Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 22 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bekasi Timur, KNKT Soroti Kesalahan Fatal Sopir Taksi Listrik
Nasional

Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bekasi Timur, KNKT Soroti Kesalahan Fatal Sopir Taksi Listrik

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Mei 22, 2026 8:55 am
Hadi Febriansyah
Dusep
Share
Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/nz)
SHARE

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap sejumlah temuan awal terkait kecelakaan maut di Bekasi Timur yang melibatkan KRL Commuter Line, taksi listrik Green SM, dan KA Argo Bromo Anggrek pada April 2026 lalu.

Daftar isi Konten
  • KNKT Soroti Perubahan Posisi Transmisi
  • Mobil Tak Bergerak Meski Pedal Gas Ditekan
  • KNKT Temukan Kejanggalan Sinyal Kereta
  • Sopir Taksi Listrik Disebut Minim Pelatihan

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyampaikan investigasi sementara menunjukkan taksi listrik yang tertemper kereta tidak mengalami gangguan sistem maupun error sebelum insiden terjadi.

Data onboard unit kendaraan B 2864 SBX tidak terdapat rekaman yang mendeteksi error pada sistem berdasarkan data satu jam sebelum kejadian,”

ujar Soerjanto dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Kamis, 21 Mei 2026.
Baca juga:
Investigasi Tabrakan Kereta Bekasi Timur Masih Terlalu Dini, KNKT Targetkan… Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga kini masih mendalami penyebab kecelakaan antara…
Masinis Argo Anggrek Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrakan, KNKT: Pusat… Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan bahwa masinis Kereta Api Argo Bromo…
Pemerintah Belum Mau Simpulkan Penyebab Tragedi Kereta Bekasi Timur, Menhub:… Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan pemerintah masih menunggu hasil investigasi resmi dari…
  • Investigasi Tabrakan Kereta Bekasi Timur Masih Terlalu Dini, KNKT Targetkan Rampung dalam…
  • Masinis Argo Anggrek Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrakan, KNKT: Pusat Pengendali Cuma…
  • Pemerintah Belum Mau Simpulkan Penyebab Tragedi Kereta Bekasi Timur, Menhub: Tunggu KNKT
Tim Basarnas menyelamatkan penumpang KRL yang terjepit usai ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi. (Sumber: Owrite/Adi Briantika)
Tim Basarnas menyelamatkan penumpang KRL yang terjepit usai ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi. (Sumber: Owrite/Adi Briantika)

KNKT Soroti Perubahan Posisi Transmisi

Dalam hasil penyelidikan awal, KNKT justru menemukan adanya pengoperasian transmisi kendaraan yang dinilai tidak sesuai sebelum mobil berhenti di tengah perlintasan rel.

Berdasarkan data investigasi, kendaraan awalnya melaju normal dari arah utara menuju selatan dengan posisi transmisi berada di mode “D” atau drive dengan kecepatan sekitar 15 kilometer per jam.

Namun beberapa saat kemudian, transmisi berubah ke posisi “N” atau netral ketika kendaraan melintasi jalur menurun dengan kemiringan sekitar 2,9 persen.

Kemudian kendaraan berpindah ke posisi N dan meluncur dengan kecepatan 3 sampai 7 kilometer per jam. Ini kami tidak tahu kenapa bisa dinetralkan,”

kata Soerjanto.

KNKT menyebut sopir tetap membiarkan kendaraan meluncur sambil melakukan pengereman ringan hingga memasuki area perlintasan kereta api.

Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/nz)

Mobil Tak Bergerak Meski Pedal Gas Ditekan

Saat kendaraan sudah berada di atas rel, pengemudi mulai menginjak pedal gas hingga 25 persen. Namun mobil tidak bergerak karena transmisi masih berada di posisi netral.

Pengemudi terus menekan gas hingga 51 persen, kendaraan tidak bergerak karena dalam posisi N,”

ujarnya.

KNKT juga menemukan posisi transmisi sempat dipindahkan kembali ke mode “D” pada pukul 20.46 WIB. Akan tetapi, saat itu pedal gas tidak diinjak sehingga kendaraan tetap diam di lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, transmisi kembali berubah ke posisi “P” atau parkir.

Selanjutnya handle berposisi pada P, di mana pengemudi menginjak gas, menginjak rem, menekan tombol on-off berulang kali, tetapi kendaraan tetap dalam posisi P sehingga mobil tidak bisa bergerak,”

kata Soerjanto.

KNKT Temukan Kejanggalan Sinyal Kereta

Selain faktor kendaraan, KNKT turut menyoroti sistem persinyalan kereta sebelum tabrakan terjadi.

Menurut hasil investigasi awal, KA Argo Bromo Anggrek melintas dari Stasiun Bekasi menuju Bekasi Timur dengan sinyal keluar beraspek aman atau hijau, padahal di jalur depan terdapat KRL Commuter Line yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

KNKT menilai kondisi tersebut merupakan anomali karena sinyal seharusnya menunjukkan aspek hati-hati atau kuning.

