Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 20 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bekasi Timur, KNKT Soroti Kesalahan Fatal Sopir Taksi Listrik
Nasional

Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bekasi Timur, KNKT Soroti Kesalahan Fatal Sopir Taksi Listrik

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
Last updated: Mei 22, 2026 8:55 am
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/nz)
SHARE

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap sejumlah temuan awal terkait kecelakaan maut di Bekasi Timur yang melibatkan KRL Commuter Line, taksi listrik Green SM, dan KA Argo Bromo Anggrek pada April 2026 lalu.

Daftar isi Konten
  • KNKT Soroti Perubahan Posisi Transmisi
  • Mobil Tak Bergerak Meski Pedal Gas Ditekan
  • KNKT Temukan Kejanggalan Sinyal Kereta
  • Sopir Taksi Listrik Disebut Minim Pelatihan

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menyampaikan investigasi sementara menunjukkan taksi listrik yang tertemper kereta tidak mengalami gangguan sistem maupun error sebelum insiden terjadi.

Data onboard unit kendaraan B 2864 SBX tidak terdapat rekaman yang mendeteksi error pada sistem berdasarkan data satu jam sebelum kejadian,”

ujar Soerjanto dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Kamis, 21 Mei 2026.
Baca juga:
Pagi Berujung Gulita: Siswa SMA Tewas Tertemper KRL di Kalideres DK, seorang siswa SMA berusia 18 tahun, tewas di tempat setelah tertabrak…
Di Balik Tragedi Bocah Autis Tabrak 10 Biksu hingga Tewas,… Kasus anak laki-laki berusia 11 tahun yang menabrakkan mobil pikap ke rombongan…
Detik-detik Truk Diduga Rem Blong Terobos Lampu Merah di Bekasi,… Kecelakaan maut melibatkan truk wing box dengan sejumlah kendaraan terjadi di kawasan…
  • Pagi Berujung Gulita: Siswa SMA Tewas Tertemper KRL di Kalideres
  • Di Balik Tragedi Bocah Autis Tabrak 10 Biksu hingga Tewas, Polisi Curiga…
  • Detik-detik Truk Diduga Rem Blong Terobos Lampu Merah di Bekasi, 1 Tewas…
Tim Basarnas menyelamatkan penumpang KRL yang terjepit usai ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi. (Sumber: Owrite/Adi Briantika)
Tim Basarnas menyelamatkan penumpang KRL yang terjepit usai ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi. (Sumber: Owrite/Adi Briantika)

KNKT Soroti Perubahan Posisi Transmisi

Dalam hasil penyelidikan awal, KNKT justru menemukan adanya pengoperasian transmisi kendaraan yang dinilai tidak sesuai sebelum mobil berhenti di tengah perlintasan rel.

Berdasarkan data investigasi, kendaraan awalnya melaju normal dari arah utara menuju selatan dengan posisi transmisi berada di mode “D” atau drive dengan kecepatan sekitar 15 kilometer per jam.

Namun beberapa saat kemudian, transmisi berubah ke posisi “N” atau netral ketika kendaraan melintasi jalur menurun dengan kemiringan sekitar 2,9 persen.

Kemudian kendaraan berpindah ke posisi N dan meluncur dengan kecepatan 3 sampai 7 kilometer per jam. Ini kami tidak tahu kenapa bisa dinetralkan,”

kata Soerjanto.

KNKT menyebut sopir tetap membiarkan kendaraan meluncur sambil melakukan pengereman ringan hingga memasuki area perlintasan kereta api.

Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/nz)

Mobil Tak Bergerak Meski Pedal Gas Ditekan

Saat kendaraan sudah berada di atas rel, pengemudi mulai menginjak pedal gas hingga 25 persen. Namun mobil tidak bergerak karena transmisi masih berada di posisi netral.

Pengemudi terus menekan gas hingga 51 persen, kendaraan tidak bergerak karena dalam posisi N,”

ujarnya.

KNKT juga menemukan posisi transmisi sempat dipindahkan kembali ke mode “D” pada pukul 20.46 WIB. Akan tetapi, saat itu pedal gas tidak diinjak sehingga kendaraan tetap diam di lokasi kejadian.

Tak lama kemudian, transmisi kembali berubah ke posisi “P” atau parkir.

Selanjutnya handle berposisi pada P, di mana pengemudi menginjak gas, menginjak rem, menekan tombol on-off berulang kali, tetapi kendaraan tetap dalam posisi P sehingga mobil tidak bisa bergerak,”

kata Soerjanto.

KNKT Temukan Kejanggalan Sinyal Kereta

Selain faktor kendaraan, KNKT turut menyoroti sistem persinyalan kereta sebelum tabrakan terjadi.

Menurut hasil investigasi awal, KA Argo Bromo Anggrek melintas dari Stasiun Bekasi menuju Bekasi Timur dengan sinyal keluar beraspek aman atau hijau, padahal di jalur depan terdapat KRL Commuter Line yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

KNKT menilai kondisi tersebut merupakan anomali karena sinyal seharusnya menunjukkan aspek hati-hati atau kuning.

Tak hanya itu, masinis KA Argo Bromo Anggrek juga dilaporkan mengalami kesulitan melihat sinyal pengulang akibat gangguan pencahayaan dari rumah warga dan lampu jalan di sekitar rel.

