Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 19 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • iran
  • Spill
  • BMKG
  • prabowo
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / The Indonesian Institute Sebut Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Prabowo Hanya Harapan Semu
Nasional

The Indonesian Institute Sebut Konsep ‘Indonesia Incorporated’ Prabowo Hanya Harapan Semu

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 18, 2026 3:04 pm
Syifa Fauziah
Adi Briantika
Share
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) menandatangani plakat prasasti didampingi Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea (kanan), Ketua Dewan Pimpinan Daerah KSPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi (ketiga kiri), dan kakak Marsinah Marsini (keempat kiri) saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Presiden meresmikan museum dan rumah singgah pahlawan nasional tersebut sebagai simbol perjuangan buruh di Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) menandatangani plakat prasasti didampingi Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (kedua kiri), Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea (kanan), Ketua Dewan Pimpinan Daerah KSPSI Jawa Timur Ahmad Fauzi (ketiga kiri), dan kakak Marsinah Marsini (keempat kiri) saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Presiden meresmikan museum dan rumah singgah pahlawan nasional tersebut sebagai simbol perjuangan buruh di Indonesia. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/nz)
SHARE

Direktur Eksekutif The Indonesian Institute Adinda Tenriangke Muchtar merespons pernyataan Prabowo Subianto mengenai “Indonesia Incorporated” saat peresmian Museum Marsinah pada 16 Mei 2026.

Dia berpendapat ucapan tersebut baru sebatas retorika dan belum bisa dikatakan sebagai kebijakan publik.

“Karena belum ada aturannya. Publik tahu bahwa dalam kebijakan publik ada konten dan konteks kebijakan. Konten belum ada, mungkin secara konteks sudah ada. Artinya berbicara soal keadilan untuk pekerja, soal keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,”

ujar Adinda saat dihubungi Owrite.id.

Ada banyak hal yang harus dikritisi dari pernyataan Prabowo. Misalnya, perihal pernyataan tidak anti mekanisme pasar. Padahal perizinan di Indonesia masih sangat bermasalah seperti masih ada gratifikasi, kesulitan mengurus izin, hingga penegakan hukum yang dinilai bermasalah. Bahkan, ketika ada putusan dari Mahkamah Agung maupun Mahkamah Konstitusi yang seharusnya final dan mengikat, masih kerap tidak dijalankan.

“Jadi menurut saya banyak sekali yang miss dalam statement Prabowo mengenai Indonesia Incorporated. Menurut saya itu sebatas retorika semata ketika berpidato, tapi tidak mengatasi permasalahan. Apalagi berbicara soal peresmian Museum Marsinah, pejuang HAM yang berasal dari kelompok buruh,”

tutur Adinda.

Ia pun menyayangkan sikap Prabowo dalam pidato tersebut yang sama sekali tidak menyinggung komitmen pemerintah dalam mengatasi pelanggaran HAM berat di berbagai kasus selain Marsinah dan sangat tidak tepat jika hal itu hanya dijadikan bagian dari retorika, lantaran Indonesia masih memiliki persoalan serius terkait pelanggaran HAM, penegakan hukum, dan perlindungan kebebasan.

“Publik tahu masih banyak teman-teman yang dipenjara setelah demonstrasi Agustus tahun lalu. Belum lagi pelanggaran HAM yang masih belum jelas kasusnya, termasuk pembunuhan atas Munir, kasus di Papua, proyek strategis nasional, MBG, Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Desa Merah Putih,”

jelas Adinda.

Indonesia Incorporated hanya menambah deretan konsep yang tidak jelas dari Prabowo dan pemerintahannya mengenai arah kebijakan Indonesia. Masyarakat tidak cukup hanya diberi retorika, sebab demokrasi harus berjalan dengan kebijakan yang jelas, termasuk mekanisme checks and balances.

Sayangnya, menurut Adinda, kondisi pasca Pemilu 2024 membuat fungsi tersebut tidak berjalan optimal. Akibatnya muncul harmoni politik yang dipaksakan, namun di sisi lain kebijakan publik justru dianggap semerawut dan masyarakat hanya disuguhi berbagai pernyataan retoris.

“Hanya sekadar pernyataan yang mencoba menenangkan, tapi sangat tidak sesuai dengan kenyataannya, tapi publik tahu jelas bahwa peringkat internasional juga menunjukkan investasi Indonesia bermasalah. Investor juga hengkang dan pasar sangat jujur dengan sinyal harga, termasuk juga nilai tukar sekarang sudah Rp17.000 lebih. Berarti kinerja ekonomi negeri ini bermasalah. Pemerintahan ini memang patut dikritisi karena menantang ekonomi dan demokrasi,”

terang Adinda.

