Semifinal Piala Dunia 2026 akan menghadirkan pertandingan bergengsi antara Prancis dan Spanyol. Duel dua kekuatan besar sepak bola dunia tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu 15 Juli 2026 dini hari WIB.
Prancis datang dengan status dua kali juara dunia setelah mengangkat trofi pada 1998 dan 2018, sedangkan Spanyol berusaha menambah koleksi gelar yang sejauh ini baru diraih sekali, yakni pada Piala Dunia 2010.
Prancis dan Spanyol memiliki sejarah panjang dalam sepak bola internasional. Hingga kini, kedua tim telah bertemu sebanyak 38 kali di berbagai ajang.
Pertemuan pertama terjadi pada 1922 dan berakhir dengan kemenangan telak 4-0 untuk Spanyol. Bahkan, La Roja sempat mencatat kemenangan besar 8-1 atas Prancis pada 14 Maret 1929.
Dari total 38 pertemuan tersebut, Spanyol mengoleksi 18 kemenangan, sementara Prancis meraih 13 kemenangan. Tujuh pertandingan lainnya berakhir tanpa pemenang.
Sebagian besar duel awal kedua negara berlangsung dalam laga persahabatan. Pertemuan kompetitif pertama baru terjadi pada final Piala Eropa (Euro) 1984, ketika Prancis menang 2-0 lewat gol Michel Platini dan Bruno Bellone untuk meraih gelar juara.
Pertemuan Kedua di Piala Dunia
Semifinal Piala Dunia 2026 menjadi pertemuan kedua antara Prancis dan Spanyol di ajang Piala Dunia. Satu-satunya duel sebelumnya terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 2006. Saat itu, Prancis sukses bangkit dari ketertinggalan untuk menang 3-1 dan melangkah ke babak berikutnya.
Namun, menjelang laga kali ini, Spanyol memiliki modal positif setelah memenangi dua pertemuan terakhir melawan Prancis di turnamen resmi.
La Roja mengalahkan Les Bleus dengan skor 2-1 pada semifinal Euro 2024, lalu kembali menang dramatis 5-4 di semifinal UEFA Nations League 2025.
Dalam 10 pertemuan terakhir di semua kompetisi, Spanyol mencatat tujuh kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya dua kali kalah dari Prancis.
Prancis Incar Rekor Bersejarah
Meski catatan pertemuan lebih berpihak kepada Spanyol, Prancis datang dengan performa yang sangat meyakinkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Keberhasilan menembus semifinal membuat tim asuhan Didier Deschamps mencapai empat besar Piala Dunia dalam tiga edisi secara beruntun setelah menjadi juara pada 2018 dan runner-up pada 2022.
Catatan tersebut menyamai pencapaian Brasil yang pernah menembus semifinal dalam tiga edisi beruntun pada dua periode berbeda.
Kini, Prancis hanya terpaut satu langkah dari rekor Jerman yang mampu mencapai semifinal dalam empat Piala Dunia berturut-turut, yakni pada edisi 2002, 2006, 2010, dan 2014.
Salah satu kunci keberhasilan Prancis adalah penampilan konsisten sang kapten, Kylian Mbappe.
Di bawah arahan Didier Deschamps, Les Bleus berkembang menjadi tim yang mengandalkan kekuatan fisik, disiplin taktik, serta mental juara yang kuat. Pergantian generasi juga berjalan sukses setelah banyak pemain senior meninggalkan skuad.
Dari tim juara Piala Dunia 2018, hanya Lucas Hernandez, Ousmane Dembele, N’Golo Kante, dan Kylian Mbappe yang masih bertahan.
Meski banyak wajah baru menghuni skuad Prancis, Mbappe tetap menjadi sosok sentral yang membawa tim mempertahankan level tertinggi di panggung dunia.
Pertandingan Prancis kontra Spanyol diprediksi berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama memiliki kualitas pemain kelas dunia serta performa impresif sepanjang turnamen.
Spanyol datang dengan rekor pertemuan yang lebih baik dalam beberapa tahun terakhir, sementara Prancis membawa mental juara dan peluang mencetak sejarah baru dengan menembus final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Duel antara dua raksasa Eropa ini dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan di Piala Dunia 2026, dengan satu tempat di final menjadi taruhan utama.



















