satgas PKH senilai Rp6,84 triliun serta 2,37 juta hektare lahan kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali oleh negara.
Nasional

Sindir Koruptor Kabur, Prabowo Beberkan Rp39 Triliun Aset Kriminal Tertinggal di Bank

Presiden Prabowo mengungkap temuan aset "tak bertuan" senilai Rp39 triliun di rekening…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
1 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada kegiatan penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan uang Rp10,27 triliun ke kas negara dari hasil pengaihan denda administratif di bidang kehutanan senilai Rp3,42 triliun, hasil pajak PBB dan non PBB hasil pengawasan Satgas PKH senilai Rp6,84 triliun serta 2,37 juta hektare lahan kawasan hutan yang telah berhasil dikuasai kembali ke negara.
Nasional

Prabowo Sebut ‘Bandit’ Tak Suka Satgas PKH: Bukan Cari Popularitas, Ini Masalah Survival Rakyat

Presiden Prabowo Subianto mengatakan banyak 'bandit' yang tidak suka dengan Satuan Tugas…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
1 jam lalu
Presiden Prabowo Subianto
Nasional

Prabowo Klaim Juni 2026 Negara Akan Terima Setoran Rp49 Triliun, Uang Apa?

Presiden Prabowo Subianto mengatakan negara akan menerima setoran uang senilai puluhan triliun…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat
Dusep
2 jam lalu
Gambar ilustrasi jaringan judi online (judol) internasional invasi ke Indonesia
Nasional

(Part I) Kala Beton Hayam Wuruk Menyimpan Bangkai Deposit: Invasi Sindikat Judol Asing Menggurita di Jantung Ibu Kota

Di balik deret gedung perkantoran yang sibuk di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta…

owrite-adi-briantikaAmin Suciady
By
Adi Briantika
Amin Suciady
2 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up