Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 28 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Cari Tahu / Kalcer: Ekspresi Diri atau Sekadar Ikut Tren?
Cari Tahu

Kalcer: Ekspresi Diri atau Sekadar Ikut Tren?

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
Last updated: Mei 28, 2026 7:04 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
3 bulan lalu
Share
Mengenal istilah kalcer
Mengenal istilah kalcer (Foto: Pixabay)
SHARE

Istilah kalcer belakangan makin sering muncul di media sosial. Mulai dari gaya berpakaian, musik yang didengar, sampai tempat nongkrong favorit, semuanya bisa disebut kalcer kalau dianggap punya ciri khas tertentu.

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Kalcer?
  • Kalcer dan Media Sosial
  • Makna Kalcer yang Sebenarnya
  • Antara Identitas dan Validasi Sosial
  • Ciri Khas Gaya Kalcer

Tidak sedikit anak muda yang akhirnya berlomba-lomba terlihat paling kalcer demi dianggap keren, unik, atau berbeda dari yang lain. Namun di tengah popularitasnya, muncul pertanyaan, apakah kalcer benar-benar bentuk ekspresi diri, atau justru hanya tren yang diikuti agar tidak ketinggalan?

Tapi sebenarnya, apakah kita benar-benar paham apa itu kalcer. Atau jangan-jangan kita hanya ikut memakai istilahnya tanpa tahu makna di baliknya?

Fenomena ini menarik untuk dibahas, karena kalcer kini bukan sekadar kata gaul, tapi sudah jadi bagian dari cara anak muda membentuk identitas di era media sosial. Nah, sebelum ikut menyebut sesuatu itu kalcer, coba baca dulu pembahasannya sampai habis.

Baca juga:
Tiga Bocah Bobol Toko di Padang, Ngaku Belajar dari Roblox… Polresta Padang berhasil mengamankan tiga bocah yang diduga melakukan aksi pembobolan sejumlah…
Gerus Pikiran Rakyat, Menko Polkam Perintahkan Tindak Penyebar Hoaks Ganggu… Menko Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memerintahkan aparat penegak…
Tepis Hoaks Jelang HUT RI ke-81, Menko Polkam: Indonesia Mantap,… Jelang HUT RI ke-81, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago…
  • Tiga Bocah Bobol Toko di Padang, Ngaku Belajar dari Roblox hingga Aksinya…
  • Gerus Pikiran Rakyat, Menko Polkam Perintahkan Tindak Penyebar Hoaks Ganggu Keamanan
  • Tepis Hoaks Jelang HUT RI ke-81, Menko Polkam: Indonesia Mantap, Cari Parkir…

Apa Itu Kalcer?

Dalam buku KulturNomi karya Handoko Hendryono dan Dan Kosasih (2024), kalcer berasal dari kata bahasa Inggris yaitu culture atau artinya budaya. Kalcer dijelaskan sebagai kekuatan karakter yang melekat pada individu maupun komunitas.

Kalcer bukan sekadar gaya atau tren sesaat, tetapi juga menyangkut nilai, solidaritas, semangat kebersamaan, hingga identitas sosial yang tumbuh dalam masyarakat. Artinya, kalcer memiliki makna yang lebih dalam dibanding sekadar tampil berbeda atau mengikuti sesuatu yang sedang viral.

Kata kalcer sering kali diidentikkan dengan sesuatu yang berkualitas dan memiliki nilai lebih di mata masyarakat, khususnya generasi Z. Istilah ini mencerminkan citra positif dan menjadi simbol dari hal-hal yang dianggap keren serta layak untuk diikuti.

Kalcer dan Media Sosial

Perkembangan media sosial membuat istilah kalcer semakin populer. TikTok, Instagram, dan X menjadi tempat lahirnya berbagai tren baru yang kemudian dianggap sebagai bagian dari “kalcer”.

Mulai dari cara berpakaian, selera musik, tempat nongkrong, hingga gaya berbicara, semuanya bisa dengan cepat menjadi identitas baru di internet. Tidak sedikit orang yang akhirnya mengikuti tren tertentu agar terlihat relevan dan diterima dalam lingkungan sosialnya.

Fenomena ini membuat kalcer sering kali dipahami hanya sebatas estetika. Padahal budaya tidak hanya tentang tampilan luar, tetapi juga tentang nilai dan makna yang ada di baliknya.

Makna Kalcer yang Sebenarnya

Pada dasarnya, budaya akan selalu berkembang mengikuti zaman. Tren juga merupakan bagian dari dinamika budaya itu sendiri. Namun, kalcer seharusnya tidak berhenti pada sekadar tampilan luar.

Makna utama kalcer terletak pada nilai, karakter, dan rasa keterhubungan yang tumbuh di dalam komunitas. Budaya menjadi bermakna ketika seseorang benar-benar memahami dan menikmati apa yang dijalani, bukan hanya mengikuti arus demi pengakuan sosial.

Karena itu, menjadi “kalcer” sebenarnya bukan tentang siapa yang paling mengikuti tren, tetapi siapa yang mampu menemukan identitas dirinya sendiri di tengah perkembangan budaya yang terus berubah.