Tak hanya itu, masinis KA Argo Bromo Anggrek juga dilaporkan mengalami kesulitan melihat sinyal pengulang akibat gangguan pencahayaan dari rumah warga dan lampu jalan di sekitar rel.

Masinis kesulitan melihat sinyal pengulang karena adanya pencahayaan dari lampu pasar dan rumah di sekitar rel,”

ujar Soerjanto.
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi (ANTARA FOTO/Paramayuda/app/agr)

Sopir Taksi Listrik Disebut Minim Pelatihan

KNKT juga mengungkap fakta lain terkait minimnya pelatihan terhadap pengemudi taksi listrik yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Berdasarkan investigasi sementara, sopir diketahui baru bekerja selama tiga hari setelah direkrut melalui job fair. Pelatihan yang diberikan hanya berupa pengenalan dasar kendaraan, seperti cara menyalakan mobil, penggunaan knob transmisi, lampu indikator, dan penggunaan sabuk pengaman.

Tidak ada edukasi mengenai teknis kendaraan atau penanganan sistem saat terjadi error,”

kata Soerjanto.

KNKT menegaskan investigasi kecelakaan maut Bekasi Timur masih terus berjalan guna mengungkap seluruh faktor penyebab insiden secara menyeluruh.

Hasil akhir investigasi nantinya akan menjadi dasar evaluasi terhadap sistem keselamatan transportasi, termasuk pengoperasian kendaraan listrik, sistem persinyalan kereta, hingga standar pelatihan pengemudi transportasi umum di Indonesia.

Baca juga:
KRL vs Taksi Green SM di Bekasi Timur: Sopir Jadi… Polisi menetapkan RRP, sopir taksi Green SM, sebagai tersangka kasus kecelakaan dengan…
Viral Sopir Green SM Turunkan Penumpang di Tengah Hujan, Diduga… Sebuah unggahan di media sosial mendadak jadi sorotan setelah seorang pelanggan mengaku…
KAI Ubah Nama KA Argo Bromo Menjadi KA Anggrek PT. Kereta Api Indonesia (persero) resmi mengubah nama layanan Kereta Api legendaris…
  • KRL vs Taksi Green SM di Bekasi Timur: Sopir Jadi Tersangka, Masinis…
  • Viral Sopir Green SM Turunkan Penumpang di Tengah Hujan, Diduga Gara-Gara Tarif
  • KAI Ubah Nama KA Argo Bromo Menjadi KA Anggrek
Tag:KA Argo BromoKecelakaan MautKNKTKRL Commuter LineTabrakan KeretaTaksi Green SMtaksi listrik
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Pemerintah Belum Mau Simpulkan Penyebab Tragedi Kereta Bekasi Timur, Menhub: Tunggu KNKT
By Hadi Febriansyah
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj)
1
Masinis Argo Anggrek Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrakan, KNKT: Pusat Pengendali Cuma ‘Modal Suara’
By Hadi Febriansyah
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) bersama Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono (kiri) dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026)
2
Bahlil Sentil Praktik “Belakang Meja” di Migas: Tak Perlu Nego-nego Lagi
By Iren Natania
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersiap menyampaikan keterangan saat konferensi pers terkait penemuan cadangan gas raksasa di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026). Menteri ESDM menyampaikan temuan tersebut berasal dari hasil eksplorasi sumur Geliga-1 di Blok Ganal, lepas pantai Kalimantan Timur dengan potensi sumber daya gas sekitar 5 triliun kaki kubik serta 300 juta barel kondensat yang dioperasikan perusahaan energi asal Italia ENI.
3
Permainan Busuk CPO Terbongkar, 10 Perusahaan Diduga Permainkan Harga Ekspor
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
4
BI Senggol Dominasi Dolar: Parkir DHE SDA Kini Bisa Pakai Yuan China dengan Tenor 12 Bulan
By Anisa Aulia
Mata uang China, Yuan.
5

BERITA LAINNYA

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kanan) berbincang dengan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono (kiri) dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti (tengah) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Nasional

Investigasi Tabrakan Kereta Bekasi Timur Masih Terlalu Dini, KNKT Targetkan Rampung dalam 3 Bulan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga kini masih mendalami penyebab kecelakaan antara…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
53 menit lalu
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) bersama Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono (kiri) dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026)
Nasional

Masinis Argo Anggrek Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrakan, KNKT: Pusat Pengendali Cuma ‘Modal Suara’

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan bahwa masinis Kereta Api Argo Bromo…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
1 jam lalu
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj)
Nasional

Pemerintah Belum Mau Simpulkan Penyebab Tragedi Kereta Bekasi Timur, Menhub: Tunggu KNKT

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan pemerintah masih menunggu hasil investigasi resmi dari…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
4 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Nasional

Permainan Busuk CPO Terbongkar, 10 Perusahaan Diduga Permainkan Harga Ekspor

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengantongi, 10 nama perusahaan crude palm oil…

Nisa-OWRITEAmin Suciady
By
Anisa Aulia
Amin Suciady
15 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up