Bagi sebagian tim, pertandingan perebutan peringkat ketiga hanya menjadi pelengkap setelah gagal melaju ke final. Namun, situasi berbeda dirasakan Timnas Prancis yang akan menjamu Inggris pada Minggu 19 Juli 2026 dini hari WIB di Miami Stadium.
Les Bleus memiliki peluang mencatat sejarah dengan menambah koleksi podium mereka di ajang Piala Dunia menjadi tujuh kali.
Jika berhasil mengalahkan Inggris, Prancis akan menyamai torehan Italia dan Argentina sebagai negara dengan tujuh kali finis di podium turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Tambahan satu medali perunggu akan semakin mengukuhkan posisi Prancis sebagai salah satu negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia.
Saat ini, rekor terbanyak finis di podium masih dipegang Jerman dengan 12 kali, yang terdiri dari empat gelar juara, empat kali runner-up, dan empat kali finis di posisi ketiga.
Brasil berada di urutan berikutnya dengan sembilan podium, termasuk lima gelar juara dunia yang masih menjadi rekor hingga saat ini.
Bangkit Usai Gagal ke Final
Prancis datang ke laga perebutan tempat ketiga setelah harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-2 pada babak semifinal.
Meski gagal mencapai partai puncak, skuad asuhan Didier Deschamps bertekad mengakhiri turnamen dengan hasil terbaik.
Bek Prancis, Maxence Lacroix, menegaskan bahwa seluruh pemain ingin membalas dukungan para suporter dengan sebuah kemenangan.
Kami ingin menutup turnamen dengan hasil positif. Itu sudah menjadi bagian dari karakter tim ini. Banyak pendukung datang dari berbagai penjuru dunia untuk memberikan dukungan dan kami ingin membalas kepercayaan mereka,”
ujarnya.
Pelatih Didier Deschamps juga mengakui rasa kecewa setelah gagal membawa timnya ke final. Meski begitu, ia tetap bangga dengan perjuangan para pemain sepanjang turnamen.
Kami masih memiliki satu pertandingan lagi. Saya bangga dengan apa yang telah dicapai tim ini dalam situasi yang tidak mudah. Pengalaman ini justru memberi kami motivasi dan ambisi lebih besar,”
kata Deschamps.
Rekam Jejak Prancis di Piala Dunia
Sepanjang sejarah keikutsertaannya di Piala Dunia, Prancis telah beberapa kali menorehkan prestasi gemilang. Medali pertama diraih pada edisi 1958 setelah mengalahkan Jerman Barat dengan skor 6-3 dalam laga perebutan tempat ketiga.
Pada Piala Dunia 1982, generasi Michel Platini gagal membawa pulang medali setelah kalah 2-3 dari Polandia. Namun, empat tahun kemudian Les Bleus kembali meraih posisi ketiga usai menundukkan Belgia 4-2 melalui babak perpanjangan waktu.
Selain dua kali finis di peringkat ketiga, Prancis juga berhasil menjadi juara dunia pada 1998 dan 2018. Mereka juga pernah menjadi runner-up pada edisi 2006 dan 2022. Jika mampu mengalahkan Inggris, koleksi podium Prancis akan bertambah menjadi tujuh sepanjang sejarah Piala Dunia.
Laga Emosional untuk Didier Deschamps
Pertandingan melawan Inggris juga memiliki makna khusus karena menjadi laga terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Prancis di ajang Piala Dunia.
Selama menukangi Les Bleus, Deschamps telah memimpin tim dalam 26 pertandingan Piala Dunia dan mempersembahkan berbagai pencapaian penting, termasuk gelar juara dunia pada 2018.
Para pemain pun ingin menjadikan duel kontra Inggris sebagai hadiah perpisahan bagi pelatih yang telah membawa banyak kesuksesan bagi sepak bola Prancis.
Target utama kami memang mencapai final. Tetapi pertandingan ini tetap sangat penting karena menjadi laga terakhir pelatih kami. Kami ingin mengakhirinya dengan kemenangan,”
ujar Lacroix.
Walau gagal memenuhi target tampil di final, Prancis masih memiliki peluang menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan pencapaian yang membanggakan.
Kemenangan atas Inggris tidak hanya akan menghadirkan medali perunggu, tetapi juga membawa Les Bleus menyamai catatan Italia dan Argentina dengan tujuh kali finis di podium Piala Dunia.
Lebih dari itu, hasil positif akan menjadi penutup manis bagi perjalanan Didier Deschamps bersama Timnas Prancis di panggung sepak bola dunia.






