Baca juga:
Ramai Isu Cipta Kondisi Jelang 17 Agustus, Sahroni: Jangan Sebar… Ramainya isu di media sosial soal dugaan adanya 'cipta kondisi' menjelang peringatan…
Gaya Hidup dan Pengaruh Medsos jadi Pemicu Angka HIV/AIDS Sidoarjo… Jumlah kasus HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo mengalami peningkatan. Hingga April 2026, tercatat…
Viral Video Belasan Pria Bersenjata Disebut Kepung Polda Metro Jaya,… Video yang menampilkan belasan pria berseragam dinas dan membawa senjata laras panjang…
  • Ramai Isu Cipta Kondisi Jelang 17 Agustus, Sahroni: Jangan Sebar Ketakutan ke…
  • Gaya Hidup dan Pengaruh Medsos jadi Pemicu Angka HIV/AIDS Sidoarjo Melonjak Hingga…
  • Viral Video Belasan Pria Bersenjata Disebut Kepung Polda Metro Jaya, Mabes TNI…

Antara Identitas dan Validasi Sosial

Meski begitu, tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian orang mengikuti tren kalcer demi validasi sosial. Fenomena fear of missing out (FOMO) membuat banyak orang merasa harus ikut tren agar tidak dianggap ketinggalan zaman.

Akibatnya, muncul kebiasaan melakukan sesuatu bukan karena benar-benar suka, melainkan demi terlihat keren di media sosial. Tempat nongkrong dipilih karena estetik, musik didengarkan karena sedang viral, dan aktivitas dilakukan demi konten semata.

Hal inilah yang kemudian memunculkan kebingungan, apakah kalcer masih menjadi bentuk budaya, atau justru berubah menjadi ajang pencitraan.

Ciri Khas Gaya Kalcer

Melansir dari laman Scientia, tren fashion kalcer umumnya identik dengan gaya streetwear yang simpel tetapi tetap estetik. Penggunaan warna-warna netral seperti hitam, putih, abu-abu, atau earth tone menjadi ciri khas yang sering ditemui.

Selain itu, penggunaan sneakers populer seperti Adidas Samba, Nike Dunk Low, hingga New Balance 530 juga dianggap sebagai bagian dari identitas anak kalcer.

Tidak hanya soal pakaian, aksesori seperti kalung, cincin, tote bag polos, hingga laptop yang dipenuhi stiker juga sering menjadi simbol visual budaya kalcer. Barang-barang tersebut dianggap mampu merepresentasikan karakter dan selera seseorang.

Fenomena ini juga terlihat dari gaya hidup yang melekat pada anak kalcer. Nongkrong di kafe artisan, bekerja menggunakan laptop, membaca buku, atau membuat konten media sosial menjadi aktivitas yang identik dengan budaya tersebut.

Pada akhirnya, tidak ada yang salah dengan mengikuti tren selama seseorang tetap memahami makna dan nilai di baliknya. Menjadi kalcer bukan hanya soal tampil estetik, tetapi tentang bagaimana seseorang nyaman menjadi dirinya sendiri.

Karena budaya yang benar-benar bermakna bukan lahir dari ikut-ikutan, melainkan dari karakter, kebiasaan, dan nilai yang tumbuh secara tulus dalam diri seseorang maupun komunitasnya.

Tag:anak mudaKalcerMedia Sosial
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Demo Rusuh di Sekitar DPR, Polisi Ungkap Kerusakan dan Mulai Lakukan Inventarisasi
By Rahmat Tunny
Massa melakukan aksi anarkis usai demonstrasi di depan DPR.
1
Demo Berujung Perusakan CCTV di Jakarta, Pemprov DKI Beri Peringatan Tegas ke Pelaku Aksi Anarkis
By Rika Pangesti
Kendaraan dibakar massa usai menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Pejompongan, Jakarta.
2
Akun WhatsApp Tiba-tiba Kena Blokir Massal, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Meta
By Ani Ratnasari
Ilustrasi WhatsApp diblokir.
3
Hakim Bongkar Kejanggalan Foto Keluarga Febrie Ditemukan di Rumah Sentul, Ada Pertanyaan Besar
By Rahmat Baihaqi
Hakim Richard Edwin Basoeki saat menolak seluruh permohonan praperadilan yang diajukan kubu Febrie dalam sidang di PN Jakarta Selatan.
4
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Dokter Icha, Puan Pilih Hormati Hukum
By Rika Pangesti
Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah) didampingi Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (kanan) dan Sari Yuliati (kiri) membuka Rapat Paripurna Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Orang sedang marah
Cari Tahu

Anarkis Sering Dikaitkan dengan Kerusuhan, Apa Arti Sebenarnya?

Istilah anarkis kerap muncul dalam pemberitaan ketika terjadi aksi massa yang berujung pada kericuhan,…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
7 jam lalu
Peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta melakukan aksi damai di depan Gedung Parlemen, Jakarta,
Cari Tahu

Demo 27 Agustus 2026 di DPR/MPR: Ini Daftar Aliansi dan Tuntutannya

Kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, diperkirakan akan jadi salah satu titik…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Ilustrasi lahan gambut (Sumber: Unsplash/Gennady Zakharin)
Cari Tahu

Di Balik Kebakaran Gambut, Mengapa Api Cepat Menyebar dan Sulit Padam?

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi persoalan yang perlu diwaspadai di…

Ossid Duha Jussas Salmadusep-malik
By
Ossid Duha Jussas Salma
Dusep Malik
3 hari lalu
Kawasan Puncak Bogor
Cari Tahu

Kenapa Puncak Bogor Malah Semakin Dingin Saat Musim Kemarau? Ini Penjelasannya

Memasuki musim panas, kawasan Puncak justru menawarkan sensasi udara yang berbeda. Di…

Syifa Fauziahdusep-malik
By
Syifa Fauziah
Dusep Malik
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up