Pelatih Timnas Spanyol Luis de la Fuente mengingatkan bek andalannya, Marc Cucurella, untuk menepati janji yang sempat diucapkannya sebelum final Piala Dunia 2026.
Cucurella sebelumnya berkomitmen akan membuat tato bergambar wajah sang pelatih apabila La Roja berhasil mengalahkan Argentina dan menjadi juara dunia.
Janji tersebut kini menjadi perbincangan hangat setelah Spanyol sukses mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final yang digelar di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Minggu, 19 Juli.
Pertandingan final berlangsung sengit dan harus berlanjut hingga babak tambahan waktu. Spanyol akhirnya memastikan kemenangan berkat gol Ferran Torres yang tercipta pada menit ke-106.
Gol tersebut membawa La Roja meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah sekaligus menyempurnakan perjalanan impresif mereka sepanjang turnamen.
Tagih Janji Si Kribo
Usai pertandingan, Luis de la Fuente menanggapi janji unik yang pernah diucapkan Cucurella sebelum laga final. Pelatih berusia 65 tahun itu mengaku yakin para pemainnya akan menepati komitmen yang telah mereka buat.
“Saya sudah terlalu tua untuk bertato, tetapi para pemain saya adalah orang-orang yang memegang teguh janji mereka dan saya tahu mereka akan menepati janjinya,”
kata de la Fuente dalam konferensi pers usai laga, dikutip dari NDTV, Selasa, 21 Juli 2026.
“Mereka sudah membuat janji dan sekarang harus menepatinya. Saya juga tidak sejelek itu,”
ia menambahkan sembari tersenyum.
Suasana konferensi pers semakin santai ketika Luis de la Fuente mendapat pertanyaan mengenai bagian tubuh yang cocok untuk tato wajahnya. Dengan nada bercanda, pelatih asal Spanyol itu memberikan jawaban yang mengundang tawa.
“Mungkin di bagian tubuh yang tidak terlihat. Tetapi kalau sudah mengucapkan sesuatu, ya, harus ditepati,”
ujar dia.
Cari Ide Sebelum Eksekusi
Janji Cucurella membuat tato wajah Luis de la Fuente merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan sang pelatih membawa Spanyol meraih berbagai prestasi.
Sebelum menjadi juara Piala Dunia 2026, De la Fuente juga sukses mempersembahkan gelar Euro 2024 untuk La Roja. Setelah final berakhir, Cucurella bahkan sempat mengunggah pesan bernada jenaka di media sosial.
“Ada seniman tato di sini?”
tulis dia.
Bek yang musim depan akan bermain untuk Real Madrid itu mengaku masih mempertimbangkan lokasi terbaik untuk membuat tato wajah pelatihnya.
“Saya harus memikirkan di mana saya membuatnya. Masih ada waktu dan saya berharap ada sumbangan ide untuk saya. Saya akan memikirkannya dan kemudian melakukannya,”
tutur Cucurella.
Tampil Dominan
Keberhasilan Spanyol menjadi juara tidak lepas dari performa impresif yang mereka tunjukkan sepanjang turnamen. Di bawah arahan Luis de la Fuente, El Matador tampil dominan dengan penguasaan bola yang konsisten di hampir setiap pertandingan.
Selain itu, lini pertahanan Spanyol juga tampil luar biasa. Dari delapan pertandingan yang dijalani, gawang yang dikawal Unai Simon hanya kebobolan satu gol.
Penampilan gemilang Rodri dan rekan-rekannya pun membuat Luis de la Fuente menuai banyak pujian setelah sukses membawa Spanyol kembali menjadi kampiun dunia.























