Final Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan rivalitas klasik antara dua kekuatan terbesar sepak bola dunia. Argentina sebagai wakil Amerika Latin akan menghadapi Spanyol yang mewakili Eropa dalam perebutan trofi paling bergengsi di New York New Jersey Stadium, Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB.
Laga ini bukan hanya menentukan juara dunia, tetapi juga menjadi babak terbaru dalam persaingan panjang antara negara-negara CONMEBOL dan UEFA yang telah mewarnai sejarah Piala Dunia selama puluhan tahun.
Pertemuan Argentina dan Spanyol menjadi final ke-12 dalam sejarah Piala Dunia yang mempertemukan wakil Amerika Latin melawan Eropa.
Berdasarkan catatan FIFA, dari 11 final sebelumnya yang mempertemukan kedua benua tersebut, negara-negara Amerika Latin masih memegang keunggulan dengan delapan kemenangan.
Sementara itu, wakil Eropa baru tiga kali berhasil keluar sebagai juara dalam duel langsung menghadapi tim Amerika Selatan.
Dominasi tersebut menunjukkan betapa kuatnya tradisi negara-negara CONMEBOL saat tampil di partai puncak menghadapi lawan dari Eropa.
Argentina dan Spanyol Baru Pertama Kali Bertemu di Final
Meski sama-sama memiliki sejarah gemilang di Piala Dunia, Argentina dan Spanyol belum pernah saling berhadapan di partai final.
Kedua negara pernah merasakan manisnya mengangkat trofi Piala Dunia, baik pada era Jules Rimet maupun FIFA World Cup Trophy.
Namun, final edisi 2026 menjadi pertemuan perdana mereka dalam perebutan gelar juara dunia. Hal itu membuat duel kali ini memiliki nilai historis tersendiri bagi kedua negara.
Awal Rivalitas Sejak Piala Dunia 1958
Persaingan antara Eropa dan Amerika Latin di partai final dimulai pada Piala Dunia 1958 di Swedia. Kala itu, Brasil yang diperkuat Pele muda tampil impresif dengan mengalahkan tuan rumah Swedia 5-2 untuk merebut gelar dunia pertama mereka.
Brasil kemudian kembali menunjukkan dominasinya pada final Piala Dunia 1962 setelah menaklukkan Cekoslowakia 3-1.
Kehebatan Selecao berlanjut pada edisi 1970 di Meksiko. Tim yang dipenuhi pemain legendaris itu mengalahkan Italia 4-1 dalam laga yang hingga kini masih dikenang sebagai salah satu penampilan terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
Argentina mencatat sejarah dengan meraih gelar juara dunia pertama pada 1978 setelah mengalahkan Belanda 3-1 melalui babak perpanjangan waktu.
Delapan tahun kemudian, Diego Maradona membawa La Albiceleste kembali berjaya usai menaklukkan Jerman Barat 3-2 dalam final dramatis Piala Dunia 1986.
Namun, empat tahun berselang Jerman Barat membalas kekalahan tersebut. Gol penalti Andreas Brehme memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina pada final 1990, sekaligus menjadikan Jerman sebagai tim Eropa pertama yang mengalahkan wakil Amerika Latin di final Piala Dunia.
Rivalitas Terus Berlanjut Hingga Era Modern
Brasil kembali mengembalikan dominasi Amerika Selatan pada final 1994 dengan mengalahkan Italia lewat adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol.
Empat tahun kemudian, Prancis tampil luar biasa ketika mengalahkan Brasil 3-0 pada final Piala Dunia 1998 berkat dua gol Zinedine Zidane.
Brasil kembali berjaya pada 2002 setelah Ronaldo mencetak dua gol untuk membawa Selecao menundukkan Jerman 2-0 di Yokohama.
Sementara itu, Eropa kembali menunjukkan kekuatannya pada final 2014 ketika Mario Gotze mencetak gol semata wayang yang membawa Jerman mengalahkan Argentina pada babak tambahan waktu.
Argentina akhirnya membalas pada Piala Dunia 2022 dengan menjuarai turnamen usai mengalahkan Prancis melalui drama adu penalti dalam laga yang banyak dinilai sebagai salah satu final terbaik sepanjang sejarah.
Final 2026 Jadi Babak Baru Rivalitas Dua Benua
Partai puncak Piala Dunia 2026 akan kembali menentukan siapa yang lebih unggul dalam rivalitas panjang antara Eropa dan Amerika Latin.
Argentina berpeluang memperbesar keunggulan Amerika Latin menjadi sembilan kemenangan atas wakil Eropa di final Piala Dunia sekaligus mempertahankan gelar juara dunia.
Di sisi lain, Spanyol memburu gelar dunia kedua dalam sejarah mereka sekaligus berupaya memperkecil dominasi Amerika Latin dalam duel lintas benua.
Apa pun hasil akhirnya, pertandingan Argentina melawan Spanyol dipastikan akan menjadi salah satu bab paling bersejarah dalam perjalanan panjang persaingan dua benua yang telah mewarnai panggung Piala Dunia selama hampir tujuh dekade.
11 Final Piala Dunia yang Mempertemukan Wakil Eropa dan Amerika Latin
- 1958 Brasil 5-2 Swedia
- 1962 Brasil 3-1 Cekoslowakia
- 1970 Brasil 4-1 Italia
- 1978 Argentina 3-1 (aet) Belanda
- 1986 Argentina 3-2 Jerman Barat
- 1990 Argentina 0-1 Jerman Barat
- 1994 Brasil 0-0 Italia (Brasil menang adu penalti 3-2)
- 1998 Brasil 0-3 Prancis
- 2002 Brasil 2-0 Jerman
- 2014 Argentina 0-1 (aet) Jerman
- 2022 Argentina 3-3 Prancis (Argentina menang adu penalti 4-2)






















