Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 15 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • iran
  • Spill
  • Sepak Bola
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Rupiah ‘Keok’ ke Level Rp17.600 per Dolar AS, Ekonom Minta BI Tak Kerek Suku Bunga
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Keok’ ke Level Rp17.600 per Dolar AS, Ekonom Minta BI Tak Kerek Suku Bunga

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 15, 2026 3:32 pm
Anisa Aulia
Dusep
Share
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
SHARE

Nilai tukar rupiah akhir-akhir ini mengalami pelemahan, dan telah menyentuh level terdalam di Rp17.614 per dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan rupiah menjadi mata uang terlemah kedua di Asia sepanjang 2026.

Daftar isi Konten
  • Investor Asing Jenuh
  • Jurus Biar Rupiah Menguat

Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto meminta, agar Bank Indonesia (BI) tidak menaikkan BI Rate atau suku bunga acuan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Ia menilai bila langkah itu ditempuh, maka bisa mengganggu momentum pertumbuhan ekonomi.

Kita sih tidak menyarankan BI Rate naik, karena momentum pertumbuhan ekonomi kita bisa terganggu gara-gara BI Rate naik. Karena caranya untuk menurunkan posisi dolar lebih lemah terhadap rupiah, atau memperkuat rupiah jangan hanya dari sisi BI Rate,”

ujar Myrdal saat dihubungi Owrite.id Jumat, 15 Mei 2026.

Myrdal menilai, bila otoritas moneter menaikkan BI Rate, maka akan memberikan dampak terhadap kenaikan biaya utang.

Kita jangan sampai mengalami kenaikan biaya utang, pada akhirnya kalau BI Rate naik penyesuaian turunnya agak repot lagi,”

tuturnya.

Investor Asing Jenuh

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Kamis (23/4/2026) melemah 106 poin atau 0,62 persen menjadi Rp17.287 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.181 per dolar AS, dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia akibat perang AS dan Iran.
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Antara Foto/Darryl Ramadhan)

Myrdal berharap, nilai tukar rupiah tidak naik melebihi level Rp17.600 per dolar AS. Sebab, ia menilai bank sentral memiliki kapasitas untuk mendorong rupiah lebih kuat dari saat ini.

Menurutnya, saat ini investor asing sudah mengalami titik jenuh untuk keluar dari RI. Hal ini tercermin dari kondisi Jumat, 8 Mei 2026 yang mencatatkan inflow sebesar US$658 juta.

Investor asing itu sebenarnya sudah mengalami titik jenuh untuk keluar, jadi mereka sebenarnya kalau kondisi globalnya ada perbaikan sedikit aja mereka langsung masuk ke kita. Ini dibuktikan pada hari Jumat pekan lalu investor asing itu masuk ke pasar saham itu ada posisi net beli selama satu hari pada hari Jumat pekan lalu itu sekitar US$658 juta dalam satu hari,”

jelasnya.

Kemudian di pasar surat utang negara, kepemilikan asing dari sebelumnya sempat turun ke sekitar Rp848 triliun, saat ini sudah mencapai Rp860 triliun.

Jadi kalau misalkan yield-nya sudah menyentuh level 6,9 persen untuk yang tenor 10 tahun ya investor asing itu sudah kelihatan banyak yang masuk. Jadi ya kita harapkan sih rupiah itu Rp17.600 itu jangan sampai lebih lah,”

tuturnya.

Jurus Biar Rupiah Menguat

Myrdal menuturkan, ada sejumlah langkah yang bisa ditempuh Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan nilai tukar rupiah salah satunya dengan intervensi forex domestik. 

Dari sisi BI kan tadi kan intervensi ya di pasar forex domestik dengan terus memberikan suplai forex, cadangan devisa kita kan US$146,2 miliar. Taruh lah potensi outflow dari pasar keuangan, misalkan net-nya itu US$4 miliar ya harusnya cukup,”

terangnya.

Dari sisi pemerintah, disarankan agar mendorong ekspor agar tetap sasaran, memperbanyak ekspor produk hilirisasi, dan mendorong sektor pariwisata. 

Posisi rupiah kita semakin lemah begini, pasti dolar yang mereka miliki atau mata uang yang mereka miliki juga bisa lebih banyak itu membeli barang-barang di Indonesia. Jadi ya bisa itu dorong pariwisata kita supaya rupiah kita tidak rapuh,”

imbuhnya.
Tag:Bank IndonesiaBI rateCadangan DevisadolarNilai TukarRupiahSuku Bunga
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Viral! Anggota DPRD Jember Diduga Main Game dan Merokok saat Rapat, Tuai Sorotan Warganet
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Achmad Syahri As Siddiqi
1
Rupiah Amblas Lagi ke Rp17.614 per Dolar AS dan Cetak Rekor, Ini Biang Keroknya
By Anisa Aulia
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
2
Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?
By Anisa Aulia
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
3
Trump Bongkar Obrolan Rahasia dengan Xi Jinping Soal Iran
By Iren Natania
Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
4
Trump Klaim China Sepakat Beli Minyak AS, Harga Minyak Terbang ke US$107,30 per Barel
By Anisa Aulia
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
5

BERITA LAINNYA

Konglomerat Prajogo Pangestu. (Sumber: Barito Pasific)
Ekonomi Bisnis

Prajogo Pangestu Lepas 1 Miliar Saham CUAN, Biar Apa?

Konglomerat RI Prajogo Pangestu kembali melepas saham miliknya di PT Petrindo Jaya…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Pengeboran Onshore Milik Pertamina. (Sumber: Dok. PHE)
Ekonomi Bisnis

Lampaui Efisiensi, PHE Berhasil Hemat Anggaran Rp11 Triliun Lebih pada 2025

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mencatat realisasi efisiensi biaya (cost optimization) sebesar…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
2 jam lalu
Karyawan memperlihatkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
Ekonomi Bisnis

Amblas ke Rp17.614 per Dolar AS, Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terlemah di Dunia?

Nilai tukar rupiah terus menunjukkan pelemahan, dan menempatkannya sebagai salah satu mata…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
Pengeboran Minyak Lepas Pantai Hasbah terletak sekitar 150 km di timur laut Kota Industri Jubail di Teluk Arab.
Ekonomi Bisnis

Trump Klaim China Sepakat Beli Minyak AS, Harga Minyak Terbang ke US$107,30 per Barel

Harga minyak dunia naik pada Jumat, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
7 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up