Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 30 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Ekonomi Bisnis / Rupiah ‘Keok’ ke Level Rp17.600 per Dolar AS, Ekonom Minta BI Tak Kerek Suku Bunga
Ekonomi Bisnis

Rupiah ‘Keok’ ke Level Rp17.600 per Dolar AS, Ekonom Minta BI Tak Kerek Suku Bunga

Nisa-OWRITEdusep-malik
Last updated: Mei 15, 2026 3:32 pm
By
Anisa Aulia
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro...
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Sumber: Antara Foto/Darryl Ramadhan/kye)
SHARE

Nilai tukar rupiah akhir-akhir ini mengalami pelemahan, dan telah menyentuh level terdalam di Rp17.614 per dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan rupiah menjadi mata uang terlemah kedua di Asia sepanjang 2026.

Daftar isi Konten
  • Investor Asing Jenuh
  • Jurus Biar Rupiah Menguat

Global Markets Economist Maybank Indonesia, Myrdal Gunarto meminta, agar Bank Indonesia (BI) tidak menaikkan BI Rate atau suku bunga acuan untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Ia menilai bila langkah itu ditempuh, maka bisa mengganggu momentum pertumbuhan ekonomi.

Kita sih tidak menyarankan BI Rate naik, karena momentum pertumbuhan ekonomi kita bisa terganggu gara-gara BI Rate naik. Karena caranya untuk menurunkan posisi dolar lebih lemah terhadap rupiah, atau memperkuat rupiah jangan hanya dari sisi BI Rate,”

ujar Myrdal saat dihubungi Owrite.id Jumat, 15 Mei 2026.

Myrdal menilai, bila otoritas moneter menaikkan BI Rate, maka akan memberikan dampak terhadap kenaikan biaya utang.

Kita jangan sampai mengalami kenaikan biaya utang, pada akhirnya kalau BI Rate naik penyesuaian turunnya agak repot lagi,”

tuturnya.

Investor Asing Jenuh

Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta, Kamis (23/4/2026). Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan Kamis (23/4/2026) melemah 106 poin atau 0,62 persen menjadi Rp17.287 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.181 per dolar AS, dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia akibat perang AS dan Iran.
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta. (Antara Foto/Darryl Ramadhan)

Myrdal berharap, nilai tukar rupiah tidak naik melebihi level Rp17.600 per dolar AS. Sebab, ia menilai bank sentral memiliki kapasitas untuk mendorong rupiah lebih kuat dari saat ini.

Menurutnya, saat ini investor asing sudah mengalami titik jenuh untuk keluar dari RI. Hal ini tercermin dari kondisi Jumat, 8 Mei 2026 yang mencatatkan inflow sebesar US$658 juta.

Investor asing itu sebenarnya sudah mengalami titik jenuh untuk keluar, jadi mereka sebenarnya kalau kondisi globalnya ada perbaikan sedikit aja mereka langsung masuk ke kita. Ini dibuktikan pada hari Jumat pekan lalu investor asing itu masuk ke pasar saham itu ada posisi net beli selama satu hari pada hari Jumat pekan lalu itu sekitar US$658 juta dalam satu hari,”

jelasnya.

Kemudian di pasar surat utang negara, kepemilikan asing dari sebelumnya sempat turun ke sekitar Rp848 triliun, saat ini sudah mencapai Rp860 triliun.

Jadi kalau misalkan yield-nya sudah menyentuh level 6,9 persen untuk yang tenor 10 tahun ya investor asing itu sudah kelihatan banyak yang masuk. Jadi ya kita harapkan sih rupiah itu Rp17.600 itu jangan sampai lebih lah,”

tuturnya.

Jurus Biar Rupiah Menguat

Myrdal menuturkan, ada sejumlah langkah yang bisa ditempuh Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan nilai tukar rupiah salah satunya dengan intervensi forex domestik. 

Dari sisi BI kan tadi kan intervensi ya di pasar forex domestik dengan terus memberikan suplai forex, cadangan devisa kita kan US$146,2 miliar. Taruh lah potensi outflow dari pasar keuangan, misalkan net-nya itu US$4 miliar ya harusnya cukup,”

terangnya.

Dari sisi pemerintah, disarankan agar mendorong ekspor agar tetap sasaran, memperbanyak ekspor produk hilirisasi, dan mendorong sektor pariwisata. 

Posisi rupiah kita semakin lemah begini, pasti dolar yang mereka miliki atau mata uang yang mereka miliki juga bisa lebih banyak itu membeli barang-barang di Indonesia. Jadi ya bisa itu dorong pariwisata kita supaya rupiah kita tidak rapuh,”

imbuhnya.
Tag:Bank IndonesiaBI rateCadangan DevisadolarNilai TukarRupiahSuku Bunga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi bisnis, dengan fokus isu ekonomi makro serta berbagai kebijakan ekonomi yang memengaruhi dunia usaha dan perekonomian Indonesia.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Comeback Gila Brasil! Jepang Dipukul KO Lewat Gol Telat Martinelli, Tiket 16 Besar Aman
By Hadi Febriansyah
Gabirel Martineli jadi pembeda Brasil lawan Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026 (Foto: Dok. FIFA)
1
VAR, Penalti, dan Air Mata! Jerman Tumbang Dramatis, Paraguay Melaju ke 16 Besar
By Hadi Febriansyah
Laga Jerman vs Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026.
2
Jelang Putusan: 177 Hari Berkutat di Sidang Chromebook, Nadiem Makarim Sentil Sistem Hukum Nasional
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim selesai membacakan duplik saat sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
3
Latsarmil Manajer Kopdes Sedot Rp30 Juta per Peserta, DPR: Negara Harusnya Bisa Hemat Triliunan
By Rika Pangesti
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
4
Ketok Palu Nasib Nadiem Makarim Hari Ini, PN Jakpus Dijaga Ketat Polisi Biar Gak Jebol
By Rahmat Baihaqi
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim bersiap mengikuti jalannya sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

BPJS Ketenagakerjaan
Ekonomi Bisnis

Kabar Baik! Kemenkeu Ungkap 1,6 Juta Pensiunan Dapet Pembebasan Pencairan JHT

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan pemerintah memberikan fasilitas tarif Pajak Penghasilan (PPh) Final…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
21 menit lalu
Driver Ojol Maxim Bike. (Sumber: Maxim)
Ekonomi Bisnis

Mulai 1 Juli 2026, Maxim Bike Berlakukan Potongan Aplikasi Jadi 8 Persen

Maxim Indonesia memberlakukan komisi aplikasi sebesar 8 persen mulai 1 Juli 2026,…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
2 jam lalu
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.
Ekonomi Bisnis

Bahlil Pilih ‘Ikat Pinggang’, Harga Gas HGBT Industri Ditahan Demi Cegah PHK

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak akan menaikkan Harga…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
3 jam lalu
Gedung BRI. (Sumber: BRI)
Ekonomi Bisnis

BRI Pastikan Tambahan SAL Rp100 Triliun Tak Dibagi Sembarangan, UMKM Jadi Prioritas

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk buka suara terkait rencana tambahan dana…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep Malik
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up