Korps Bhayangkara menyiapkan langkah strategis untuk menciptakan ketertiban lalu lintas, yakni meluncurkan unit drone ETLE (tilang elektronik) dan merangkul ribuan pengemudi ojek online (ojol) sebagai mitra keselamatan jalan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan pihaknya bakal menggaet ojol dalam membentuk program ‘Polantas Menyapa dan Melayani’.
“Kami kerja sama dengan Dirut Jasa Raharja, kami juga akan membentuk Ojol Nusantara,”
ucap Agus dalam Rakernis Korlantas Polri di PTIK Polri, Jumat, 22 Mei 2026.
Agus memperkirakan ada ribuan ojol akan bergabung yang tersebar di 15 Polda untuk menyukseskan programnya itu. Dia bilang dengan menggaet driver ojol akan mewarnai satuan Polantas Polri untuk melakukan pendekatan lalu lintas.
“Pendekatannya bukan dengan tilang tetapi pendekatannya dengan hati, silaturahmi, merangkul agar pengguna jalan khususnya roda dua, bisa patuh, tertib, dan taat berlalu lintas dengan dirinya sendiri,”
kata Agus.
ETLE Baru
Selain itu, Agus menyatakan kepolisian bakal menghadirkan unit drone Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dalam program digital Korlantas Satu Data. Penambahan teknologi ini berfungsi untuk memperluas pemantauan perilaku pengendara, sekaligus melengkapi sistem pengawasan yang telah berjalan seperti ETLE handheld, on-board, dan statis.
“Tentunya ini sebuah keniscayaan untuk mewujudkan lalu lintas yang lebih tertib dan pengguna jalan patuh,”
kata Agus.
Mudah Bayar
Kemudian, Korlantas Polri juga merevitalisasi pelayanan publik sektor perpajakan. Agus telah memerintahkan kepada masing Dirlantas tingkat Polda untuk memaksimalkan kemudahan masyarakat yang hendak membayar pajak.
“Kami mengharapkan membayar pajak itu semudah membeli pulsa,”
ujar Agus.
“Kepada Dirlantas (dan) jajaran supaya revitalisasi (dan) optimalisasi pelayanan publik yaitu SIM Nasional Presisi (SINAR) dan Samsat Digital Nasional (SIGNAL), ini mohon untuk diutamakan jadi pelayanan dengan digital,”
tambah dia.


