Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 19 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • iran
  • Spill
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai Darurat Kesehatan
Internasional

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai Darurat Kesehatan

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Mei 18, 2026 10:20 am
Ani Ratnasari
Ivan
Share
Tim Kesehatan menangani wabah Ebola
Tim Kesehatan menangani wabah Ebola (Foto: X/ @dianitanoticiales)
SHARE

World Health Organization (WHO) resmi menetapkan wabah Ebola di Democratic Republic of The Congo (DRC) dan Uganda sebagai darurat kesehatan internasional.

Daftar isi Konten
  • Perbatasan Kongo dan Uganda
  • Positif Ebola
  • Perketat Pemeriksaan Kesehatan

Sampai pertengahan Mei 2026, wabah ini tercatat sudah menyebabkan sekitar 80 orang meninggal dunia.

Dilansir dari Reuters, wabah kali ini disebabkan oleh virus Bundibugyo, salah satu jenis virus Ebola yang cukup jarang muncul jika dibandingkan dengan strain Zaire.

Perbatasan Kongo dan Uganda

Meskipun belum memenuhi kriteria pandemi global, WHO menilai ada risiko penyebaran lintas negara di kawasan Afrika Tengah, terutama karena banyak warga yang keluar masuk wilayah perbatasan Kongo dan Uganda.

Pusat wabah ini terjadi di Provinsi Ituri, Kongo timur, seperti di Bunia, Rwampara, dan Mongbwalu.

Otoritas kesehatan melaporkan ratusan kasus suspek dengan belasan kasus telah terkonfirmasi di laboratorium. Selain itu, satu kasus juga dilaporkan muncul di Kota Goma.

Positif Ebola

Di Uganda, dua orang yang baru pulang dari Kongo juga dinyatakan positif Ebola, dan satu diantaranya meninggal dunia.

Saat ini WHO menyebut belum ada indikasi penyebaran di Uganda, namun pengawasan tetap diperketat karena mobilitas lintas batas yang tinggi.

Virus Bundibugyo menjadi perhatian serius, karena hingga kini belum ada vaksin khusus maupun terapi khusus yang efektif untuk mengobati virus ini.

Berbeda dengan jenis Ebola lain yang sudah punya vaksin, pasien Bundibugyo saat ini hanya bisa mendapat perawatan untuk menjaga kondisi tubuh dan meningkatkan peluang bertahan hidup.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), virus ini bisa menyebabkan gejala berat seperti demam tinggi, sakit kepala, muntah, diare, tubuh lemas, sampai perdarahan. Tingkat kematiannya juga cukup tinggi, bisa mencapai 50 persen.

Perketat Pemeriksaan Kesehatan

WHO meminta negara-negara di kawasan Afrika untuk memperketat pemeriksaan kesehatan di perbatasan dan segera mengisolasi pasien yang terinfeksi.

Orang yang sempat kontak dengan pasien Ebola juga diminta tidak bepergian dulu selama 21 hari.

Meski demikian, WHO juga mengingatkan negara lain agar tidak menutup perbatasan secara total karena dikhawatirkan akan memicu jalur penyebaran ilegal yang sulit dipantau.

Selain itu, hutan tropis lebat di Kongo disebut menjadi reservoir alami virus Ebola, sehingga potensi munculnya wabah baru tetap ada.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat melalui CDC ikut meningkatkan kewaspadaan. CDC sudah mengaktifkan pusat tanggap darurat dan mengirim tambahan petugas ke Kongo dan Uganda.

Ada juga laporan beberapa warga Amerika diduga terpapar virus, meski sampai sekarang belum ada kasus Ebola yang dikonfirmasi di AS.

Tag:Darurat Kesehatan InternasionalKongoUgandaWabah EbolaWHO
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Pelemahan Rupiah Belum Berhenti dan Cetak Sejarah Lagi, Pagi Ini Rp17.706 per Dolar AS
By Anisa Aulia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
1
Gegara Perang di Timur Tengah, Harga Minyak RI April 2026 Tembus US$117 per Barel
By Iren Natania
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
2
Defisit APBN Terancam Lewati 3 Persen, Krisis Fiskal dan Lanjutannya Mengintai RI
By Anisa Aulia
Ilustrasi Uang Rupiah.
3
Mimpi Gigi Copot, Benarkah Pertanda Buruk?
By Ossid Duha Jussas Salma
Mimpi gigi copot
4
IHSG Ditutup Merosot 3,46 Persen, Asing Jual Saham-saham Ini
By Anisa Aulia
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). IHSG pada Jumat (24/4) ditutup melemah 249,12 poin atau 3,38 persen ke posisi 7.129,49, sementara indeks LQ45 turun 25,12 poin atau 3,51 persen ke posisi 690,76.
5

BERITA LAINNYA

Gambar ilustrasi senjata api pistol meletus
Internasional

Penembakan Brutal Terjadi di Masjid Terbesar San Diego, 3 Orang Tewas

Penembakan brutal terjadi di sebuah masjid di lingkungan Clairemonth, San Diego, California,…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
8 jam lalu
Menteri Kehakiman Polandia, Zbigniew Ziobro
Internasional

AS Diduga Bantu Eks Menteri Polandia yang Tersandung Kasus Hukum Kabur ke Amerika

Pemerintah Amerika Serikat (AS) diduga membantu mantan Menteri Kehakiman Polandia, Zbigniew Ziobro…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
8 jam lalu
Kapal Global Sumud yang memulai pelayaran dari Barcelona, Spanyol, 12 April 2026.
Internasional

Ini Daftar 9 WNI yang Berlayar dalam Misi Global Sumud Flotilla 2026 ke Gaza

Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengumumkan sembilan warga negara Indonesia yang tergabung…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
13 jam lalu
Relawan yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) bersama aktivis dari berbagai negara mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026 yang diberangkatkan dari Pelabuhan Port de Vell, Barcelona, Spanyol, pada Minggu (12/4) waktu setempat.
Internasional

Menlu 10 Negara Kecam Serangan Israel ke Armada Kemanusiaan Global Sumud

Menteri Luar Negeri berbagai negara mengecam keras Israel yang kembali melancarkan serangan…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
14 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up