Retorika

Adinda menilai belum ada dampak positif dari konsep Indonesia Incorporated, sama seperti berbagai konsep lain yang sebelumnya disampaikan Prabowo. Sebab, hal tersebut masih sebatas retorika dan belum menunjukkan komitmen serius, termasuk dalam kemudahan berusaha dan penegakan hukum terhadap koruptor.

“Publik menyaksikan betapa zalimnya penegakan hukum di negeri ini, yang tidak membuat masyarakat belajar tentang hukum, akebebasan, bagaimana penegakan hukum, pembuktian, logika hukum, kebijakan, dan lain sebagainya. Sehingga tidak ada dampak positif,”

ujar dia.

“Menurut saya itu hanya sekadar pernyataan yang menggunakan bahasa asing dan dijelaskan secara simplistik, tapi tidak mengakui permasalahan di negeri ini, termasuk penanganan kasus Marsinah,”

lanjut Adinda.

Adinda juga menilai Presiden Prabowo terlalu banyak menggunakan simbolisme dalam pidatonya, namun tidak dibuktikan melalui kebijakan publik yang berdampak nyata. Sementara itu, dampak negatif dinilai dapat memberikan harapan semu kepada masyarakat dan tidak memberikan pembelajaran politik yang sehat.

Publik terus dicekoki istilah-istilah asing yang pada akhirnya tidak memberi makna substantif.

“Negara hadir justru membuat Karut-marut demokrasi semakin berantakan. Penegakan hukum dan HAM bagaimana? Ekonomi jelas karut-marut. Publik tidak bisa bilang ‘kita baik-baik saja’. Jadi menurut saya Presiden Prabowo dengan segenap jajaran dan para pakar di sekitarnya harus berhati-hati dalam komunikasi publik dan komunikasi politiknya,”

kata Adinda.

Tag:HAMHeadlineIndonesia IncorporatedKebijakan PublikprabowoRetorika
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Pelemahan Rupiah Belum Berhenti dan Cetak Sejarah Lagi, Pagi Ini Rp17.706 per Dolar AS
By Anisa Aulia
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa (12/5) melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp17.529 per dolar AS. (Sumber: Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso/kye)
1
Gegara Perang di Timur Tengah, Harga Minyak RI April 2026 Tembus US$117 per Barel
By Iren Natania
Pengeboran Lepas Pantai di Kalimantan Timur, (Sumber: Dok. Pertamina)
2
Defisit APBN Terancam Lewati 3 Persen, Krisis Fiskal dan Lanjutannya Mengintai RI
By Anisa Aulia
Ilustrasi Uang Rupiah.
3
Mimpi Gigi Copot, Benarkah Pertanda Buruk?
By Ossid Duha Jussas Salma
Mimpi gigi copot
4
IHSG Ditutup Merosot 3,46 Persen, Asing Jual Saham-saham Ini
By Anisa Aulia
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4/2026). IHSG pada Jumat (24/4) ditutup melemah 249,12 poin atau 3,38 persen ke posisi 7.129,49, sementara indeks LQ45 turun 25,12 poin atau 3,51 persen ke posisi 690,76.
5

BERITA LAINNYA

Pengamat Politik Citra Institute, Efriza. (Foto: owrite)
Nasional

Indonesia Incorporated Sulit Terwujud Jika Oligarki Masih Kuat

Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para pelaku usaha untuk menjadi bagian dari…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 jam lalu
Gambar ilustrasi DPR Tak lagi wakili rakyat, UU dibuat ekstra cepat, demokrasi hanya omong kosong
Nasional

DPR Tak Lagi Wakili Rakyat dan UU Dibuat Kilat, Demokrasi RI Cuma ‘Omon-omon’

Melemahnya fungsi DPR sebagai lembaga pengawas pemerintah, menjadi salah satu tanda demokrasi…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
3 jam lalu
Pengajar Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Bivitri Susanti
Nasional

Kritik Dibungkam, Demokrasi Diawasi, Indonesia Mengarah ke Otoritarianisme

Pengajar Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Bivitri Susanti menilai, Indonesia saat ini menunjukkan…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
3 jam lalu
Kapal-kapal yang mengikuti "Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission" berangkat dari marina di Augusta, Pulau Sisilia, Italia, 26 April 2026.
Nasional

Menkomdigi Kecam Israel atas Penahanan Armada Gaza yang Bawa Jurnalis RI

Menteri Komunikasi dan Digital RI (Menkomdigi) Meutya Hafid, mengecam keras tindakan militer…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up