Masinis kesulitan melihat sinyal pengulang karena adanya pencahayaan dari lampu pasar dan rumah di sekitar rel,”

ujar Soerjanto.
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi
Petugas memeriksa kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi (ANTARA FOTO/Paramayuda/app/agr)

Sopir Taksi Listrik Disebut Minim Pelatihan

KNKT juga mengungkap fakta lain terkait minimnya pelatihan terhadap pengemudi taksi listrik yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Berdasarkan investigasi sementara, sopir diketahui baru bekerja selama tiga hari setelah direkrut melalui job fair. Pelatihan yang diberikan hanya berupa pengenalan dasar kendaraan, seperti cara menyalakan mobil, penggunaan knob transmisi, lampu indikator, dan penggunaan sabuk pengaman.

Tidak ada edukasi mengenai teknis kendaraan atau penanganan sistem saat terjadi error,”

kata Soerjanto.

KNKT menegaskan investigasi kecelakaan maut Bekasi Timur masih terus berjalan guna mengungkap seluruh faktor penyebab insiden secara menyeluruh.

Hasil akhir investigasi nantinya akan menjadi dasar evaluasi terhadap sistem keselamatan transportasi, termasuk pengoperasian kendaraan listrik, sistem persinyalan kereta, hingga standar pelatihan pengemudi transportasi umum di Indonesia.

Baca juga:
Imbas Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Korlantas 'Sekolahin Lagi' 1.000 Sopir… Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan pihaknya telah memberikan pelatihan terhadap…
Menhub Serahkan Investigasi Dugaan Eror Sinyal Tabrakan KRL Bekasi ke… Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menginvestigasi…
Investigasi Tabrakan Kereta Bekasi Timur Masih Terlalu Dini, KNKT Targetkan… Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga kini masih mendalami penyebab kecelakaan antara…
  • Imbas Kecelakaan KRL Bekasi Timur, Korlantas 'Sekolahin Lagi' 1.000 Sopir Taksi Green…
  • Menhub Serahkan Investigasi Dugaan Eror Sinyal Tabrakan KRL Bekasi ke KNKT
  • Investigasi Tabrakan Kereta Bekasi Timur Masih Terlalu Dini, KNKT Targetkan Rampung dalam…
Tag:KA Argo BromoKecelakaan MautKNKTKRL Commuter LineTabrakan KeretaTaksi Green SMtaksi listrik
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Belum Bisa Lepas dari Bayang-bayang Jokowi, Ini Penyebabnya
By Hardani Triyoga
Presiden RI Prabowo Subianto diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
1
Aston Villa Buka Era Baru dengan Zion Suzuki, Emiliano Martinez Terancam Kehilangan Posisi
By Hadi Febriansyah
Kiper Timnas Jepang Zion Suzuki saat berkostum Parma.
2
Baru Tumbuh 1,26 Persen, BI Sentil Bank yang Pelit Salurkan Kredit UMKM
By Anisa Aulia
Calon Tunggal Gubernur BI, Destry Damayanti. (Sumber: IG @destrydamayanti)
3
Polda Metro “Lompat” ke Bogor, Ahli Soroti Yurisdiksi Penggeledahan Rumah Febrie
By Rahmat Baihaqi
Ahli hukum tata negara Universitas Tarumanagara, Rasji, dihadirkan sebagai saksi ahli kubu eks Jampidsus Febrie Adriansyah dalam gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 20 Agustus 2026.
4
601 Kecelakaan Kapal, 239 Korban Meninggal: DPR Sorot “Mesin Pembunuh di Laut”
By Rika Pangesti
Suasana rapat kerja Komisi V DPR bersama pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Penerjun Kopassus mengibarkan potret kepresidenan Presiden Prabowo Subianto di langit Jakarta saat HUT ke-81 RI, Senin, 17 Agustus 2026. (Sumber: BPMI Sekretariat Presiden)
Nasional

Efisiensi Tak Berlaku Buat Pemerintah, Kemensesneg Gelontorkan Rp305 Juta Buat Beli Merpati Di HUT RI

Staf Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Z. Azhim Syah menyoroti pengadaan burung…

iren natania longdongRahmat Tunny OWRITE
By
Natania Longdong
Rahmat Tunny
44 menit lalu
Perawat melakukan penanganan ke salah satu pasien yang dirawat di tenda darurat di RSUD TC Hillers, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT.
Nasional

Ada PPPK Paruh Waktu Cuma Digaji Rp260 Ribu per Bulan, APKSI Bongkar Buramnya Kesejahteraan Nakes

Asosiasi Pekerja Kesehatan Seluruh Indonesia (APKSI) mengungkap ada PPPK paruh waktu yang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Pelajar menyantap paket menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Babadan, Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026).
Nasional

Guru Belum Merata, Kebijakan Bahasa Asing Sejak Kelas 1 SD Jangan Sembarangan

Rencana pemerintah menerapkan pembelajaran bahasa asing sejak kelas 1 sekolah dasar (SD)…

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
By
Natania Longdong
Amin Suciady
3 jam lalu
Prajurit TNI sita barang bukti di tempat persembunyian TPNPB-OPM, Sabtu, 21 Maret 2026, di Kampung Topo, Nabire.
Nasional

9 Anak Disandera OPM, Eks Prajurit TNI: Salah Langkah Sandera Bisa Jadi Korban

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka…

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
By
Rahmat Tunny
Amin Suciady
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up