Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 25 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Purbaya Mau Tarik Dana dari BTN Rp15 Triliun, Dirut Buka Suara
Ekonomi Bisnis

Purbaya Mau Tarik Dana dari BTN Rp15 Triliun, Dirut Buka Suara

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: Oktober 14, 2025 11:28 am
Anisa Aulia
Ivan
Share
Ilustrasi, BTN Tower
Foto: btn.co.id/id
SHARE

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) buka suara, terkait rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang akan mengalihkan dana pemerintah di BTN ke bank lainnya.

BTN mengatakan, dana yang ditempatkan pemerintah sebesar Rp25 triliun di BTN akan terserap habis.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, penyerapan dana pemerintah ini masih dalam tahap awal sejalan dengan proses penyaluran kredit yang berlangsung secara bertahap, sesuai dengan pipeline kredit yang telah dijadwalkan. Perseroan pun akan menyalurkan kredit ke sektor-sektor produktif, termasuk perumahan rakyat.

BTN telah menyiapkan pipeline kredit yang kuat di berbagai segmen, mulai dari korporasi, komersial, UMKM, konsumer, hingga syariah. Dapat kami sampaikan bahwa total pipeline yang tersedia mencapai sekitar Rp27,5 triliun, atau lebih besar dari dana PUN yang ditempatkan sebesar Rp25 triliun. Pipeline tersebut siap untuk mendapatkan pencairan sesuai yang telah dijadwalkan,” ujar Nixon dalam keterangan resmi, Senin (13/10/2025).

Nixon menjelaskan, hingga September 2025, dari dana yang Rp25 triliun yang ditaruh pemerintah di BTN, sudah disalurkan untuk kredit sebesar Rp10,5 triliun atau sekitar 42 persen. Namun yang baru di reimburse hanya sebesar Rp4,5 triliun.

Sisanya akan kita tagihkan bulan Oktober ini,” terangnya.

Menurut Nixon, dengan dukungan likuiditas yang sangat kuat dan biaya dana yang terus menurun, BTN optimistis seluruh dana penempatan pemerintah sebesar Rp25 triliun akan terserap 100 persen pada bulan November 2025.

Nixon menegaskan, BTN tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang ketat agar kualitas kredit yang disalurkan tetap terjaga. BTN dalam hal ini berpedoman pada ketentuan dan tujuan penggunaan dana pemerintah seperti yang telah ditetapkan Kementerian Keuangan.

Lanjutnya, lambatnya realisasi penyaluran kredit pada tahap awal disebabkan mayoritas portofolio BTN yang bersifat khusus, yaitu pembiayaan ke sektor perumahan terutama KPR.

Secara prinsip, kata Nixon, KPR memiliki proses yang lebih kompleks dibandingkan kredit pada umumnya, mulai dari tahap verifikasi hingga persetujuan kredit.

Dengan mayoritas portofolio kreditnya ditujukan untuk segmen ritel atau nasabah individual, maka otomatis plafonnya lebih kecil dibandingkan kredit korporasi untuk nasabah institusi yang umumnya plafonnya jauh lebih besar, yakni ratusan miliar hingga triliunan rupiah untuk per satu debitur.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengancam akan mengalihkan dana yang ditempatkan pemerintah di PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) ke bank lainnya. Hal ini karena masih rendahnya realisasi penyaluran kredit di BTN.

Purbaya memperkirakan, hingga akhir tahun 2025 BTN hanya mampu menyalurkan kredit sebesar Rp10 triliun. Sehingga sisa dana tersebut direncanakan akan dialihkan ke bank lainnya.

“Saya perkirakan dia paling bisa serap Rp10 triliun sampai akhir tahun, saya akan pindahkan Rp15 triliun ke bank yang lain. Kecuali besok dia menghadap saya dia bilang, dia sanggup,” ujar Purbaya di Jakarta International Convention Center (JICC), dikutip Jumat (10/10/2025).

Tag:BTNMenkeuPurbayaRp15 Triliun
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Keluarga Ermanto Usman didampingi kuasa hukum Dharma Pongrekun melaporkan ulang kasus kematian Ermanto ke Polda Metro Jaya dengan dugaan pembunuhan berencana
Daerah

Ragu Hasil Penyelidikan Polisi, Keluarga Ermanto Usman Duga Ada Rencana Pembunuhan

Keluarga Ermanto Usman menyatakan ketidakpuasannya terhadap hasil penyelidikan Polda Metro Jaya, terkait kasus pembunuhan aktivis pekerja pelabuhan, pada 2 Maret 2026. Polisi sebelumnya menyimpulkan bahwa Ermanto (65) dan istrinya, Pasmilawati…

By
Ivan
3 Min Read
Sop Sengkel
Hype

Gurihnya Meresap Hingga ke Tulang, Sop Sengkel Incaran Pecinta Kuliner Berkuah

Sejak beberapa hari terakhir cuaca di Jabodetabek tak menentu, kadang panas terik, kadang hujan deras yang membuat suhu udara terasa lebih dingin dan tubuh cepat kehilangan kehangatan. Dalam kondisi seperti…

By
Syifa Fauziah
Ivan
3 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Nasional

Gegara Coretax, Purbaya Perpanjang Pelaporan SPT Orang Pribadi hingga April 2025

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang batas waktu pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan untuk wajib pajak orang pribadi hingga akhir April 2025. Perpanjangan dilakukan menyusul sejumlah kendala teknis, khususnya terkait…

By
Anisa Aulia
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Tambah Dana Pemerintah ke Himbara Rp100 Triliun, Ada Apa?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, kembali menambah penempatan dana pemerintah ke…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
56 menit lalu
Ilustrasi Ojek Online. (Sumber: Unsplash/Afif Ramdhasuma)
Ekonomi Bisnis

Dibalik Hemat Energi dari WFH, Berikut Ini Sejumlah Dampak Negatif ke Ekonomi RI

Pemerintah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
2 jam lalu
Petugas di SPPG saat menyiapkan menu MBG. (Sumber: Dok. BGN)
Ekonomi Bisnis

Harga Minyak Meroket, Purbaya Sebut Ada Opsi MBG Dipangkas dan Hemat Rp40 Triliun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan efisiensi…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
2 jam lalu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
Ekonomi Bisnis

Purbaya Siap-siap Usai Filipina Umumkan Darurat Energi Imbas Perang AS-Israel Vs Iran

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. sudah mengumumkan status darurat energi nasional di…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up