Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 22 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Masinis Argo Anggrek Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrakan, KNKT: Pusat Pengendali Cuma ‘Modal Suara’
Nasional

Masinis Argo Anggrek Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrakan, KNKT: Pusat Pengendali Cuma ‘Modal Suara’

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 22, 2026 9:58 am
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
Share
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) bersama Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono (kiri) dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026)
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) bersama Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono (kiri) dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026) (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj.)
SHARE

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkapkan bahwa masinis Kereta Api Argo Bromo Anggrek telah melakukan pengereman secara perlahan sekitar 1,3 kilometer sebelum terjadinya tabrakan dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.

Daftar isi Konten
  • Informasi Diterima
  • Masinis Jalankan Instruksi

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan tindakan tersebut dilakukan setelah masinis menerima informasi adanya temperan atau tabrakan di jalur depan.

“Tadi saya sampaikan bahwa dari jarak 1.300 meter setelah menerima berita bahwa di depan ada temperan. Masinis sudah melakukan pengereman,”

kata Soerjanto usai rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.
Baca juga:
Mantan Dirjen SDA jadi Tersangka, Duit Miliaran dan Mobil Mewah… Kejaksaan tinggi (Kejati) DKI Jakarta menetapkan mantan Dirjen SDA, Dwi Purwanto (DP),…
Investigasi Tabrakan Kereta Bekasi Timur Masih Terlalu Dini, KNKT Targetkan… Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga kini masih mendalami penyebab kecelakaan antara…
Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bekasi Timur, KNKT Soroti Kesalahan Fatal… Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap sejumlah temuan awal terkait kecelakaan maut…
  • Mantan Dirjen SDA jadi Tersangka, Duit Miliaran dan Mobil Mewah Diduga Mengalir…
  • Investigasi Tabrakan Kereta Bekasi Timur Masih Terlalu Dini, KNKT Targetkan Rampung dalam…
  • Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bekasi Timur, KNKT Soroti Kesalahan Fatal Sopir Taksi…

Informasi Diterima

Soerjanto mengatakan informasi mengenai ada insiden di jalur depan disampaikan oleh Pusat Pengendali operasi melalui komunikasi suara. Maka, kondisi sebenarnya di lokasi belum bisa diketahui secara detail oleh petugas pengendali operasi.

Pusat pengendali operasi kemudian meminta masinis mengurangi kecepatan sebagai langkah antisipasi keselamatan. Selain itu, masinis juga diarahkan untuk memperbanyak penggunaan “Semboyan 35” atau membunyikan klakson sebagai tanda peringatan di jalur kereta.

“Karena situasi di Pusat Pengendali itu tidak tahu (kenyataan) sebenarnya, komunikasi lewat suara saja. Jadi kondisi lapangannya seperti apa, dia tidak tahu. Cuma memberitahu bahwa ada temperan di depan, rem-rem sedikit. Terus kemudian banyak-banyak melakukan ‘Semboyan 35’,”

jelas Soerjanto.

Masinis Jalankan Instruksi

Dalam penyelidikan, salah satu temuannya yakni masinis telah merespons instruksi dari Pusat Pengendali operasi di Manggarai sesuai prosedur yang disampaikan sebelum kecelakaan terjadi.

“Itu saja yang disampaikan, sehingga masinis sudah melakukan, (sudah) merespons yang disampaikan oleh Pusat Pengendali di Manggarai,”

kata dia.

Meski demikian, KNKT menegaskan investigasi penyebab utama kecelakaan masih berlangsung dan belum dapat disimpulkan dalam waktu dekat. Tim investigasi KNKT saat ini masih mengumpulkan dan memverifikasi berbagai data teknis maupun data operasional untuk mengetahui rangkaian lengkap peristiwa sebelum insiden.

Soerjanto menyatakan seluruh data dan temuan lapangan akan dianalisis secara menyeluruh agar penyebab kecelakaan bisa ditetapkan secara objektif dan akurat. Penyelesaian investigasi tersebut, membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 bulan jika seluruh proses berjalan lancar.

“Kami berharap kalau semuanya lancar antara dua sampai tiga bulan mudah-mudahan bisa kami ambil kesimpulan (penyebab kecelakaan),”

kata dia.

Di lokasi yang sama, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pemerintah masih menunggu hasil investigasi resmi KNKT terkait kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur.

Insiden tersebut diketahui mengakibatkan 124 orang menjadi korban. Dengan rincian 16 orang meninggal, 5 korban masih menjalani perawatan, dan 103 korban lainnya telah kembali ke rumah masing-masing.

Pemerintah berharap hasil investigasi KNKT dapat menjadi dasar evaluasi keselamatan transportasi perkeretaapian agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Tag:Headlineka argo bromo anggrekkecelakaanKNKTKRL Commuter Linept kaiStasiun Bekasi Timur
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Pemerintah Belum Mau Simpulkan Penyebab Tragedi Kereta Bekasi Timur, Menhub: Tunggu KNKT
By Hadi Febriansyah
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj)
1
Masinis Argo Anggrek Ngerem 1,3 Km Sebelum Tabrakan, KNKT: Pusat Pengendali Cuma ‘Modal Suara’
By Hadi Febriansyah
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (tengah) bersama Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono (kiri) dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026)
2
Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bekasi Timur, KNKT Soroti Kesalahan Fatal Sopir Taksi Listrik
By Hadi Febriansyah
Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
3
IHSG Anjlok 2,05 Persen ke Level 5.969
By Anisa Aulia
Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.
4
Investigasi Tabrakan Kereta Bekasi Timur Masih Terlalu Dini, KNKT Targetkan Rampung dalam 3 Bulan
By Hadi Febriansyah
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kanan) berbincang dengan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono (kiri) dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti (tengah) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melakukan instalasi kelistrikan saat mengikuti uji kompetensi bidang teknik instalasi tenaga listrik pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK tingkat Provinsi Aceh 2026 di Banda Aceh
Nasional

SMK Bisa Langsung Kerja di Luar Negeri, Kemendikdasmen Luncurkan Program Baru 3+1

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan meluncurkan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
1 jam lalu
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii (kanan) berbincang dengan Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono (kiri) dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti (tengah) sebelum mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Nasional

Investigasi Tabrakan Kereta Bekasi Timur Masih Terlalu Dini, KNKT Targetkan Rampung dalam 3 Bulan

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga kini masih mendalami penyebab kecelakaan antara…

hadi-febriansyah-owriteowrite-adi-briantika
By
Hadi Febriansyah
Adi Briantika
2 jam lalu
Warga mengamati taksi listrik Green SM yang rusak pascakecelakaan dengan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengumpulkan fakta terkait kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Nasional

Fakta Mengejutkan Kecelakaan Maut Bekasi Timur, KNKT Soroti Kesalahan Fatal Sopir Taksi Listrik

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap sejumlah temuan awal terkait kecelakaan maut…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
3 jam lalu
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/wsj)
Nasional

Pemerintah Belum Mau Simpulkan Penyebab Tragedi Kereta Bekasi Timur, Menhub: Tunggu KNKT

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan pemerintah masih menunggu hasil investigasi resmi dari…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up